One Way Nasional Berpeluang Dicabut Siang Ini, Korlantas: Arus Mudik Mulai Landai

- Jurnalis

Jumat, 20 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengatakan one way nasional untuk arus mudik Lebaran 2026 dihentikan pada Sabtu (21/3/2026). (Dok-Korlantas Polri)

Foto: Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengatakan one way nasional untuk arus mudik Lebaran 2026 dihentikan pada Sabtu (21/3/2026). (Dok-Korlantas Polri)

JAKARTA – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Agus Suryonugroho mengungkapkan bahwa rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) nasional pada arus mudik Lebaran 2026 berpeluang dihentikan pada Jumat (20/3/2026) siang. Keputusan tersebut akan diambil berdasarkan hasil evaluasi kondisi lalu lintas terkini di ruas jalan tol.

Pernyataan itu disampaikan Agus saat berada di kawasan Bundaran HI pada Jumat dini hari. Ia menjelaskan, evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh pada pagi hari dengan mempertimbangkan sejumlah indikator utama, seperti volume kendaraan, kelancaran arus, serta data traffic counting di jalur tol.

“Rencana penutupan one way nasional akan kami evaluasi besok pagi. Jika tidak ada lagi peningkatan arus kendaraan, lalu lintas cenderung lenggang, dan angka traffic counting rendah, maka kemungkinan siang hari akan kami cabut,” ujar Agus.

Menurutnya, tren pergerakan kendaraan saat ini menunjukkan penurunan signifikan setelah puncak arus mudik yang terjadi pada Rabu (18/3) dan Kamis (19/3). Kondisi tersebut menjadi dasar kuat bagi kepolisian untuk mempertimbangkan penghentian rekayasa lalu lintas berskala nasional tersebut.

Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa keputusan tidak diambil secara sepihak. Pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Perhubungan, operator jalan tol Jasa Marga, serta melaporkan perkembangan kepada pimpinan Polri.

“Koordinasi terus kami lakukan dengan stakeholder terkait, termasuk Menteri Perhubungan dan Dirut Jasa Marga, serta kami laporkan kepada Kapolri. Waktu pasti pencabutan akan kami sampaikan setelah hasil evaluasi final,” katanya.

Sebagaimana diketahui, sistem one way nasional diberlakukan sejak Rabu (18/3) di ruas Tol Trans Jawa. Rekayasa ini dimulai dari KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama di Jawa Barat hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung di Semarang, Jawa Tengah. Kebijakan tersebut diterapkan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang meningkat signifikan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Data Korlantas Polri menunjukkan bahwa puncak arus mudik tahun ini mencapai sekitar 270 ribu kendaraan dalam satu hari. Angka tersebut mengalami kenaikan sekitar 4,2 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Agus menyebut, lonjakan tersebut masih dalam batas yang dapat dikendalikan berkat penerapan berbagai strategi rekayasa lalu lintas, termasuk one way nasional. Namun, seiring menurunnya volume kendaraan, efektivitas kebijakan tersebut kini tengah dikaji ulang.

Di sisi lain, masyarakat tetap diimbau untuk menjaga keselamatan selama perjalanan, mematuhi aturan lalu lintas, serta memperhatikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi. Meski arus mulai melandai, potensi kepadatan tetap dapat terjadi secara situasional, terutama di titik-titik rest area dan simpul keluar-masuk tol.

Dengan evaluasi yang dilakukan secara berkala dan berbasis data, Korlantas Polri berharap arus mudik Lebaran tahun ini dapat tetap berjalan aman, lancar, dan terkendali hingga memasuki fase arus balik dalam beberapa hari ke depan.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Perlindungan Pekerja Perfilman Masuk Regulasi Ketenagakerjaan, Rizal Djibran: Ini Sejarah Baru Industri Kreatif
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disetujui, Segera Dibawa ke Paripurna DPR
Wajib Sekolah Mengemudi Sebelum Ujian SIM Dinilai Bisa Tekan Kecelakaan
PWNU Kaltara Harapkan Pemberdayaan SDM dalam Pengelolaan Tambang Batu Bara di Kaltim-Kaltara
UKW PWI Jaya Angkatan ke-66 Ditutup, Aat Surya Safaat Tekankan Profesionalisme Wartawan
Tubagus Bahrudin Sampaikan Ucapan Selamat HUT ke-81 TNI, Tekankan Semangat Pengabdian untuk Bangsa
Menko Polkam Sebut Soal Penanganan Papua Pendekatan Hati Rakyat Jadi Prioritas
GANNAS Surati Presiden Prabowo, Usulkan Staf Khusus Bidang Penanggulangan Narkotika
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Perlindungan Pekerja Perfilman Masuk Regulasi Ketenagakerjaan, Rizal Djibran: Ini Sejarah Baru Industri Kreatif

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:34 WIB

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disetujui, Segera Dibawa ke Paripurna DPR

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:06 WIB

Wajib Sekolah Mengemudi Sebelum Ujian SIM Dinilai Bisa Tekan Kecelakaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:05 WIB

PWNU Kaltara Harapkan Pemberdayaan SDM dalam Pengelolaan Tambang Batu Bara di Kaltim-Kaltara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:42 WIB

UKW PWI Jaya Angkatan ke-66 Ditutup, Aat Surya Safaat Tekankan Profesionalisme Wartawan

Berita Terbaru