Fadli Zon Tegaskan Kedaulatan Hak Cipta, Komposer Sepakati Resolusi Nasional 2026

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menegaskan pentingnya perlindungan hak eksklusif pencipta lagu dalam Kongres Nasional Komposer Seluruh Indonesia 2026 yang digelar di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Senayan, Jakarta, Rabu (4/3)

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menegaskan pentingnya perlindungan hak eksklusif pencipta lagu dalam Kongres Nasional Komposer Seluruh Indonesia 2026 yang digelar di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Senayan, Jakarta, Rabu (4/3)

Jakarta — Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menegaskan pentingnya perlindungan hak eksklusif pencipta lagu dalam Kongres Nasional Komposer Seluruh Indonesia 2026 yang digelar di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Senayan, Jakarta, Rabu (4/3).

Kongres yang diselenggarakan Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) itu menghasilkan Piagam Resolusi Nasional Komposer 2026 yang menekankan kedaulatan pencipta atas karya cipta mereka.

Dalam sambutannya, Fadli menyatakan komunikasi langsung antar pemangku kepentingan diperlukan guna menghindari kesalahpahaman di ruang publik, termasuk dalam pemberitaan media.

Melalui kongres ini, apa yang telah disampaikan dalam deklarasi ataupun maklumat sudah cukup jelas, bahwa kita mempunyai hak terhadap apa yang menjadi karya pencipta lagu,” ujar Fadli.

Ia menegaskan karya cipta merupakan hak privat yang melekat pada penciptanya dan tidak boleh direduksi oleh regulasi apa pun. Menurut dia, pencipta memiliki kewenangan penuh untuk menentukan siapa yang dapat menyanyikan, memanfaatkan, maupun mengomersialkan lagunya.

Pencipta lagu mempunyai hak sepenuhnya atas lagu-lagunya. Mau dinyanyikan oleh siapa, mau dihasilkan atau tidak, itu sepenuhnya hak pencipta,” katanya.
Fadli menambahkan, tuntutan para komposer agar hak eksklusif mereka dihormati merupakan hal yang wajar. Namun, ia menilai dialog dan musyawarah tetap diperlukan untuk menciptakan solusi yang saling menguntungkan dalam ekosistem musik nasional.

Deklarasi Kedaulatan Pencipta
Dalam forum tersebut, para komposer dari berbagai daerah menyepakati Piagam Resolusi Nasional Komposer 2026 sebagai pedoman moral dan normatif dalam pembaruan tata kelola musik nasional.
Piagam itu memuat tiga poin utama. Pertama, deklarasi kedaulatan pencipta yang menegaskan hak eksklusif sebagai kedaulatan pribadi atas ciptaan.

Kedua, pengembalian mandat Undang-Undang Hak Cipta, yang menegaskan kewenangan lembaga manajemen kolektif, termasuk LMKN, bersumber dan dibatasi oleh undang-undang. Lembaga tersebut disebut tidak boleh menghapus atau mengambil alih hak eksklusif pencipta.

Ketiga, pembentukan Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) khusus bidang pertunjukan musik. Setiap pemanfaatan komersial karya dalam pertunjukan publik disebut wajib didasarkan pada izin langsung dari pencipta atau lisensi melalui LMK yang memperoleh mandat tegas dari pencipta.

LMK Pertunjukan Musik ditegaskan hanya berfungsi sebagai perpanjangan mandat pencipta, bukan pemegang hak.
Kongres turut dihadiri sejumlah musisi, antara lain Indra Lesmana, Fariz RM, Ahmad Dhani, Piyu, serta Mulan Jameela.

Dokumen resolusi tersebut ditetapkan di Jakarta pada 4 Maret 2026 dan ditandatangani Menteri Kebudayaan bersama Ketua AKSI sebagai representasi kehendak para pencipta lagu di Indonesia.

Berita Terkait

Ribuan Warga Tumpah Ruah di Gebyar Budaya Sunter Jaya, 26 Perguruan Silat Unjuk Aksi
Abang Kevin dan None Dhita Dinobatkan sebagai Abang None Jakarta Pusat 2026
Liza Maria: Kreativitas Anak Indonesia Harus Dibina agar Mampu Bersaing di ASEAN
Rd. Sandy Tumiwa Dampingi PYM Dipertuan Agung DAN-RI dalam Silaturahmi Strategis dengan Wakil Ketua DPR RI
Kemenbud Gandeng Danantara Perkuat Ekosistem Budaya, Siapkan Tiga Museum Baru
Fadli Zon Resmikan Pameran Nusa Wastra 2026, Dorong Kain Tradisional Jadi Kekuatan Budaya Indonesia
Kemenbud Bahas Kerja Sama Budaya RI-Maroko, Soroti Kolaborasi Musik Tradisional
Fadli Zon: Perfilman Jadi Instrumen Penting Diplomasi Budaya Indonesia
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:23 WIB

Ribuan Warga Tumpah Ruah di Gebyar Budaya Sunter Jaya, 26 Perguruan Silat Unjuk Aksi

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:56 WIB

Abang Kevin dan None Dhita Dinobatkan sebagai Abang None Jakarta Pusat 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:20 WIB

Liza Maria: Kreativitas Anak Indonesia Harus Dibina agar Mampu Bersaing di ASEAN

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:42 WIB

Rd. Sandy Tumiwa Dampingi PYM Dipertuan Agung DAN-RI dalam Silaturahmi Strategis dengan Wakil Ketua DPR RI

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:30 WIB

Kemenbud Gandeng Danantara Perkuat Ekosistem Budaya, Siapkan Tiga Museum Baru

Berita Terbaru

Foto: Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Timur, Essie Feransie Munjirin, berfoto bersama peserta usai membuka Pertemuan Rutin (Pertin) Pengelola Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Ruang Serbaguna Bambu Apus, Blok C, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Senin (27/7/2026)

Wali Kota Jakarta Pusat

Wali Kota Munjirin Perkuat Peran RPTRA sebagai Pusat Edukasi Lingkungan

Senin, 27 Jul 2026 - 23:28 WIB

Pembalap cilik Indonesia, Muhammad Fadil Abbas Wibowo (tengah) menjadi Juara I, pada seri keempat ACI Karting Championship Italia 2026 di Surkuit Val Vibrata, Italia (Foto: ist.)

Olahraga

Pembalap Cilik Indonesia Juara Pertama Gokart di Italia

Senin, 27 Jul 2026 - 22:24 WIB