MADIUN – Sebanyak 1.483 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Korem 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ) telah rampung dibangun. Sebagian di antaranya bahkan mulai menjalankan aktivitas operasional untuk melayani kebutuhan masyarakat.
Kondisi tersebut disampaikan Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto saat mendampingi Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin meninjau KDKMP Desa Bulakrejo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Senin (10/8/2026).
Dalam kunjungan itu, Pangdam melihat langsung sejumlah fasilitas yang telah tersedia. Di antaranya toko, gudang, klinik, serta kendaraan operasional yang disiapkan untuk mendukung kegiatan koperasi.
Rudy meminta pengelolaan KDKMP tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di sekitar.
Ia meminta pengelola koperasi memprioritaskan warga setempat sebagai tenaga kerja.
“Pegawai koperasinya nanti utamakan dari warga sekitar, sehingga dapat membantu menyediakan lapangan kerja bagi warga di sini,” kata Rudy.
Menurutnya, KDKMP harus dikelola secara profesional dan transparan agar keberadaannya benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Untoro mengatakan KDKMP Desa Bulakrejo menjadi salah satu koperasi yang pembangunannya telah mencapai 100 persen. Koperasi tersebut kini tinggal memasuki tahap operasional.
“Total Koperasi Merah Putih di wilayah kami yang telah selesai 100 persen sebanyak 1.483 titik dan siap operasional. Bahkan, saat ini juga sudah ada beberapa yang telah beroperasi,” ujar Untoro.
Ia menambahkan, percepatan pembangunan KDKMP juga ditunjukkan Kodim 0808/Blitar. Satuan tersebut disebut menjadi yang tercepat secara nasional dalam pembangunan KDKMP sesuai target atau milestone yang ditetapkan.
“Kodim 0808/Blitar, satuan di jajaran kami, saat ini menjadi yang tercepat di tingkat nasional dalam pembangunan KDKMP sebanyak 260 titik sesuai dengan milestone,” tuturnya.
Untoro menegaskan Korem 081/DSJ akan terus mengawal proses pembangunan hingga pengoperasian KDKMP di wilayahnya. Pengawalan tersebut dilakukan agar koperasi yang telah selesai dibangun tidak berhenti pada pencapaian fisik, tetapi mampu berfungsi dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Dengan keberhasilan tersebut, kami akan terus mengawal dan mendorong agar KDKMP di wilayah kami dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat yang luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
(Red)




































