Jakarta — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno menghadiri perayaan malam takbiran bertajuk “Eid Mubarak Jakarta Rhythm of the Fountain” di Bundaran HI, Jumat (20/3) malam.
Kegiatan yang berlangsung pukul 18.10 hingga 22.00 WIB itu turut dihadiri Kapolres Metro Jakarta Pusat Reynold E. P. Hutagalung beserta jajaran pemerintah daerah.
Acara tersebut dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan, mulai dari dancing fountain, lighting show, laser show, hingga flying LED show. Selain itu, penampilan seni dan religi juga ditampilkan seperti musik religi, hadroh, tari tanoura, rampak bedug, hingga paduan suara Islami.
Dalam kesempatan itu, Pramono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian menyambut Idulfitri yang memadukan unsur budaya dan keagamaan.
Jakarta Bedug Kolosal menjadi salah satu agenda utama, melibatkan sekitar 1.000 penabuh bedug dari lima kota dan satu kabupaten di Jakarta, serta partisipasi dari Banten dan Sumatera Barat,” ujar Pramono.
Selain itu, pawai obor yang diikuti sekitar 3.000 peserta serta parade kendaraan hias dari berbagai wilayah turut memeriahkan suasana. Ia menilai kegiatan tersebut mencerminkan semangat kebersamaan masyarakat Jakarta dengan memadukan budaya Betawi dan sentuhan modern.
Pramono berharap acara ini dapat menjadi daya tarik wisata sekaligus menghidupkan kembali tradisi yang telah lama dirindukan masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi magnet bagi wisatawan untuk datang ke Jakarta, sekaligus memperkuat identitas budaya dan keagamaan,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa perputaran ekonomi selama periode menjelang Lebaran di Jakarta telah mencapai Rp21 triliun. Pemerintah Provinsi DKI menargetkan angka tersebut dapat meningkat hingga Rp23–24 triliun dalam beberapa hari ke depan.
Terkait pelaksanaan Salat Idulfitri, Pramono menyebut dirinya akan melaksanakan salat di Balai Kota DKI Jakarta bersama Wakil Gubernur dan jajaran. Rencananya, Wakil Presiden Ma’ruf Amin akan hadir sebagai khatib.
Usai pelaksanaan Salat Id, Pemprov DKI Jakarta akan menggelar halal bihalal di Balai Kota serta melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi di Jakarta.
Sementara itu, untuk operasional tempat wisata, Pramono memastikan tidak ada penutupan khusus saat Lebaran. Kawasan Ragunan, kata dia, hanya tutup pada hari pertama dan kembali dibuka pada hari kedua Idulfitri.
Di sisi lain, Pemprov DKI juga akan memperkuat kegiatan keagamaan seperti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang direncanakan digelar berjenjang mulai dari tingkat RT hingga provinsi.



































