BOGOR – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan komitmennya dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata. Salah satu program unggulan yang dilaksanakan adalah bedah rumah di 80 titik yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian layak.
Salah satu rumah yang diresmikan berada di Kampung Sentul, RT 003/RW 008, Kelurahan Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Selasa (30/6/2026), milik seorang warga lanjut usia bernama Bapak Usin (85). Peresmian tersebut menjadi simbol nyata hadirnya negara melalui Polri dalam membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Di usia yang telah menginjak 85 tahun, Bapak Usin kini dapat menempati rumah yang jauh lebih layak, aman, sehat, dan nyaman dibandingkan sebelumnya. Rumah yang dibangun memiliki desain sederhana namun fungsional, terdiri atas ruang tamu, kamar tidur, dapur, serta kamar mandi yang memenuhi kebutuhan dasar penghuni.
Tidak hanya itu, rumah tersebut juga dilengkapi dengan panel surya sebagai sumber energi listrik ramah lingkungan. Pemanfaatan energi terbarukan ini diharapkan mampu mengurangi biaya penggunaan listrik sekaligus menjadi contoh penerapan teknologi yang hemat energi dan mudah dalam perawatannya.
Peresmian rumah dilakukan langsung oleh Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., didampingi sejumlah pejabat utama Mabes Polri, di antaranya Dankorbrimob Polri, Kadivhubinter Polri, Aslog Kapolri, dan Karofaskon Slog Polri.
Prosesi berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat makna. Setelah menyerahkan kunci rumah kepada Bapak Usin serta menggunting pita sebagai tanda peresmian, Wakapolri menyempatkan diri berbincang langsung dengan penerima manfaat dan warga sekitar untuk mendengar kondisi serta harapan mereka.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Dalam keterangannya, Wakapolri menegaskan bahwa program bedah rumah merupakan salah satu bentuk nyata implementasi semangat Polri Presisi yang tidak hanya berfokus pada tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir memberikan solusi terhadap persoalan sosial yang dihadapi warga.
Menurutnya, seluruh penerima bantuan telah melalui proses asesmen sehingga bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Ia menjelaskan bahwa program bedah rumah dilaksanakan secara serentak di 80 lokasi di seluruh Indonesia sebagai bagian dari rangkaian bakti sosial menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
“Kami berharap program ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh rumah layak huni. Kami juga memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar Polri senantiasa mampu menjalankan tugas menjaga keamanan, memperkuat sinergi dengan seluruh elemen bangsa, serta terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Wakapolri.
Di sisi lain, kebahagiaan juga dirasakan warga sekitar. Ketua RT 003/RW 008 Kelurahan Cikeas Udik, Slamet, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian yang diberikan Polri kepada salah seorang warganya.
Ia mengungkapkan bahwa kondisi rumah Bapak Usin sebelumnya memang sangat memprihatinkan dan sudah lama membutuhkan perbaikan. Karena itu, bantuan bedah rumah yang diberikan Polri menjadi kebahagiaan tersendiri bagi seluruh warga.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakapolri dan seluruh jajaran Polri yang telah membantu Pak Usin. Beliau sudah berusia 85 tahun dan memang sangat membutuhkan rumah yang lebih layak. Kini beliau bisa tinggal dengan nyaman dan aman. Kami sebagai warga ikut merasa bahagia. Semoga Polri selalu diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan tugas, dan terus hadir membantu masyarakat kecil,” tutur Slamet.
Program bedah rumah ini tidak hanya menghadirkan bangunan fisik yang lebih baik, tetapi juga memberikan harapan baru bagi masyarakat penerima manfaat. Kehadiran hunian yang sehat, aman, dan layak menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas hidup sekaligus memperkuat rasa kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Pelaksanaan bedah rumah di 80 titik di berbagai wilayah Indonesia menjadi salah satu bukti bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya dirayakan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Melalui program tersebut, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai institusi yang tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam membangun kesejahteraan, memperkuat semangat gotong royong, serta menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh warga di seluruh penjuru Indonesia.
Editor: Fahmy Nurdin




































