Yulius Setiarto Kunjungi Kedubes Iran, Ingatkan Semangat Konferensi Asia-Afrika

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Yulius Setiarto (kiri), berjabat tangan dengan perwakilan Kedutaan Besar Republik Islam Iran saat berkunjung ke Kedubes Iran di Jakarta, Senin (9/3/2026)

Foto: Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Yulius Setiarto (kiri), berjabat tangan dengan perwakilan Kedutaan Besar Republik Islam Iran saat berkunjung ke Kedubes Iran di Jakarta, Senin (9/3/2026)

JAKARTA – Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Yulius Setiarto, mengunjungi Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta pada Senin (9/3/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Menurut Yulius, kunjungan itu merupakan bentuk penghormatan dan solidaritas kemanusiaan kepada rakyat Iran, khususnya di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, Yulius juga menyinggung kedekatan pemikiran antara Ali Khamenei dan Presiden pertama Indonesia Soekarno. Ia menyebut, keduanya memiliki kesamaan pandangan dalam semangat antikolonialisme, solidaritas bangsa-bangsa berkembang, serta penolakan terhadap dominasi kekuatan besar dalam politik internasional.

“Ibu Megawati Soekarnoputri juga pernah mengingatkan bahwa Ayatullah Ali Khamenei sejak muda mengagumi pemikiran Bung Karno. Semangat antikolonialisme, solidaritas dunia ketiga, dan keberanian menolak dominasi kekuatan besar menjadi titik pertemuan sejarah antara Indonesia dan Iran,” ujar Yulius.

Ia menilai hubungan antara Indonesia dan Iran tidak semata lahir dari hubungan diplomatik antarnegara, tetapi juga memiliki kedekatan historis melalui kesamaan pengalaman perjuangan bangsa-bangsa berkembang dalam mempertahankan kedaulatan di tengah tekanan geopolitik global.

Yulius juga mengaitkan momentum tersebut dengan semangat Konferensi Asia-Afrika yang digelar di Bandung pada tahun 1955. Menurutnya, konferensi tersebut menjadi tonggak penting solidaritas negara-negara Asia dan Afrika dalam memperjuangkan kedaulatan serta menolak politik kekuatan dalam sistem internasional.

“Kalau kita tarik lebih jauh, peristiwa ini justru mengingatkan kembali pada semangat Konferensi Asia-Afrika yang digagas Bung Karno. Intinya, bangsa-bangsa Asia dan Afrika tidak boleh tunduk pada politik kekuatan dan harus berdiri di atas prinsip kedaulatan,” katanya.

Yulius menegaskan bahwa semangat tersebut tetap relevan dalam menghadapi dinamika geopolitik dunia saat ini. Ia menilai penghormatan terhadap kedaulatan negara serta komitmen pada hukum internasional harus terus menjadi fondasi dalam hubungan antarbangsa.

Di akhir pernyataannya, Yulius juga menyinggung sikap Tahta Suci Vatikan yang memandang konflik di kawasan dengan keprihatinan mendalam. Vatikan, menurutnya, secara konsisten menyerukan agar semua pihak menahan diri, mengedepankan dialog diplomatik, serta mengembalikan supremasi hukum internasional demi menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.

Berita Terkait

Usulan Men-HAM Pigai Soal Jabatan Strategis Polri Diisi Sipil, Habib Syakur Tegaskan Karakter Kepolisian Tak Bisa Disamakan dengan Lembaga Lain
Sari Yuliati Terpilih Aklamasi Pimpin Kosgoro 1957, Ricky Syahputra Apresiasi dan Tegaskan Konsolidasi Organisasi Menuju 2029
Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Pemerintahan Prabowo-Gibran 72,2 Persen, Ekonomi Jadi Sorotan
Ancol Siapkan Ratusan Agenda Liburan Sekolah 2026 Hadirkan Wisata Edukasi Hiburan hingga Festival Budaya
Peringati Hari Lahir Pancasila, Polda Metro Jaya Teguhkan Komitmen Jaga Persatuan
MK Putuskan Jakarta Jadi Ibu Kota, Otorita IKN Tegaskan Pembangunan Tetap Berlanjut
Arimbi Soeharto Alamsjah Ketua Umum Pimpinan Pusat WPP Wanita Persatuan Pembangunan menggelar Acara Idul Adha d Kawasan Pejaten Barat. Dengan Tema WPP untuk Harmoni Kemanusiaan
Tak Sekadar Wisata, Ancol Perkuat Hubungan Sosial dengan Warga Lewat Program Kurban Idul Adha
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:38 WIB

Usulan Men-HAM Pigai Soal Jabatan Strategis Polri Diisi Sipil, Habib Syakur Tegaskan Karakter Kepolisian Tak Bisa Disamakan dengan Lembaga Lain

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:50 WIB

Sari Yuliati Terpilih Aklamasi Pimpin Kosgoro 1957, Ricky Syahputra Apresiasi dan Tegaskan Konsolidasi Organisasi Menuju 2029

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:13 WIB

Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Pemerintahan Prabowo-Gibran 72,2 Persen, Ekonomi Jadi Sorotan

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:25 WIB

Ancol Siapkan Ratusan Agenda Liburan Sekolah 2026 Hadirkan Wisata Edukasi Hiburan hingga Festival Budaya

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:08 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Polda Metro Jaya Teguhkan Komitmen Jaga Persatuan

Berita Terbaru