TRENGGALEK – Komitmen membantu masyarakat yang terdampak musim kemarau kembali ditunjukkan melalui kolaborasi TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Trenggalek. Ketiga instansi tersebut menyalurkan bantuan sebanyak 12.000 liter air bersih kepada warga Desa Karangtengah, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, Rabu (29/7/2026).
Distribusi air bersih dilakukan oleh Bati Wanwil Koramil 0806-11/Panggul, Serma Suhardjo, bersama personel BPBD dan PDAM sebagai langkah cepat mengatasi krisis air bersih yang dialami warga akibat menurunnya debit sumber mata air selama musim kemarau.
Serma Suhardjo menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah dan TNI terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan memperoleh air bersih.
“Kolaborasi TNI, BPBD, dan PDAM merupakan bukti bahwa negara hadir untuk membantu masyarakat. Kami berupaya memastikan bantuan air bersih dapat menjangkau warga yang membutuhkan sehingga kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi selama musim kemarau,” ujarnya.
Menurutnya, koordinasi dengan BPBD, PDAM, pemerintah desa, dan instansi terkait akan terus dilakukan guna memantau perkembangan kondisi di lapangan. Apabila kekeringan masih berlanjut dan kebutuhan masyarakat meningkat, distribusi bantuan air bersih akan kembali dilakukan sesuai kondisi serta ketersediaan pasokan.
Bantuan tersebut disambut antusias oleh warga Desa Karangtengah yang dalam beberapa pekan terakhir mengalami keterbatasan akses terhadap air bersih. Kehadiran aparat TNI bersama BPBD dan PDAM dinilai memberikan manfaat nyata sekaligus menghadirkan rasa aman bagi masyarakat di tengah dampak musim kemarau.
Sinergi lintas sektor ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat penanganan bencana kekeringan, sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi hingga kondisi kembali normal.
(Red)




































