Keluarga Laporkan Ulang Kasus Tewasnya Aktivis Pelabuhan di Bekasi ke Polda Metro Jaya

- Jurnalis

Rabu, 25 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Keluarga almarhum ermanto Usman, aktivis pelabuhan yang tewas dalam peristiwa perampokan di kawasan Jatiwaringin, Bekasi, mendatangi Polda Metro Jaya untuk membuat laporan lanjutan pada Rabu (25/3) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kedatangan keluarga didampingi tim kuasa hukum gabungan, di antaranya Erles Rareral serta Dharma Pongrekun. Laporan tersebut diajukan oleh kakak kandung korban, Dalsap Usman, yang menilai penanganan kasus belum dilakukan secara menyeluruh.

Kuasa hukum menyampaikan bahwa keluarga meminta penyidikan dilakukan lebih mendalam, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, hingga kelengkapan barang bukti. Mereka juga menyoroti sejumlah pihak yang dinilai belum dimintai keterangan, termasuk anggota keluarga dan saksi yang pertama kali menemukan korban.

Pihak keluarga berharap kasus ini bisa dibuka secara terang benderang, dimulai dari titik nol, termasuk penelusuran ulang TKP dan pemeriksaan saksi-saksi yang belum diperiksa,” ujar perwakilan tim advokasi.

Laporan tersebut tercatat dengan nomor SPP LPB 2086 dan menggunakan dasar pasal dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023. Tim hukum juga menyerahkan sejumlah barang bukti tambahan guna memperkuat laporan.

Peristiwa yang menewaskan ermanto Usman terjadi di Perumahan Lingkar Asri, Jatiwaringin, Bekasi, pada awal Maret 2026. Dalam kejadian itu, korban meninggal dunia akibat luka berat, sementara istrinya hingga kini masih dalam kondisi kritis.
Kasus ini sempat memunculkan spekulasi publik lantaran korban dikenal sebagai aktivis yang menyoroti dugaan korupsi di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. Namun, kepolisian sebelumnya menyatakan bahwa peristiwa tersebut merupakan tindak pidana perampokan dan tidak terkait dengan aktivitas korban.

Meski demikian, pihak keluarga menilai masih terdapat sejumlah kejanggalan dalam proses penyidikan, sehingga memilih menempuh jalur pelaporan ulang.
Tim advokasi menyatakan akan menunggu tindak lanjut dari penyidik Polda Metro Jaya dan berharap kasus ini dapat diungkap secara menyeluruh serta memberikan keadilan bagi keluarga korban.

Berita Terkait

Armando Herdian Buka Suara di Pengadilan: Dugaan Ketimpangan Dana hingga Rp130 Miliar Terungkap
Cemburu Berujung Maut: Polisi Ungkap Detail Pembunuhan Cucu Mpok Nori, Pelaku Sempat Rencanakan Kabur ke Irak
Dari Tahanan Rumah ke Rutan KPK, Publik Menanti Arah Akhir Kasus Korupsi Kouta Haji Yaqut Cholil
Polisi Bekuk Terduga Pelaku Pembunuhan di Cipayung, Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Sumatera
Polres Jakpus Bongkar Jaringan Sabu Medan-Jakarta, Puluhan Kilogram Narkotika Disita Jelang Lebaran
Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran Ganja di JIExpo, Dua Pemuda Ditangkap
Polri–TNI Kolaborasi Usut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Empat Prajurit Diamankan
1.506 Narapidana Dapat Remisi Nyepi 2026, Empat Orang Langsung Bebas
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:55 WIB

Keluarga Laporkan Ulang Kasus Tewasnya Aktivis Pelabuhan di Bekasi ke Polda Metro Jaya

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:10 WIB

Armando Herdian Buka Suara di Pengadilan: Dugaan Ketimpangan Dana hingga Rp130 Miliar Terungkap

Selasa, 24 Maret 2026 - 04:37 WIB

Cemburu Berujung Maut: Polisi Ungkap Detail Pembunuhan Cucu Mpok Nori, Pelaku Sempat Rencanakan Kabur ke Irak

Selasa, 24 Maret 2026 - 03:51 WIB

Dari Tahanan Rumah ke Rutan KPK, Publik Menanti Arah Akhir Kasus Korupsi Kouta Haji Yaqut Cholil

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:47 WIB

Polisi Bekuk Terduga Pelaku Pembunuhan di Cipayung, Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Sumatera

Berita Terbaru

Foto: Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) berjabat tangan saat kegiatan halalbihalal di halaman Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Rabu (25/3/2026)

Wali Kota Jakarta Pusat

Pemkot Jakpus Gelar Halalbihalal, Wali Kota Tekankan Percepatan Penanganan Sampah

Rabu, 25 Mar 2026 - 19:08 WIB