Menko PMK: Krisis Global Harus Jadi Momentum Percepatan Transformasi Nasional

- Jurnalis

Selasa, 24 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan bahwa situasi krisis global harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk mempercepat agenda transformasi nasional.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan bahwa situasi krisis global harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk mempercepat agenda transformasi nasional.

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan bahwa situasi krisis global harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk mempercepat agenda transformasi nasional.

Hal itu disampaikan Muhadjir dalam arahan internal kepada jajaran kedeputian kesehatan dan pendidikan Kemenko PMK pada 24 Maret 2026, dengan mengutip arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada 13 Maret 2026.

Krisis justru mempercepat rencana transformasi kita. Akhirnya kita dipaksa akselerasi. Kita sudah mengerti masalahnya, dari dulu kita ingin swasembada pangan dan energi, sekarang akan dipercepat,” ujar Muhadjir mengutip Presiden.

Selain fokus pada swasembada pangan dan energi, Muhadjir menegaskan perhatian besar pemerintah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di sektor kesehatan dan pendidikan.

Di bidang pendidikan, ia menekankan pentingnya menjaga proses pembelajaran tetap berjalan optimal dan mencegah terjadinya learning loss. Karena itu, pemerintah memprioritaskan pembelajaran tatap muka atau luring bagi siswa.

Proses pembelajaran harus tetap berjalan seperti biasa dan semakin optimal. Jangan sampai terjadi learning loss,” ujarnya.
Ia menambahkan, wacana penerapan metode hybrid yang menggabungkan pembelajaran luring dan daring sempat dibahas. Namun, saat ini pembelajaran daring dinilai belum menjadi kebutuhan mendesak.

Menurut Muhadjir, pemerintah akan terus mempercepat peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai program prioritas, seperti revitalisasi sekolah, Sekolah Rakyat, dan Sekolah Unggul Garuda, yang berada di bawah koordinasi lintas kementerian.

Ini prioritas utama pemerintah, baik di Kemendikdasmen, Kemenag, maupun Kemendiktisaintek,” katanya.
Di sektor kesehatan, Muhadjir memastikan layanan medis esensial tetap berjalan normal dan tidak terganggu oleh dinamika kebijakan efisiensi.

Selain itu, sebagai bagian dari transformasi pemerintahan, Kemenko PMK juga mendorong percepatan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), peningkatan kinerja birokrasi, serta efisiensi anggaran.

Ia menegaskan, perjalanan dinas non-esensial harus dikurangi, sementara rapat dan koordinasi dapat dioptimalkan secara daring. Penerapan flexible working arrangement (FWA) juga akan dilakukan secara terukur guna meningkatkan efektivitas kerja.

Pelayanan kepada masyarakat, peningkatan kualitas SDM, serta akselerasi pembangunan yang berkeadilan harus diperkuat dengan cara-cara yang lebih cerdas dan efisien,” pungkasnya.

Berita Terkait

Uji Materiil MBG, Habib Syakur: Langkah BEM FHUI ke MK Cerminkan Demokrasi yang Dewasa dan Beradab
Habib Syakur Ajak Masyarakat Teladani Kepemimpinan Humanis Kapolri, Nilai Ziarah Kebangsaan Sarat Makna Moral
Pemuda Pencari Keadilan Laporkan Dugaan Penyimpangan Keuangan PT PLN ke Jampidsus Kejagung RI
AHY: Infrastruktur Harus Tekan Biaya Hidup dan Buka Peluang Ekonomi Masyarakat
PWNU Kaltara Luruskan Polemik Penetapan Tuan Rumah Muktamar NU 2026: Tidak Ada Penolakan terhadap Pesantren Lirboyo
Pasca Konbes Alim Ulama dan Konferensi Besar NU 2026, Diharapkan Lahir Program Nyata untuk Penguatan Umat dan Bangsa
Keraton Kasepuhan Kesultanan Cirebon Sampaikan Ucapan Milad untuk Presiden Ke-7 RI Joko Widodo
Aliansi MATA Papua Siap Laporkan Dugaan Penyimpangan APBD Dana Hibah hingga Anggaran Club Persemay ke Kejagung dan KPK RI 
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:38 WIB

Uji Materiil MBG, Habib Syakur: Langkah BEM FHUI ke MK Cerminkan Demokrasi yang Dewasa dan Beradab

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:39 WIB

Habib Syakur Ajak Masyarakat Teladani Kepemimpinan Humanis Kapolri, Nilai Ziarah Kebangsaan Sarat Makna Moral

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:43 WIB

AHY: Infrastruktur Harus Tekan Biaya Hidup dan Buka Peluang Ekonomi Masyarakat

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:33 WIB

PWNU Kaltara Luruskan Polemik Penetapan Tuan Rumah Muktamar NU 2026: Tidak Ada Penolakan terhadap Pesantren Lirboyo

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:33 WIB

Pasca Konbes Alim Ulama dan Konferensi Besar NU 2026, Diharapkan Lahir Program Nyata untuk Penguatan Umat dan Bangsa

Berita Terbaru