Dokter Zuhria Temukan Kembali Passion Merajut di Tengah Kesibukan

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Merajut Ketenangan di Tengah Kesibukan
dr. Zuhria Novianty, Sp.P.K., menunjukkan hasil karya kerajinan tangannya di sela aktivitasnya sebagai dokter dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana.

Foto: Merajut Ketenangan di Tengah Kesibukan dr. Zuhria Novianty, Sp.P.K., menunjukkan hasil karya kerajinan tangannya di sela aktivitasnya sebagai dokter dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana.

JAKARTA — Di tengah kesibukan sebagai dokter spesialis dan peran dalam keluarga militer, Zuhria Novianty tetap menjaga satu hal yang tak pernah pudar: kecintaannya pada keterampilan tangan, Senin, (13/4/2026).

Sejak kecil, Zuhria telah akrab dengan dunia kerajinan. Lingkungan keluarga yang kreatif membentuk kebiasaannya mencoba berbagai aktivitas, mulai dari membuat paper bag, menjahit, hingga merajut. Keterbatasan akses belajar pada masa itu tak menyurutkan semangatnya untuk terus bereksperimen.

Memasuki masa kuliah, minatnya pada dunia mode dan kreatif sempat menguat. Namun, pilihan hidup membawanya menempuh jalur kedokteran—sebuah bidang yang menuntut dedikasi tinggi dan tanggung jawab besar. Keputusan tersebut menjadi titik balik, sekaligus awal dari perjalanan panjangnya di dunia medis.

Setelah menyelesaikan pendidikan dan menjalani peran sebagai dokter, istri dari Benu Supriyantoko, serta ibu, waktu untuk menyalurkan hobi sempat terpinggirkan. Rutinitas yang padat membuat aktivitas kreatifnya tertunda.

Namun, setelah merampungkan pendidikan spesialis, Zuhria kembali menemukan ruang untuk dirinya. Ia memilih merajut sebagai pintu masuk untuk kembali berkarya—aktivitas yang sederhana, fleksibel, dan bisa dilakukan di sela kesibukan.

Bagi Zuhria, merajut bukan sekadar hobi. Ia menemukan ketenangan dalam setiap simpul benang yang dirangkai, serta kepuasan saat melihat hasil karya terbentuk dari sesuatu yang sederhana.

Lebih dari itu, merajut menjadi cara baginya menjaga keseimbangan antara tuntutan profesi dan kehidupan pribadi. Pengalaman ini menegaskan bahwa passion yang tumbuh sejak masa kecil tidak pernah benar-benar hilang hanya menunggu waktu untuk kembali menemukan jalannya.

 

Reporter: Yoga Stevian

Berita Terkait

Perangi Narkoba dari Pesantren, IPTU Yuda Julianto Gandeng Ulama dan Santri Sampang
Danrem Cup 3 Ponorogo Diikuti 234 Atlet, Pembinaan Bulu Tangkis Jadi Fokus
Polda Metro Jaya, TNI dan Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Bulan Solidaritas Palestina di Monas
Kodaeral IV Evaluasi Kemampuan Prajurit, Profesionalisme Jadi Prioritas
Herry Dahana Ingatkan Pemimpin, Kekuasaan Tanpa Integritas Kehilangan Makna
TNI AL dan Kelurahan Pulau Untung Jawa Bersinergi Hijaukan Kawasan Pesisir
Kodaeral IV Kobarkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme di Hari Sumpah Pemuda
Polda Metro Jaya, TNI dan Pemprov DKI Perkuat Sinergi Kawal Aspirasi pada Hari Sumpah Pemuda
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 21:34 WIB

Perangi Narkoba dari Pesantren, IPTU Yuda Julianto Gandeng Ulama dan Santri Sampang

Rabu, 4 November 2026 - 23:13 WIB

Danrem Cup 3 Ponorogo Diikuti 234 Atlet, Pembinaan Bulu Tangkis Jadi Fokus

Minggu, 1 November 2026 - 10:45 WIB

Polda Metro Jaya, TNI dan Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Bulan Solidaritas Palestina di Monas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Kodaeral IV Evaluasi Kemampuan Prajurit, Profesionalisme Jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Herry Dahana Ingatkan Pemimpin, Kekuasaan Tanpa Integritas Kehilangan Makna

Berita Terbaru