Dua Eks Pegawai Kementerian Pertanian Ditahan Polda Metro Jaya, Diduga Korupsi Perjalanan Dinas Rp5,94 Miliar

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto. (Dok-Istimewa)

Foto: Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto. (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan dan menahan dua mantan pegawai di lingkungan Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan) terkait dugaan tindak pidana korupsi anggaran perjalanan dinas dengan nilai kerugian negara mencapai Rp5,94 miliar. Kedua tersangka berinisial IM dan DS ditangkap pada Senin, 9 Maret 2026, di wilayah Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menjelaskan bahwa setelah dilakukan penangkapan, keduanya langsung dibawa ke Jakarta dan kini telah resmi ditahan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

“Tersangka sudah dilakukan penahanan di Rutan Polda Metro Jaya terhadap dua orang tersangka, yakni saudari IM dan saudara DSK,” ujar Budi dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (12/3/2026).

Menurut Budi, pengungkapan kasus ini berawal dari adanya laporan resmi yang disampaikan oleh pihak Kementerian Pertanian Republik Indonesia kepada kepolisian. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan anggaran perjalanan dinas yang nilainya mencapai miliaran rupiah.

Penyidik kemudian menindaklanjuti laporan itu dengan melakukan serangkaian penyelidikan dan pengumpulan bukti, termasuk memeriksa dokumen administrasi perjalanan dinas serta memintai keterangan sejumlah pihak yang terkait dengan pengelolaan anggaran.

“Ada pengaduan mengenai penyelewengan perjalanan dinas kementerian ke Polda Metro Jaya yang kerugiannya mencapai miliaran rupiah,” kata Budi.

Untuk memastikan besaran kerugian negara, aparat penegak hukum juga menggandeng auditor dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Dari hasil audit yang dilakukan perwakilan BPKP di DKI Jakarta, ditemukan indikasi kerugian negara sebesar Rp5,94 miliar.

Temuan tersebut menjadi dasar bagi penyidik untuk meningkatkan status perkara dari tahap penyelidikan ke penyidikan hingga akhirnya menetapkan dua orang tersangka.

“Berdasarkan hasil audit BPKP DKI ditemukan kerugian negara sebesar Rp5,94 miliar. Dari situ dilakukan proses penyidikan dan kemudian ditetapkan dua orang tersangka,” jelas Budi.

Selain melakukan penahanan terhadap kedua tersangka, penyidik juga telah mengajukan dan memperoleh penetapan penyitaan dari pengadilan terhadap sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Langkah penyitaan dilakukan untuk mengamankan aset yang diduga terkait dengan aliran dana hasil dugaan tindak pidana korupsi. Penyidik juga masih terus mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam praktik penyelewengan anggaran tersebut.

“Penetapan tersangka telah diikuti dengan keluarnya penetapan penyitaan dari pengadilan,” ujar Budi.

Meski belum merinci secara lengkap modus operandi yang digunakan para tersangka, penyidik menduga praktik korupsi dilakukan melalui manipulasi atau penyalahgunaan anggaran perjalanan dinas dalam kegiatan tertentu di lingkungan kementerian.

Dokumen perjalanan dinas, laporan pertanggungjawaban kegiatan, serta aliran dana terkait penggunaan anggaran menjadi fokus penyelidikan untuk mengungkap secara detail pola penyimpangan yang terjadi.

Kasus ini menjadi bagian dari upaya aparat penegak hukum dalam memperkuat pengawasan terhadap penggunaan anggaran negara, khususnya yang berkaitan dengan belanja perjalanan dinas yang selama ini kerap menjadi sorotan dalam berbagai kasus korupsi.

Polda Metro Jaya menegaskan akan menangani perkara tersebut secara transparan dan profesional serta membuka kemungkinan pengembangan penyidikan apabila ditemukan keterlibatan pihak lain.

Proses hukum terhadap kedua tersangka saat ini masih terus berjalan, sementara penyidik terus mengumpulkan alat bukti tambahan guna melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke tahap penuntutan.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Imigrasi Amankan WN Australia Terkait Video Dugaan Aksi Asusila di Bali
Imigrasi Amankan WN Rusia yang Rekam Demo KNPB di Wamena
Dua WN Tiongkok Ditangkap Imigrasi Jayapura, Diduga Berburu Satwa Dilindungi untuk Konten Live
Kemenimipas Resmikan Tiga Immigration Lounge dan Kukuhkan 53 PIMPASA di Sumut
Kuasa Hukum Dhody Thahir Pertanyakan Objek Pemalsuan Surat, Soroti Dugaan Muatan Politis
Mantan Karyawan Diduga Curi Dua Motor di Tambora, Polisi Tangkap Dua Pelaku hingga ke Jakarta Utara
Kemenimipas Resmikan Tiga Immigration Lounge dan Kukuhkan 53 PIMPASA di Sumut
Mayat Pria Lansia Ditemukan Membusuk di Rumah Kos Bidara Cina, Jatinegara
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:19 WIB

Imigrasi Amankan WN Australia Terkait Video Dugaan Aksi Asusila di Bali

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:58 WIB

Imigrasi Amankan WN Rusia yang Rekam Demo KNPB di Wamena

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Dua WN Tiongkok Ditangkap Imigrasi Jayapura, Diduga Berburu Satwa Dilindungi untuk Konten Live

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Kemenimipas Resmikan Tiga Immigration Lounge dan Kukuhkan 53 PIMPASA di Sumut

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Kuasa Hukum Dhody Thahir Pertanyakan Objek Pemalsuan Surat, Soroti Dugaan Muatan Politis

Berita Terbaru

Petugas Imigrasi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, mengamankan seorang warga negara (WN) Australia berinisial BA yang diduga berkaitan dengan video aksi asusila yang viral di media sosial. BA diamankan saat hendak meninggalkan Indonesia pada Kamis (27/8) sekitar pukul 12.00 WITA.

Hukum & Kriminal

Imigrasi Amankan WN Australia Terkait Video Dugaan Aksi Asusila di Bali

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:19 WIB

Foto: Dua pria yang diduga terlibat dalam aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) diamankan Tim Tiger Unit Reskrim Polsek Tambora, Jakarta Barat.

TNI & POLRI

Berbekal CCTV, Tim Tiger Tambora Ringkus Dua Pelaku Curanmor

Rabu, 26 Agu 2026 - 13:57 WIB