Sari Yuliati Terpilih Aklamasi Pimpin Kosgoro 1957, Ricky Syahputra Apresiasi dan Tegaskan Konsolidasi Organisasi Menuju 2029

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ricky Syahputra. (Dok-Istimewa)

Foto: Ricky Syahputra. (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Musyawarah Besar (Mubes) V Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 resmi menetapkan Sari Yuliati sebagai Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 periode 2026–2031. Penetapan tersebut dilakukan secara aklamasi dalam sidang Mubes yang berlangsung di Merlynn Park Hotel, Sabtu (6/6/2026), setelah seluruh peserta memberikan dukungan penuh terhadap pencalonannya.

Terpilihnya Sari Yuliati menjadi momentum penting dalam sejarah Kosgoro 1957. Selain menandai pergantian kepemimpinan organisasi untuk lima tahun ke depan, keputusan tersebut juga mencerminkan soliditas internal organisasi yang selama ini dikenal sebagai salah satu organisasi pendiri Partai Golkar. Dukungan bulat yang diberikan peserta Mubes menunjukkan adanya kesamaan visi mengenai arah pembangunan dan penguatan organisasi di tengah dinamika politik nasional yang terus berkembang.

Mubes V dihadiri jajaran pengurus pusat, pengurus daerah, kader, serta tokoh-tokoh Kosgoro 1957 dari berbagai wilayah Indonesia. Sepanjang pelaksanaan sidang, suasana kebersamaan dan semangat konsolidasi terlihat mendominasi forum. Para peserta menaruh harapan besar agar kepemimpinan baru mampu memperkuat peran organisasi dalam bidang pengkaderan, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan kontribusi terhadap pembangunan nasional.

Sari Yuliati yang saat ini juga menjabat sebagai Bendahara Umum DPP Partai Golkar dinilai memiliki pengalaman organisasi dan jaringan yang luas. Berbekal pengalaman tersebut, banyak kader meyakini Kosgoro 1957 akan semakin adaptif dalam menghadapi tantangan zaman, termasuk perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan dinamika politik menjelang Pemilihan Umum 2029.

Salah satu tokoh yang menyampaikan pandangannya adalah Ricky Syahputra. Usai pelaksanaan Mubes, ia menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan forum tertinggi organisasi tersebut sekaligus menyambut positif terpilihnya Sari Yuliati sebagai ketua umum yang baru.

Menurut Ricky, kepemimpinan Sari Yuliati memiliki landasan kuat karena ditopang pengalaman di berbagai posisi strategis, baik dalam organisasi maupun kehidupan politik nasional. Ia menilai kapasitas tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat konsolidasi kader dan meningkatkan daya saing organisasi di masa mendatang.

“Ketua Umum Kosgoro 1957 yang baru, Ibu Sari Yuliati, sangat berkompetensi untuk menjadi pemimpin Kosgoro 1957. Beliau memiliki pengalaman dan wawasan luas yang diperoleh dari berbagai jabatan publik yang diembannya,” ujar Ricky.

Lebih lanjut, Ricky menyoroti makna penting terpilihnya Sari Yuliati dari perspektif peningkatan partisipasi perempuan dalam kepemimpinan organisasi dan politik nasional. Menurutnya, kehadiran perempuan pada posisi strategis merupakan bagian dari perkembangan demokrasi yang semakin memberikan ruang bagi keterwakilan dan kontribusi perempuan dalam proses pengambilan keputusan.

Ia menilai terpilihnya Sari Yuliati dapat menjadi inspirasi bagi kader perempuan Kosgoro 1957 untuk lebih aktif mengambil peran dalam organisasi maupun kehidupan politik nasional. Dalam pandangannya, semakin banyak perempuan yang tampil sebagai pemimpin akan memperkaya perspektif dan memperkuat kualitas pengambilan kebijakan di berbagai tingkatan.

“Keberadaan 30 persen perempuan dalam politik merupakan semangat yang terus didorong dalam sistem demokrasi kita. Dengan hadirnya Ibu Sari Yuliati sebagai Ketua Umum, saya yakin hal ini akan menjadi motivasi bagi seluruh kader Kosgoro 1957 untuk menjadi petarung-petarung tangguh menghadapi tantangan politik pada tahun 2029,” katanya.

Selain aspek representasi perempuan, Ricky juga menekankan pentingnya konsolidasi organisasi sebagai langkah strategis menghadapi agenda politik nasional pada masa mendatang. Menurutnya, Kosgoro 1957 memiliki peran penting sebagai wadah kaderisasi yang selama ini berkontribusi melahirkan sumber daya manusia berkualitas untuk berbagai bidang pengabdian.

