Aksi Zigzag Berbahaya di Tol Becakayu Viral, Polda Metro Jaya Identifikasi Kendaraan Lewat CCTV

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tangkapan layar sejumlah kendaraan roda empat melakukan atraksi dengan bergerak secara zigzag di ruas tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), Jakarta Timur, Rabu (4/3/2026). (Dok-Instagram/@lintasjakartaupdate)

Foto: Tangkapan layar sejumlah kendaraan roda empat melakukan atraksi dengan bergerak secara zigzag di ruas tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), Jakarta Timur, Rabu (4/3/2026). (Dok-Instagram/@lintasjakartaupdate)

JAKARTA – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengidentifikasi sejumlah kendaraan yang terekam melakukan aksi berbahaya dengan melaju secara zigzag di ruas jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), Jakarta Timur. Aksi tersebut sebelumnya viral di media sosial dan menuai sorotan publik karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Reiki Indra Brata Manggala, mengatakan pihaknya telah menelusuri identitas kendaraan yang terlibat melalui rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sepanjang ruas tol tersebut.

“Sudah kami identifikasi untuk kendaraannya melalui CCTV, dan kami telah mendapatkan data kendaraan sesuai nomor polisi yang terdaftar,” ujar Reiki dalam keterangannya di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, setelah proses identifikasi selesai dilakukan, langkah selanjutnya adalah menelusuri dan mendatangi para pengendara yang terlibat dalam aksi tersebut. Polisi akan memberikan teguran sekaligus pembinaan kepada pengemudi agar tidak mengulangi perilaku yang berpotensi membahayakan di jalan raya.

“Kami akan mencari dan mendatangi pengendara yang melakukan aksi tersebut. Nantinya akan diberikan teguran secara lisan serta pengarahan yang bersifat edukatif,” kata Reiki.

Dia menegaskan bahwa pendekatan edukatif dilakukan agar para pengendara memahami risiko dari tindakan yang dilakukan. Polisi berharap melalui teguran tersebut para pengemudi dapat lebih disiplin dan mematuhi aturan lalu lintas.

“Melalui teguran lisan ini diharapkan kejadian serupa tidak terulang kembali, karena tindakan seperti itu dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan lainnya,” ujarnya.

Aksi zigzag tersebut sebelumnya menjadi perbincangan luas setelah sebuah video diunggah di media sosial Instagram oleh akun @lintasjakartaupdate pada Rabu (4/3). Dalam rekaman video tersebut terlihat sejumlah mobil melaju beriringan di jalan tol dengan manuver berpindah-pindah jalur secara zigzag.

Dalam unggahannya, akun tersebut menilai perilaku konvoi dengan gaya zigzag di jalan bebas hambatan sangat berbahaya dan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.

“Gaya konvoi zigzag di jalan bebas hambatan seperti ini jelas membahayakan pengguna jalan lain,” tulis akun tersebut dalam keterangan video.

Selain berisiko terhadap keselamatan pengemudi yang terlibat, aksi tersebut juga dapat memicu kecelakaan beruntun, terutama mengingat karakteristik jalan tol yang memiliki kecepatan kendaraan relatif tinggi.

Praktik berkendara yang tidak tertib di jalan tol memang menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Jalan tol dirancang sebagai jalur cepat yang menuntut pengendara untuk mematuhi aturan lalu lintas secara ketat, termasuk menjaga kecepatan, jarak aman, serta tidak melakukan manuver berbahaya seperti zigzag atau balapan.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mengutamakan keselamatan dan tidak melakukan aksi yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan tidak melakukan aksi yang dapat mengganggu ketertiban serta keselamatan pengguna jalan lain,” kata Reiki.

Dengan adanya penelusuran melalui sistem CCTV dan penindakan berupa teguran serta pembinaan, pihak kepolisian berharap kesadaran berlalu lintas masyarakat semakin meningkat, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang di jalan tol maupun ruas jalan lainnya.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Semarak Lomba Karaoke HUT ke-81 RI, Warga RW 015 Bidara Cina Rayakan Kemerdekaan dengan Nada dan Lagu
Mantan Karyawan Diduga Curi Dua Motor di Tambora, Polisi Tangkap Dua Pelaku hingga ke Jakarta Utara
Mayat Pria Lansia Ditemukan Membusuk di Rumah Kos Bidara Cina, Jatinegara
Sindikat Meterai Palsu Dibongkar, 16 Tersangka dan Potensi Kerugian Negara Rp1,034 Triliun Terungkap
Polda Metro Jaya Siagakan 9.242 Personel Amankan 47 Kegiatan di Jakarta, Aspirasi Publik Dikawal Tetap Tertib
Polri Kerahkan K9 dan 2,5 Ton Logistik, Perkuat Operasi Kemanusiaan Gempa NTT
Bareskrim Bongkar Dua Jaringan Judi Online Internasional, 23 Tersangka Diamankan dan Transaksi Tembus Rp890 Miliar
Merdekaria 2026 di Ancol: Gratis Tiket Masuk pada 17 Agustus, Hadirkan Perayaan Kemerdekaan untuk Semua Kalangan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:28 WIB

Semarak Lomba Karaoke HUT ke-81 RI, Warga RW 015 Bidara Cina Rayakan Kemerdekaan dengan Nada dan Lagu

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Mantan Karyawan Diduga Curi Dua Motor di Tambora, Polisi Tangkap Dua Pelaku hingga ke Jakarta Utara

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Mayat Pria Lansia Ditemukan Membusuk di Rumah Kos Bidara Cina, Jatinegara

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:34 WIB

Sindikat Meterai Palsu Dibongkar, 16 Tersangka dan Potensi Kerugian Negara Rp1,034 Triliun Terungkap

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 9.242 Personel Amankan 47 Kegiatan di Jakarta, Aspirasi Publik Dikawal Tetap Tertib

Berita Terbaru

Foto: Sejumlah umat Katolik berfoto bersama usai mengikuti Misa Syukur Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gereja Santo Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (21/8/2026).

Komunitas

Misa Syukur OCI, Kardinal Suharyo Tekankan Makna Kemerdekaan

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:20 WIB

Menteri Perdagangan Budi Santoso menekankan pentingnya menjaga harga daging ayam di tingkat yang seimbang agar tetap terjangkau masyarakat sekaligus memberikan keuntungan yang layak bagi peternak.

Bisnis Ekonomi

Mendag Soroti Harga Ayam, Minta Tetap Beri Insentif Peternak

Jumat, 21 Agu 2026 - 12:46 WIB