JAKARTA – Gedung baru Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, resmi digunakan. Peresmian dilakukan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bertepatan dengan momentum HUT ke-81 PMI.
Dalam peresmian tersebut, Pramono didampingi Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin. Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla turut hadir dalam agenda peresmian gedung yang akan menjadi pusat kegiatan operasional PMI DKI Jakarta.
Pembangunan gedung tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp233 miliar yang bersumber sepenuhnya dari APBD DKI Jakarta.
Pramono mengatakan penggunaan anggaran tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menyediakan fasilitas yang dapat menunjang pelayanan kemanusiaan, khususnya pelayanan PMI kepada masyarakat.
“Pemerintah DKI Jakarta mengeluarkan kurang lebih Rp233 miliar dan tentunya kami menaruh harapan agar gedung ini bisa bermanfaat dengan baik bagi masyarakat,” kata Pramono.
Menurut Pramono, pembangunan gedung PMI DKI Jakarta merupakan proyek yang telah dimulai sejak pemerintahan sebelumnya. Ia menyebut proyek tersebut memiliki sejarah lintas kepemimpinan di Jakarta.
Peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan gedung dilakukan sekitar lima tahun lalu pada masa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Pramono menegaskan pemerintahannya akan melanjutkan dan menuntaskan berbagai program strategis yang telah dimulai oleh pemerintahan sebelumnya.
“Ini merupakan salah satu proyek yang berlanjut dari pemerintahan sebelumnya,” ujarnya.
Gedung baru tersebut nantinya berfungsi sebagai markas komando PMI DKI Jakarta. Selain mendukung aktivitas organisasi, fasilitas ini juga diproyeksikan menjadi salah satu pusat pemenuhan kebutuhan darah bagi rumah sakit di Jakarta.
Pramono berharap keberadaan gedung baru tersebut tidak sekadar menjadi fasilitas perkantoran, tetapi mampu memperkuat kapasitas PMI dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada warga Jakarta.
“Gedung baru tersebut akan berfungsi sebagai markas komando PMI DKI Jakarta sekaligus menjadi pusat pemenuhan kebutuhan darah bagi rumah sakit di Jakarta,” tandasnya.
(Helmi AR)




































