JAKARTA – Penyanyi Angelique Verina merilis lagu daerah Sumatera Selatan berjudul Cuk Mailang pada 9 Maret 2026. Lagu tersebut merupakan bagian dari proyek pelestarian musik tradisional daerah yang diinisiasi oleh Angelique melalui karya cover lagu-lagu khas Sumatera Selatan.
Angelique mengatakan kecintaannya terhadap daerah asal orang tuanya di Palembang, Sumatera Selatan, menjadi alasan utama dirinya menggarap proyek tersebut.
Berawal dari kecintaan saya terhadap daerah asal orang tua saya di Palembang, Sumatera Selatan. Saya ingin ikut melestarikan lagu daerah Sumsel melalui karya cover ini,” ujar Angelique dalam keterangannya.
Lagu Cuk Mailang diproduksi secara mandiri melalui tim FreeMore Production. Proses produksi lagu tersebut dilakukan dari tahap awal hingga akhir secara independen dan memakan waktu sekitar satu bulan.
Proyek musik ini juga diproduseri oleh Denny Afrimor yang turut terlibat dalam proses penggarapan aransemen hingga penyelesaian produksi.
Angelique menjelaskan bahwa lagu Cuk Mailang merupakan lagu daerah bernuansa riang yang mengangkat tema perasaan cinta dan rindu dalam bentuk pantun muda-mudi khas Palembang.
Lagu ini terinspirasi dari pantun lokal masyarakat Palembang. Nuansanya ceria dan menggambarkan perasaan cinta serta rindu di kalangan anak muda,” kata Angelique.
Selain lagu Cuk Mailang, Angelique juga tengah menyiapkan lagu daerah lainnya berjudul Ombai Akas yang dijadwalkan rilis sekitar satu bulan mendatang.
Berbeda dengan lagu sebelumnya, Ombai Akas berasal dari wilayah Komering di Sumatera Selatan dan menggunakan bahasa Komering asli.
Angelique mengaku sempat mengalami kendala dalam proses produksi lagu tersebut, terutama terkait pengucapan bahasa daerah yang digunakan.
Ada sedikit kesulitan dalam bahasa karena lagu Ombai Akas menggunakan bahasa Komering asli. Saya harus bertanya kepada ibu dan saudara untuk memastikan pengucapannya benar,” ujarnya.
Kedua lagu tersebut mengusung genre pop daerah dengan sentuhan aransemen modern agar lebih mudah diterima oleh generasi muda.
Angelique berharap karya tersebut dapat menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan lagu daerah Sumatera Selatan kepada masyarakat luas.
Rencananya, lagu-lagu tersebut akan tersedia di berbagai platform musik digital di Indonesia.
Angelique sendiri juga dikenal sebagai Ketua Umum Dekrafmi (Dunia Ekonomi Kreatif Muda Indonesia) yang aktif dalam berbagai kegiatan ekonomi kreatif.



































