JAKARTA – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai gelaran halalbihalal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya yang berlangsung di Gedung Prasada Sasana Karya, Petojo, Jakarta Pusat, Senin (30/3/2026). Ratusan anggota dan undangan dari berbagai elemen organisasi pers memadati lokasi, mencerminkan tingginya antusiasme insan media dalam menjaga tradisi silaturahmi pasca-Idulfitri.
Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus harian, kelompok kerja (Pokja) dari lima wilayah, hingga tokoh-tokoh senior dan pengurus pusat. Tampak hadir Bendahara Umum PWI Pusat Marthen Selamet Susanto, mantan Ketua PWI Jaya Sayid Iskandarsyah, serta wartawan senior A.R. Loebis dan Meiriyon Moeis. Kehadiran mereka memperkuat nilai historis dan kontinuitas organisasi di tengah perubahan lanskap media.
Dari unsur internal, Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo bersama jajaran pengurus aktif menyambut peserta. Sementara itu, Dewan Penasihat yang dipimpin Benny N. Juwono dan Dewan Kehormatan di bawah Theo M. Yusuf turut memberikan dukungan moral terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Kesit menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan di tengah tantangan dunia pers yang semakin kompleks. Ia menyebut konsep potluck yang diusung dalam acara ini bukan sekadar variasi konsumsi, melainkan simbol kebersamaan dan gotong royong antaranggota.
“Setiap anggota membawa makanan dari rumah, lalu kita nikmati bersama. Ini sederhana, tetapi sarat makna kebersamaan,” ujarnya.
Lebih dari 50 jenis hidangan tersaji, mulai dari makanan tradisional hingga kudapan ringan. Suasana cair terlihat ketika para wartawan saling berbagi makanan, berbincang santai, dan saling bermaafan, menciptakan ruang interaksi yang egaliter tanpa sekat jabatan.
Membludaknya jumlah peserta bahkan membuat ruangan terasa padat. Namun kondisi tersebut justru menjadi indikator kuatnya solidaritas di tubuh PWI Jaya. Di tengah era disrupsi media dan tantangan profesionalisme jurnalistik, momentum seperti ini dinilai penting untuk memperkuat kohesi internal.
Ketua panitia Tb Adhi menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh anggota. Ia menilai kekompakan menjadi faktor utama keberhasilan acara yang berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan.
“Ini bukan hanya soal berkumpul, tapi bagaimana kita menjaga rasa memiliki terhadap organisasi,” katanya.
Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperluas jejaring profesional antarwartawan lintas wilayah dan generasi. Interaksi informal dinilai efektif memperkuat kolaborasi di tengah kebutuhan adaptasi industri media yang terus berkembang.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama yang berlangsung meriah. Keceriaan semakin terasa saat digelar arisan guyub ke-11 yang dipandu Ketua Siwo Jaya, Rialini Nonnie Rering, melalui mekanisme lucky wheel.
Dalam undian tersebut, dua nama yang beruntung adalah Kesit Budi Handoyo dan Afriadi. Penutupan acara berlangsung dalam suasana penuh canda dan kebersamaan, meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta.
Halalbihalal ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga penegas bahwa solidaritas dan komunikasi tetap menjadi fondasi utama bagi PWI Jaya dalam menghadapi tantangan dunia pers ke depan.
Reporter: Fahmy Nurdin
Editor: Fahmy Nurdin




































