Pria Asal Bekasi Tewas Usai Terjatuh dari Lantai 3 PIM 2, Polisi Selidiki Kronologi dan Motif Kejadian

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tangkapan layar rekaman CCTV pusat perbelanjaan Pondok Indah Mall 2 (PIM 2). (Dok-Istimewa)

Foto: Tangkapan layar rekaman CCTV pusat perbelanjaan Pondok Indah Mall 2 (PIM 2). (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Seorang pria berinisial AYA (32), warga Kota Bekasi, meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai tiga pusat perbelanjaan Pondok Indah Mall 2 (PIM 2), Jakarta Selatan, pada Minggu (8/3/2026) siang. Peristiwa tersebut sempat menggegerkan para pengunjung yang tengah beraktivitas di mal tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden terjadi sekitar pukul 13.03 WIB. Korban diketahui terjatuh dari area lantai tiga dan ditemukan tergeletak di lantai dasar pusat perbelanjaan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, S.I.K., M.Si., membenarkan bahwa korban merupakan warga Kota Bekasi. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi serta penyebab pasti kejadian tersebut.

“Korban diketahui merupakan warga Kota Bekasi,” ujar Budi kepada wartawan, Senin (9/3/2026).

Berdasarkan keterangan awal di lapangan, setelah korban terjatuh, seorang pengunjung yang kebetulan berprofesi sebagai dokter segera memberikan pertolongan pertama. Upaya tersebut dilakukan sebelum korban dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Namun, meskipun telah mendapat penanganan darurat, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Pihak rumah sakit menyatakan korban meninggal dunia sekitar pukul 13.50 WIB.

“Pada saat terjatuh, korban sempat mendapatkan penanganan awal dari seorang pengunjung yang berprofesi sebagai dokter, sebelum akhirnya dibawa ke RS Fatmawati untuk penanganan lebih lanjut,” kata Budi.

Untuk mengungkap secara jelas peristiwa tersebut, aparat dari Polsek Kebayoran Lama langsung melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar tempat kejadian serta menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV di area mal.

Dari hasil pemeriksaan awal terhadap rekaman CCTV, korban terlihat berada seorang diri di lantai tiga PIM 2 sebelum mendekati pagar pembatas.

“Melalui rekaman CCTV terlihat korban berada di lantai tiga dan bergerak dengan kehendaknya sendiri menuju pagar pembatas, kemudian melompat hingga terjatuh ke lantai dasar,” jelas Budi.

Keterangan tersebut juga diperkuat oleh sejumlah saksi mata, termasuk beberapa karyawan toko yang berada di lantai yang sama saat kejadian berlangsung.

Sementara itu, Kapolsek Kebayoran Lama Muhammad Kukuh Islami sebelumnya juga membenarkan adanya insiden tersebut. Polisi segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari petugas keamanan mal dan pengunjung.

“Memang benar ada kejadian tersebut. Kami langsung melakukan penanganan di lokasi serta mengumpulkan keterangan dari para saksi,” ujarnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna memastikan latar belakang kejadian, termasuk kemungkinan adanya faktor lain yang melatarbelakangi insiden tragis tersebut.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental. Para ahli menegaskan bahwa tindakan mengakhiri hidup bukanlah solusi atas tekanan atau masalah yang dihadapi.

Bagi masyarakat yang mengalami tekanan psikologis berat atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, disarankan segera mencari bantuan profesional seperti psikolog, psikiater, atau layanan konseling kesehatan mental. Dukungan keluarga, teman, serta tenaga profesional dapat menjadi langkah awal untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Momentum Ramadan, Wartawan Jakarta Timur Perkuat Solidaritas Lewat Santunan Anak Yatim
Pria Mengaku Wartawan Diduga Bebas Keluar-Masuk Ruang Pelayanan Sudin CITATA Jakbar, Pemohon PBG Pertanyakan Pengawasan
Empat Tewas, Lima Masih Hilang dalam Longsor Gunungan Sampah di TPST Bantargebang
Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 3 Orang, DLH DKI Kerahkan Operasi Tanggap Darurat
Aksi Zigzag Berbahaya di Tol Becakayu Viral, Polda Metro Jaya Identifikasi Kendaraan Lewat CCTV
PLN UID Jakarta Raya Tebus Murah 1.200 Paket Sembako, Dukung Akses Listrik Fasilitas Umum
Sopir Bus Transjakarta Jadi Tersangka Tabrakan di Koridor 13 Cipulir, Ini Kata Dirlantas Polda Metro Jaya 
Wali Kota Jakarta Timur Lepas 50 Peserta Pengenalan Wisata Religi 2026, Dorong Penguatan Nilai Sejarah dan Spiritualitas
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 23:12 WIB

Momentum Ramadan, Wartawan Jakarta Timur Perkuat Solidaritas Lewat Santunan Anak Yatim

Senin, 9 Maret 2026 - 14:32 WIB

Pria Mengaku Wartawan Diduga Bebas Keluar-Masuk Ruang Pelayanan Sudin CITATA Jakbar, Pemohon PBG Pertanyakan Pengawasan

Senin, 9 Maret 2026 - 11:05 WIB

Empat Tewas, Lima Masih Hilang dalam Longsor Gunungan Sampah di TPST Bantargebang

Senin, 9 Maret 2026 - 05:25 WIB

Pria Asal Bekasi Tewas Usai Terjatuh dari Lantai 3 PIM 2, Polisi Selidiki Kronologi dan Motif Kejadian

Senin, 9 Maret 2026 - 03:39 WIB

Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 3 Orang, DLH DKI Kerahkan Operasi Tanggap Darurat

Berita Terbaru