JAKARTA – Kesigapan personel Patroli Presisi Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Metro Jaya kembali terlihat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Saat melaksanakan patroli rutin, petugas dengan cepat memberikan pertolongan kepada korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, tepatnya di depan pintu masuk Gedung Capital Place, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 11.45 WIB.
Peristiwa tersebut melibatkan seorang pengendara sepeda motor dan sebuah kendaraan roda empat. Kecelakaan yang terjadi di salah satu ruas jalan utama ibu kota itu sempat menarik perhatian pengguna jalan yang melintas di lokasi kejadian.
Pada saat insiden berlangsung, personel Ditpamobvit Polda Metro Jaya tengah melakukan patroli pengamanan dan pemantauan situasi di kawasan tersebut. Ketika melintas, petugas mendapati seorang pengendara motor berada di badan jalan setelah terlibat kecelakaan.
Menyadari adanya potensi bahaya lanjutan, terutama mengingat tingginya volume kendaraan di Jalan Gatot Subroto, personel patroli segera menghentikan kendaraan dinas dan memberikan pertolongan pertama kepada korban.
Petugas kemudian membantu mengevakuasi korban yang mengalami luka lecet pada beberapa bagian tubuh ke lokasi yang lebih aman. Korban dipindahkan ke area trotoar di depan Gedung Capital Place guna menghindari risiko tertabrak kendaraan lain yang masih melintas di sekitar lokasi kejadian.
Selain fokus pada keselamatan korban, personel juga melakukan pengamanan di sekitar tempat kejadian perkara untuk mencegah terjadinya gangguan lalu lintas yang lebih luas. Langkah cepat tersebut membantu menjaga kelancaran arus kendaraan di kawasan yang dikenal sebagai salah satu titik padat aktivitas di Jakarta Selatan.
Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Metro Jaya, Joko Sulistio, mengatakan tindakan yang dilakukan personelnya merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, tidak hanya dalam tugas pengamanan objek vital tetapi juga dalam situasi darurat yang membutuhkan respons cepat.
“Personel yang sedang patroli langsung membantu korban kecelakaan dan memindahkannya ke tempat yang lebih aman. Langkah ini dilakukan untuk mencegah terjadinya risiko lainnya,” ujar Joko Sulistio.
Menurutnya, kehadiran polisi di lapangan harus mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi solusi cepat ketika masyarakat menghadapi situasi darurat. Oleh karena itu, seluruh personel patroli dibekali kemampuan untuk merespons berbagai kejadian yang ditemui selama bertugas.
Ia menegaskan bahwa patroli Ditpamobvit tidak semata-mata berfokus pada pengamanan objek vital nasional maupun objek vital tertentu, tetapi juga mencakup upaya membantu masyarakat ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan pertolongan segera.
“Setiap personel yang berada di lapangan harus peka terhadap situasi dan siap memberikan bantuan kepada masyarakat. Kehadiran polisi harus benar-benar dirasakan manfaatnya, terutama dalam kondisi darurat seperti kecelakaan lalu lintas,” katanya.
Lebih lanjut, Joko mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara dengan mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai standar, serta menjaga konsentrasi dan jarak aman selama perjalanan.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu menghubungi layanan darurat Polri apabila membutuhkan bantuan kepolisian. Layanan tersebut dapat diakses melalui nomor 110 yang tersedia selama 24 jam untuk menerima laporan maupun permintaan bantuan dari masyarakat.
Peristiwa ini menjadi contoh bagaimana kehadiran patroli kepolisian di lapangan tidak hanya berfungsi menjaga keamanan kawasan, tetapi juga memberikan respons kemanusiaan secara cepat ketika masyarakat membutuhkan pertolongan. Tindakan sigap personel Ditpamobvit Polda Metro Jaya tersebut turut membantu meminimalkan risiko yang dapat timbul pascakecelakaan sekaligus menjaga situasi lalu lintas tetap aman dan kondusif.
Reporter: Fahmy Nurdin
Editor: Fahmy Nurdin




































