17 Perusahaan RI Unjuk Produk Pangan di China Food Trade Fair 2026, Bidik Pasar Tiongkok

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 17 perusahaan Indonesia ambil bagian dalam ajang China Food Trade Fair 2026 yang digelar pada 28–31 Maret 2026 di Wuhan International Expo Center, Tiongkok. Partisipasi ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mendorong ekspansi produk pangan nasional ke pasar global.

Sebanyak 17 perusahaan Indonesia ambil bagian dalam ajang China Food Trade Fair 2026 yang digelar pada 28–31 Maret 2026 di Wuhan International Expo Center, Tiongkok. Partisipasi ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mendorong ekspansi produk pangan nasional ke pasar global.

Wuhan — Sebanyak 17 perusahaan Indonesia ambil bagian dalam ajang China Food Trade Fair 2026 yang digelar pada 28–31 Maret 2026 di Wuhan International Expo Center, Tiongkok. Partisipasi ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mendorong ekspansi produk pangan nasional ke pasar global.

Keikutsertaan Indonesia merupakan hasil sinergi antara Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Kementerian Usaha Kecil dan Menengah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta Asian Trade Tourism and Economics Council.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, mengatakan pameran ini menjadi momentum untuk mempromosikan produk unggulan Indonesia, khususnya sektor perikanan dan buah tropis, ke pasar Tiongkok.

Pameran ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan kekayaan sektor perikanan dan buah tropis Indonesia ke pasar global, khususnya Tiongkok,” ujarnya.

Indonesia hadir melalui Paviliun seluas 90 meter persegi yang menampilkan beragam produk, mulai dari buah tropis, rempah-rempah, porang, kopi, hingga produk kelautan seperti boga bahari dan karagenan. Selain itu, produk herbal, sarang burung walet, makanan olahan, hingga jasa perbankan juga turut diperkenalkan kepada pasar internasional.

Atase Perdagangan RI di Beijing, Junita Syartika, menilai Wuhan memiliki peran strategis sebagai hub logistik di wilayah Tiongkok Tengah. Menurutnya, penetrasi pasar di wilayah ini dapat membuka akses lebih luas bagi produk Indonesia ke berbagai daerah di Tiongkok.

Hadirnya produk Indonesia di Wuhan menjadi momentum untuk menunjukkan kualitas kepada para buyer potensial,” kata Junita.

Berdasarkan data Kemendag, ekspor nonmigas Indonesia ke Tiongkok pada 2025 mencapai USD 67,04 miliar. Sementara itu, ekspor sektor pangan olahan tercatat sebesar USD 386,48 juta, dengan produk unggulan seperti biskuit, wafer, pasta, dan agar-agar buah.

Selain pameran, Indonesia juga akan menggelar dua forum bisnis untuk memperkuat jejaring perdagangan, yakni Indonesia-China Food & Ecosystem (ICFE) Forum 2026 di Wuhan serta Indonesia-China SME, Trade and Investment Forum di Beijing.

Forum tersebut akan mempertemukan pelaku usaha dari kedua negara guna membahas peluang perdagangan, penguatan rantai pasok, serta pengembangan ekosistem industri, khususnya bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

Puntodewi optimistis rangkaian kegiatan ini akan memperkuat hubungan dagang bilateral sekaligus membuka peluang lebih luas bagi produk Indonesia untuk bersaing di pasar global.

Berita Terkait

Hery Susanto Resmi Dilantik Menjadi Pimpinan Baru Ombudsman Republik Indonesia 2026–2031
Mendag Usulkan Pembaruan UU Perlindungan Konsumen, Soroti Lonjakan Masalah di Era Digital
Dari Halal Bihalal ke Reformasi Profesi: MAPPI Gaungkan UU Penilai dan Database Properti Nasional
Didi Sukarno Ingatkan Bahaya Distorsi Demokrasi
Unhan RI Selenggarakan Wisuda Program Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3) Tahun Akademik 2026
KONI DKI Jakarta Target Juara Umum di PON NTT & NTB
Aksi Nyata TNI Mengguncang Bandung Barat! Komandan Seskoad Turun Langsung: Trauma Healing hingga Bangun Mushola & Sumur untuk Korban Longsor
Banjir Kembali Rendam Bukit Pamulang Indah, Brimob Turun Evakuasi Warga
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 20:25 WIB

Hery Susanto Resmi Dilantik Menjadi Pimpinan Baru Ombudsman Republik Indonesia 2026–2031

Jumat, 10 April 2026 - 15:20 WIB

Mendag Usulkan Pembaruan UU Perlindungan Konsumen, Soroti Lonjakan Masalah di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 - 15:12 WIB

Dari Halal Bihalal ke Reformasi Profesi: MAPPI Gaungkan UU Penilai dan Database Properti Nasional

Jumat, 10 April 2026 - 13:02 WIB

Didi Sukarno Ingatkan Bahaya Distorsi Demokrasi

Kamis, 9 April 2026 - 23:10 WIB

Unhan RI Selenggarakan Wisuda Program Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3) Tahun Akademik 2026

Berita Terbaru

Foto Kondisi rumah kontrakan warga di Jalan KH Hasyim, Pondok Cabe No.55, RT 06/RW 01, Kembangan Utara, Jakarta Barat, yang mengalami kerusakan parah akibat robohnya tiang proyek menara telekomunikasi

Hukum & Kriminal

Tiang Tower Roboh di Kembangan, Warga Terluka—Izin dan Pengawasan Disorot

Minggu, 12 Apr 2026 - 12:03 WIB