JAKARTA – Kementerian Kebudayaan menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama sejumlah organisasi budaya sebagai upaya memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam memajukan kebudayaan nasional. Kegiatan ini berlangsung di Graha Utama Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Kamis (19/3).
Sejumlah organisasi budaya yang hadir di antaranya Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI), Perkumpulan Filatelis Indonesia (PFI), Himpunan Seni Budaya Islam (HSBI), majalah Horison, serta Persatuan Artis Komedi Indonesia (PaSKI).
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bulan Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga ruang perjumpaan budaya yang memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Ramadan adalah bulan yang penuh dengan kegiatan silaturahmi. Tradisi berbuka puasa bersama, halal bihalal, hingga mudik merupakan kekayaan budaya khas Indonesia yang mencerminkan kuatnya ikatan sosial masyarakat,” ujar Fadli.
Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah tengah mendorong tradisi berbuka puasa bersama atau iftar untuk didaftarkan sebagai warisan budaya, mengingat praktik tersebut hidup dan berkembang di berbagai daerah di Indonesia.
Lebih lanjut, Fadli menegaskan bahwa Indonesia memiliki kekayaan peradaban dan keberagaman budaya yang besar, yang menjadi modal penting dalam memperkuat posisi Indonesia di tingkat global. Salah satunya ditunjukkan melalui penemuan lukisan prasejarah tertua di dunia yang berusia lebih dari 67.000 tahun.
Dengan keberagaman budaya yang kita miliki, Indonesia memiliki potensi besar menjadi salah satu pusat kebudayaan dunia,” katanya.
Kementerian Kebudayaan, lanjutnya, terus mendorong kebangkitan budaya nasional melalui implementasi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat ekosistem seni dan budaya, mulai dari seni pertunjukan, film, musik, hingga sastra.
Kegiatan silaturahmi ini juga dirangkai dengan berbagai agenda kebudayaan, seperti pembacaan puisi dan musikalisasi puisi karya Taufik Ismail, serta tausiyah Ramadan.
Acara tersebut turut dihadiri Anggota DPD RI Provinsi Jawa Barat, Alfiansyah, budayawan Jose Rizal Manua, serta Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Diplomasi Budaya dan Hubungan Internasional, Annisa Rengganis.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Kebudayaan berharap kolaborasi dengan para pelaku budaya dan komunitas dapat terus diperkuat guna menjaga, mengembangkan, serta mempromosikan kekayaan budaya Indonesia sebagai identitas bangsa sekaligus kontribusi dalam percaturan budaya dunia.




































