Menbud Fadli Zon Dialog dengan Dubes Jerman, Bahas Pembaruan MoU hingga Repatriasi Fosil

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon menggelar pertemuan bilateral dengan Duta Besar Republik Federal Jerman untuk Indonesia Ralf Beste di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Kamis (27/2)

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon menggelar pertemuan bilateral dengan Duta Besar Republik Federal Jerman untuk Indonesia Ralf Beste di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Kamis (27/2)

Jakarta – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon menggelar pertemuan bilateral dengan Duta Besar Republik Federal Jerman untuk Indonesia Ralf Beste di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Kamis (27/2). Pertemuan ini membahas penguatan kolaborasi kebudayaan Indonesia–Jerman, mulai dari pembaruan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU), penguatan pusat kebudayaan, hingga percepatan repatriasi objek bersejarah.

Fadli menegaskan, hubungan Indonesia dan Jerman telah terjalin kuat selama puluhan tahun, salah satunya melalui Agreement on Cultural Cooperation yang ditandatangani sejak 1988. Namun, menurutnya, kerangka kerja sama tersebut perlu diperbarui agar relevan dengan dinamika global dan prioritas kedua negara saat ini.

Indonesia dan Jerman memiliki perjanjian kerja sama kebudayaan sejak 1988. Mungkin ini saat yang tepat untuk memperbarui kerja sama tersebut agar lebih kontekstual,” ujar Fadli.

Selain pembaruan MoU, Fadli juga menyoroti pentingnya penguatan pusat kebudayaan Indonesia di Jerman, khususnya melalui pengembangan Rumah Budaya Indonesia. Saat ini, Indonesia telah memiliki Rumah Budaya Indonesia yang berlokasi di KBRI Berlin.

Kami ingin memperkuat hubungan antar-masyarakat dengan kehadiran Rumah Budaya Indonesia di Jerman,” kata Fadli.
Repatriasi Fosil dan Kolaborasi Film
Dalam dialog tersebut, Fadli turut membahas rencana diskusi lanjutan terkait repatriasi sejumlah fosil yang berada di Jerman, di antaranya 13 fosil Manusia Purba Sangiran yang saat ini tersimpan di Museum Senckenberg. Selain itu, dibahas pula peluang co-production film yang mengangkat kisah Georg Eberhard Rumphius, naturalis asal Jerman yang pernah tinggal dan berkarya di Ambon.

Ralf Beste menyambut positif berbagai usulan penguatan kerja sama kebudayaan tersebut. Menurutnya, bidang kebudayaan mulai dari sejarah, film, buku, hingga isu repatriasi objek cagar budaya—memerlukan pendekatan yang lebih fleksibel dan kontekstual.

Kerja sama permuseuman juga menjadi aspek penting yang dapat terus kita kembangkan bersama,” ujar Ralf.
Pada pertemuan itu, Fadli didampingi Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kementerian Kebudayaan Endah T.D. Retnodwiastuti, serta Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Industri Kebudayaan Anindita Kusuma Listya.

Menutup pertemuan, Fadli menyatakan kesiapan Indonesia menyambut kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier ke Indonesia pada 9 Maret 2026 mendatang. Dalam lawatan tersebut, juga direncanakan kehadiran Direktur Frankfurt Book Fair, yang dinilai membuka peluang baru kerja sama di bidang literasi dan industri kreatif.

Melalui pertemuan ini, Kementerian Kebudayaan menegaskan komitmennya untuk terus memajukan kebudayaan Indonesia di tingkat global melalui diplomasi budaya. Keberadaan Rumah Budaya Indonesia di Berlin diharapkan menjadi jembatan pengenalan budaya Indonesia yang lebih luas di Jerman dan Eropa.

Berita Terkait

Indonesia-Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Budaya, Dorong Kolaborasi Film hingga Warisan Takbenda
Menbud Tinjau Cagar Budaya di Kuningan, Tegaskan Komitmen Pelestarian dan Revitalisasi
Fadli Zon Tinjau Cagar Budaya di Kuningan, Tekankan Kolaborasi Pelestarian
Imigrasi Ngurah Rai Tangkap Buronan Interpol Asal Inggris di Bandara Bali
Fadli Zon Canangkan Hari Filateli Nasional 2026 di Yogyakarta, Dorong Filateli sebagai Instrumen Diplomasi Budaya
Fadli Zon Tinjau Markas Gerilya Jenderal Sudirman di Pacitan, Perkuat Narasi Sejarah
Fadli Zon Dorong Pengembangan Museum Song Terus Jadi Pusat Edukasi Budaya
Semarak Pementasan Ogoh-ogoh di Pasar Adat Desa Blahkiuh
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:00 WIB

Indonesia-Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Budaya, Dorong Kolaborasi Film hingga Warisan Takbenda

Jumat, 10 April 2026 - 15:29 WIB

Menbud Tinjau Cagar Budaya di Kuningan, Tegaskan Komitmen Pelestarian dan Revitalisasi

Selasa, 7 April 2026 - 15:34 WIB

Fadli Zon Tinjau Cagar Budaya di Kuningan, Tekankan Kolaborasi Pelestarian

Kamis, 2 April 2026 - 09:37 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Tangkap Buronan Interpol Asal Inggris di Bandara Bali

Senin, 30 Maret 2026 - 15:27 WIB

Fadli Zon Canangkan Hari Filateli Nasional 2026 di Yogyakarta, Dorong Filateli sebagai Instrumen Diplomasi Budaya

Berita Terbaru

Foto: Sejumlah alumni Dupati 1979 menjenguk Glen Fordianto di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, Selasa (14/4/2026).

Mertopolitan

Doa Mengalir untuk Glen di Reuni Dupati 1979

Selasa, 14 Apr 2026 - 15:55 WIB