Jakarta — Pemerintah terus mendorong penguatan ekonomi berbasis komunitas melalui kehadiran koperasi di tingkat kelurahan. Upaya itu diwujudkan dengan peresmian Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/26).
Peresmian dilakukan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Pusat, Suprayogie, di Pos Terpadu RW 02, Jalan Telaga I. Koperasi ini disiapkan sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan pokok warga dengan harga yang lebih terjangkau dibanding pasar.
Sejumlah komoditas kebutuhan sehari-hari tersedia di koperasi tersebut, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, mie instan, tepung, hingga susu. Tak hanya itu, KKMP Cempaka Baru juga menjual produk non-pangan berupa oli mesin kendaraan roda dua, yang dinilai memiliki permintaan tinggi di lingkungan permukiman padat.
Suprayogie menilai kehadiran koperasi tidak sekadar berfungsi sebagai unit usaha, melainkan juga sarana memperkuat solidaritas sosial dan kemandirian ekonomi warga. Menurutnya, koperasi selaras dengan semangat gotong royong yang menjadi fondasi pembangunan ekonomi berbasis masyarakat.
Suprayogie berharap keberadaan KKMP mampu mendorong pertumbuhan usaha mikro, membuka peluang kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi warga Cempaka Baru secara berkelanjutan. Untuk memperluas jangkauan, para anggota koperasi juga didorong aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan jejaring kolaborasi.
“Keberadaan koperasi ini harus diketahui publik yang lebih luas. Dengan begitu, peluang kerja sama dengan pelaku usaha lain bisa terbuka,” ujarnya.
Dukungan terhadap koperasi ini juga datang dari legislatif. Anggota Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta, Wa Ode Herlina, menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih dirancang sebagai instrumen untuk membantu masyarakat keluar dari tekanan ekonomi.
Menurutnya, koperasi berperan penting dalam mengatasi keterbatasan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok, sekaligus menjadi bagian dari upaya pengentasan kemiskinan di lingkungan perkotaan.
Sementara itu, Ketua KKMP Cempaka Baru Makmuri menyebutkan jumlah anggota koperasi saat ini mencapai 88 orang. Dalam waktu dekat, koperasi akan menerima tambahan pasokan bahan pokok dalam jumlah besar.
“Dalam dua hingga tiga hari ke depan, kami akan menerima beras sekitar 1,5 ton, minyak goreng ratusan liter, dan gula pasir. Semua kebutuhan pokok akan tersedia,” kata Makmuri.
Dengan tambahan pasokan tersebut, KKMP Cempaka Baru diharapkan dapat menjadi penyangga kebutuhan harian warga sekaligus motor penggerak ekonomi di tingkat kelurahan.
Reporter Matyadi
Editor Helmi AR




































