Jakarta Timur — Semangat sportivitas dan persaudaraan mewarnai pembukaan Pekan Olahraga Santri Antar Pondok Pesantren (PORSAP) 2025 yang digelar di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Lubang Buaya, Jakarta Timur, pada Jumat (24/10/2025).
Acara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto, didampingi Ketua Pembina Ponpes Minhajurrosyidin, H. Chaerul Baihaqi.
Kegiatan yang berlangsung hingga 26 Oktober 2025 ini diikuti oleh delapan pondok pesantren se-Jabodetabek dengan total 300 atlet santri. Mereka akan berlaga dalam lima cabang olahraga, yakni basket, bola voli, bulutangkis, futsal, dan pencak silat. Ribuan santri dari berbagai pesantren turut memberikan dukungan penuh untuk memeriahkan ajang ini.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Kusmanto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, PORSAP menjadi momentum penting dalam membentuk karakter santri yang disiplin, kreatif, berprestasi, serta memiliki ketakwaan tinggi.
“Kegiatan ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi tentang pembinaan karakter dan ajang silaturahmi antar-santri. Dari sini kita berharap lahir bibit-bibit unggul yang mampu berprestasi di bidang olahraga, sekaligus menjadi generasi muda yang tangguh dan berakhlak mulia,” ujar Kusmanto.
Kusmanto mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi kejujuran dan sportivitas dalam setiap pertandingan.
“Bertandinglah dengan semangat dan kejujuran. Kemenangan bukan tujuan utama, melainkan kebersamaan dan semangat persaudaraan yang kita junjung tinggi,” tambahnya.
Sementara itu, H. Chaerul Baihaqi, selaku Ketua Pembina Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi dan pembinaan karakter santri modern yang menguasai ilmu agama, ilmu pengetahuan, serta keahlian olahraga.
“Ini kali pertama PORSAP digelar di Minhajurrosyidin. Kami berharap ajang ini dapat mencetak generasi santri yang tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga berprestasi di dunia olahraga hingga ke tingkat nasional,” ujarnya.
Dengan dukungan penuh dari sekitar 1.600 santri, suasana PORSAP 2025 berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mencetak santri berprestasi, berkarakter, dan siap bersaing di era modern tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
Penulis: Matyadi
Editor: Helmi AR




































