Praktisi Spiritual Ingatkan Bahaya Energi Negatif, Serukan Pemimpin Teladani Gunung Padang

- Jurnalis

Kamis, 4 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Praktisi Spiritual Ingatkan Aura Negatif, Ajak Pemimpin Belajar dari Gunung Padang

Praktisi Spiritual Ingatkan Aura Negatif, Ajak Pemimpin Belajar dari Gunung Padang

JAKARTA – Praktisi spiritual Cahaya Adi Wibowo mengingatkan adanya fenomena nonfisik yang menurutnya tengah menyelimuti pusat pemerintahan. Ia menyebut serangan gaib mengarah ke Istana Negara, sementara aura gelap juga dirasakan di tengah masyarakat ibu kota.

“Energi negatif ini nyata, bukan hanya menyasar istana, tetapi juga merembes ke kehidupan rakyat. Jika tidak diwaspadai, bisa memicu ketidakstabilan,” kata Cahaya Adi Wibowo, Kamis (4/9/2025).

Cahaya Adi Wibowo menambahkan, leluhur bangsa tidak akan rela bila sesama anak bangsa saling bertikai. Menurutnya, alam pun akan merespons bila angkara murka dibiarkan. “Jika energi negatif terus dipelihara, bencana bisa menjadi peringatan. Para pemimpin harus belajar dari budaya Gunung Padang Cianjur, yang mengajarkan keseimbangan, keselarasan, dan penghormatan pada leluhur,” ujarnya.

Senada, praktisi spiritual Ki Dadigaro juga menilai potensi konflik bisa muncul dalam waktu dekat. Ia berharap aparat keamanan dapat mengambil langkah antisipatif agar gejolak tidak berkembang menjadi kerusuhan yang merugikan rakyat. “Kesiapsiagaan aparat adalah kunci untuk mencegah pecahnya konflik,” tegasnya.

Menurut Ki Dadigaro, konflik bukan hanya dipicu faktor politik atau ekonomi, melainkan juga kondisi batin masyarakat yang terpapar energi negatif. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi, menjaga ketenangan, serta memperkuat spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari.

Kedua praktisi spiritual ini menekankan bahwa persatuan dan kesadaran kolektif menjadi benteng utama bangsa. Dengan meneladani kearifan budaya leluhur seperti di Gunung Padang, Indonesia diyakini mampu menghadapi berbagai tantangan sekaligus menjaga keharmonisan antara manusia, alam, dan spiritualitas.

Berita Terkait

Tahun Api dan Shio Kuda, Nyai Nova Sebut 2026 Perlu Kewaspadaan Tinggi terhadap Bencana Alam
Imam Muda 17 Tahun dari Sabang, Tgk. Muchtar Andhika: Pelopor Regenerasi Ulama di Era Gen Z
Borobudur Jadi Saksi Ritual Dhammayatra Umat Buddha DKI Jakarta
Nyai Dewi Rantian: Tahun 2025 Dibayangi Energi Alam Tak Stabil, Menuju “Tahun Api” 2026
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 23:53 WIB

Tahun Api dan Shio Kuda, Nyai Nova Sebut 2026 Perlu Kewaspadaan Tinggi terhadap Bencana Alam

Kamis, 20 November 2025 - 21:21 WIB

Imam Muda 17 Tahun dari Sabang, Tgk. Muchtar Andhika: Pelopor Regenerasi Ulama di Era Gen Z

Sabtu, 20 September 2025 - 14:18 WIB

Borobudur Jadi Saksi Ritual Dhammayatra Umat Buddha DKI Jakarta

Kamis, 4 September 2025 - 23:29 WIB

Praktisi Spiritual Ingatkan Bahaya Energi Negatif, Serukan Pemimpin Teladani Gunung Padang

Sabtu, 24 Mei 2025 - 21:40 WIB

Nyai Dewi Rantian: Tahun 2025 Dibayangi Energi Alam Tak Stabil, Menuju “Tahun Api” 2026

Berita Terbaru

Foto: Kapolsek Tambora Kompol Muhammad Kukuh Islami memberikan arahan kepada personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP, dan unsur pemerintah daerah saat Apel Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di Kelurahan Jembatan Lima, Jakarta Barat

TNI & POLRI

Polsek Tambora Bersama Tiga Pilar Perketat Pengamanan Malam Hari

Minggu, 25 Jan 2026 - 19:43 WIB

Foto: Dr. Bagus Sudarmanto, S.Sos., M.Si. Seorang pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DKI Jakarta berpose di sela kegiatan organisasi, dengan latar belakang logo PWI

Opini

HPN 2026: Putusan MK Sudah Ada, Tapi Wartawan Masih Rentan

Minggu, 25 Jan 2026 - 16:11 WIB