Ia berharap kepemimpinan baru mampu memperkuat jaringan organisasi hingga tingkat daerah, meningkatkan kualitas kaderisasi, serta memperluas program-program pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian, Kosgoro 1957 tidak hanya menjadi organisasi yang kuat secara internal, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Dalam konteks politik nasional, Ricky menegaskan bahwa seluruh kader harus menjaga optimisme dan semangat perjuangan dalam mendukung target Partai Golkar menghadapi Pemilu 2029. Menurutnya, kekuatan organisasi kemasyarakatan yang memiliki akar kaderisasi kuat akan menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat basis dukungan politik di berbagai daerah.

“Partai Golkar pada tahun 2029 harus menjadi partai politik pemenang. Kita harus optimistis untuk menang pada tahun 2029,” tegasnya.

Terpilihnya Sari Yuliati secara aklamasi juga dipandang sebagai simbol kematangan organisasi dalam membangun kesepahaman dan persatuan di tengah keberagaman latar belakang kader. Dukungan tanpa adanya perbedaan suara menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan peserta Mubes terhadap kepemimpinan yang akan dijalankan selama lima tahun ke depan.

Bagi banyak kader, kehadiran Sari Yuliati sebagai perempuan pertama yang memimpin Kosgoro 1957 menjadi tonggak bersejarah yang mencerminkan keterbukaan organisasi terhadap regenerasi dan transformasi kepemimpinan. Langkah tersebut sekaligus diharapkan mampu menarik minat generasi muda untuk lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan organisasi dan pengabdian sosial.

Mubes V PPK Kosgoro 1957 sendiri berlangsung dengan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Selain menetapkan kepemimpinan baru, forum tersebut juga menjadi sarana merumuskan berbagai langkah strategis organisasi dalam menghadapi tantangan sosial, ekonomi, dan politik nasional selama lima tahun mendatang.

Dengan terpilihnya Sari Yuliati sebagai Ketua Umum periode 2026–2031, Kosgoro 1957 memasuki fase baru yang diharapkan mampu memperkuat fungsi organisasi sebagai wadah perjuangan, pengabdian, dan pengkaderan.

Harapan besar yang disampaikan para kader menunjukkan optimisme bahwa kepemimpinan baru akan membawa organisasi semakin solid, progresif, dan relevan dalam menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan bangsa di masa depan.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Pemerintahan Prabowo-Gibran 72,2 Persen, Ekonomi Jadi Sorotan
Ancol Siapkan Ratusan Agenda Liburan Sekolah 2026 Hadirkan Wisata Edukasi Hiburan hingga Festival Budaya
Peringati Hari Lahir Pancasila, Polda Metro Jaya Teguhkan Komitmen Jaga Persatuan
MK Putuskan Jakarta Jadi Ibu Kota, Otorita IKN Tegaskan Pembangunan Tetap Berlanjut
Arimbi Soeharto Alamsjah Ketua Umum Pimpinan Pusat WPP Wanita Persatuan Pembangunan menggelar Acara Idul Adha d Kawasan Pejaten Barat. Dengan Tema WPP untuk Harmoni Kemanusiaan
Tak Sekadar Wisata, Ancol Perkuat Hubungan Sosial dengan Warga Lewat Program Kurban Idul Adha
Massa Rusak Lapas Narkotika Sungguminasa, 8 Orang Diamankan Polisi
AHY di Hadapan 4.000 Mahasiswa UNPAM: SDM Unggul Kunci Indonesia Hadapi Tantangan Global
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:50 WIB

Sari Yuliati Terpilih Aklamasi Pimpin Kosgoro 1957, Ricky Syahputra Apresiasi dan Tegaskan Konsolidasi Organisasi Menuju 2029

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:13 WIB

Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Pemerintahan Prabowo-Gibran 72,2 Persen, Ekonomi Jadi Sorotan

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:25 WIB

Ancol Siapkan Ratusan Agenda Liburan Sekolah 2026 Hadirkan Wisata Edukasi Hiburan hingga Festival Budaya

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:08 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Polda Metro Jaya Teguhkan Komitmen Jaga Persatuan

Senin, 1 Juni 2026 - 19:18 WIB

MK Putuskan Jakarta Jadi Ibu Kota, Otorita IKN Tegaskan Pembangunan Tetap Berlanjut

Berita Terbaru