Kejagung Periksa Tujuh Saksi dalam Kasus TPPU Tersangka FA, Penyidik Masih Dalami Alat Bukti

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Penyidik Khusus Kejaksaan Agung atau Tim Sembilan memeriksa tujuh orang saksi dalam penyidikan perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat tersangka berinisial FA.

Tim Penyidik Khusus Kejaksaan Agung atau Tim Sembilan memeriksa tujuh orang saksi dalam penyidikan perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat tersangka berinisial FA.

 

JAKARTA — Tim Penyidik Khusus Kejaksaan Agung atau Tim Sembilan memeriksa tujuh orang saksi dalam penyidikan perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat tersangka berinisial FA. Pemeriksaan dilakukan untuk memperkuat pembuktian dalam proses penyidikan yang masih terus berjalan.

Tim Penyidik Khusus Kejaksaan Agung (Tim Sembilan) memeriksa tujuh orang saksi terkait penyidikan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka berinisial FA pada Selasa (28/7/2026).
Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari upaya penyidik untuk memperkuat alat bukti dalam perkara yang saat ini masih berada pada tahap pendalaman.

Tujuh saksi yang memenuhi panggilan penyidik terdiri atas tiga orang dari unsur swasta, masing-masing berinisial WF, BM, dan H, serta empat orang saksi yang berasal dari penyidik kepolisian.

Kejaksaan Agung menyatakan pemeriksaan difokuskan pada penggalian keterangan yang berkaitan dengan konstruksi perkara serta dugaan aliran dana yang tengah diselidiki.

Hingga saat ini, penyidik menegaskan belum ada proses ataupun tindakan hukum lain yang dilakukan selain pemeriksaan terhadap para saksi. Seluruh rangkaian penyidikan masih diarahkan untuk melengkapi alat bukti dan memperkuat pembuktian sebelum mengambil langkah hukum berikutnya.

Kejaksaan Agung memastikan proses penanganan perkara dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan perkembangan penyidikan akan disampaikan kepada publik pada waktu yang tepat.

Berita Terkait

Dua Advokat Dikabarkan Terluka, Kuasa Hukum PT HD Arjuna Desak Polisi Usut Dugaan Kekerasan
Dikejar hingga Jawa Tengah, Tersangka Dugaan Pencabulan Anak di Bekasi Ditangkap Polisi
Polsek Metro Menteng Ungkap Dugaan Peredaran Sabu 112,13 Gram, Satu Pria Diamankan
Sengketa Hak Asuh Anak Ruben Onsu-Sarwendah Memanas, Deolipa Yumara Soroti 5 Faktor Pertimbangan Hakim
Lapas-Rutan Jakarta Buka Kunjungan Anak, Warga Binaan Bisa Bertemu Anak Tiap Sabtu
Menteri Imipas Temui 46 PMI di Malaysia, Upayakan Pemulangan Maksimal 10 Hari
Imigrasi Deportasi 5 WN Tiongkok, Ditengarai Hendak ke Australia Secara Ilegal
YPS Bantah Klaim Pengambilalihan Aset, Putusan PN Bandung Disebut Belum Berkekuatan Hukum Tetap
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 23:13 WIB

Dua Advokat Dikabarkan Terluka, Kuasa Hukum PT HD Arjuna Desak Polisi Usut Dugaan Kekerasan

Selasa, 15 September 2026 - 22:41 WIB

Dikejar hingga Jawa Tengah, Tersangka Dugaan Pencabulan Anak di Bekasi Ditangkap Polisi

Senin, 14 September 2026 - 23:43 WIB

Polsek Metro Menteng Ungkap Dugaan Peredaran Sabu 112,13 Gram, Satu Pria Diamankan

Kamis, 10 September 2026 - 16:57 WIB

Sengketa Hak Asuh Anak Ruben Onsu-Sarwendah Memanas, Deolipa Yumara Soroti 5 Faktor Pertimbangan Hakim

Rabu, 9 September 2026 - 01:10 WIB

Lapas-Rutan Jakarta Buka Kunjungan Anak, Warga Binaan Bisa Bertemu Anak Tiap Sabtu

Berita Terbaru

Foto: Pramono didampingi Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin. Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla turut hadir dalam agenda peresmian gedung yang akan menjadi pusat kegiatan operasional PMI DKI Jakarta.

Wali Kota Jakarta Pusat

Gedung Baru PMI DKI Jakarta Diresmikan, Dibangun dengan APBD Rp233 Miliar

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:15 WIB

Foto: Ketua Pokja PWI Wali Kota Jakarta Pusat Helmi AR menyoroti polemik pernyataan Kepala BGN Sudaryono terkait kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG)

News Metropolitan

Tuding Guru, Orang Tua dan Wartawan soal MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

Kamis, 17 Sep 2026 - 21:56 WIB