Sengketa Dana Rp250 Juta Kepala Cabang Bank Index Pluit, Kuasa Hukum dan Korban Buka Suara

- Jurnalis

Selasa, 8 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Gedung Bank Index Pluit, Jakarta Utara. (Dok-Istimewa)

Foto: Gedung Bank Index Pluit, Jakarta Utara. (Dok-Istimewa)

JAKARTASengketa pengembalian dana sebesar Rp250 juta antara Pengusaha “E” dan Saudari Henny yang menjabat Kepala Cabang Bank Index Pluit, Jakarta Utara kembali mencuat ke publik.

Guswanto, Pemegang kuasa penuh dari Pengusaha “E” menyatakan bahwa kliennya telah menyerahkan dana tersebut kepada Saudari Henny, namun hingga kini belum ada pengembalian sebagaimana dijanjikan dalam surat pernyataan tertulis yang dibuat saudari Henny pada 25 Mei lalu.

“Saudari Henny sudah memberikan surat pernyataan akan mengembalikan uang itu, tapi sampai detik ini belum ada tindakan pembayaran,” ungkap Guswanto, Kamis (3/7).

Dalam upaya penyelesaian sengketa, Guswanto mengapresiasi pertemuan dengan Ryan, kuasa hukum Henny. Pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi jembatan mediasi antara kedua belah pihak.

Penjelasan Kuasa Hukum Henny

Ryan menjelaskan bahwa kliennya Henny, semula merasa ragu terhadap proses permohonan dana yang diajukan pengusaha “E”. “Karena ditemukan beberapa kejanggalan dalam dokumen yang diserahkan, karena pada proses sebelumnya Rp28,5 miliar itu berhasil dan cair,” ujar Ryan, Kamis (3/7).

Meski demikian, Ryan menegaskan bahwa pihaknya tetap membuka ruang penyelesaian secara damai tanpa menempuh jalur hukum yang berkepanjangan.

“Kami ingin masalah ini diselesaikan secara baik-baik. Jika memang ada kesalahan, kami siap bertanggung jawab sesuai porsi yang benar,” imbuh Ryan.

Penjelasan Pengusaha “E” (Korban)

Di sisi lain, Pengusaha “E” memberikan klarifikasi terkait dugaan peran Henny dalam pencairan dana Rp28,5 miliar. Menurutnya, proses pencairan tersebut berhasil melalui bantuan saudari Lily, bukan Henny.

“Peran Henny dalam pencairan dana Rp28,5 miliar itu tidak ada sama sekali. Setelah dana cair, saya baru dikenalkan dengan Henny,” terangnya, Senin (7/7).

Pengusaha E juga mengungkapkan bahwa dana Rp250 juta yang diberikan kepada Henny dengan alasan tidak sepenuhnya digunakan olehnya, namun untuk keperluan perbankan kurang lebih Rp100 juta, namun saat diminta bukti penggunaan dana tersebut, Henny tidak dapat menunjukkannya.

“Katanya uang Rp250 juta itu untuk mengurus pencairan di Bank Mandiri, tapi ketika saya minta buktinya, tidak bisa ditunjukkan. Bahkan saat ditanyakan, hanya dijawab bahwa uang itu sudah dipakai (Henny),” jelas Pengusaha E.

Harapan dan Penyelesaian

Meskipun sempat muncul wacana pelaporan ke pihak kepolisian, Penguasa E urung melakukannya karena masih membuka ruang untuk mediasi melalui saudara Guswanto sebagai penerima kuasa penuh terkait kasus ini.

“Saya berharap ini bisa diselesaikan tanpa proses hukum yang panjang. Kami terbuka untuk berdiskusi dan menyelesaikan secara kekeluargaan,” kata Ryan.

Sengketa ini menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam transaksi keuangan, terutama yang melibatkan pihak-pihak perbankan dan perantara dana.

Hingga berita ini diturunkan, proses mediasi antara kedua belah pihak masih berlangsung, dan belum ada tanda-tanda pengembalian dana Rp250 juta tersebut.

Penulis : Fahmy Nurdin

Editor : Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Mantan Karyawan Diduga Curi Dua Motor di Tambora, Polisi Tangkap Dua Pelaku hingga ke Jakarta Utara
Kemenimipas Resmikan Tiga Immigration Lounge dan Kukuhkan 53 PIMPASA di Sumut
Sindikat Meterai Palsu Dibongkar, 16 Tersangka dan Potensi Kerugian Negara Rp1,034 Triliun Terungkap
Bareskrim Bongkar Dua Jaringan Judi Online Internasional, 23 Tersangka Diamankan dan Transaksi Tembus Rp890 Miliar
PN Jaktim Kabulkan Prapid Irma Yuliana, Penyidik Kejari Pelajari Pertimbangan Hakim
Imigrasi Bekasi Tahan WN Nigeria Overstay 8 Tahun, Terancam Pidana
Buntuti Nasabah Bank, Enam Pelaku Curanmor dan Perampasan Ditangkap Jatanras Polda Metro Jaya
Kemenimipas Bagikan 81 Paket Sembako untuk Warga di HUT ke-81 RI
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Kemenimipas Resmikan Tiga Immigration Lounge dan Kukuhkan 53 PIMPASA di Sumut

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:34 WIB

Sindikat Meterai Palsu Dibongkar, 16 Tersangka dan Potensi Kerugian Negara Rp1,034 Triliun Terungkap

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Bareskrim Bongkar Dua Jaringan Judi Online Internasional, 23 Tersangka Diamankan dan Transaksi Tembus Rp890 Miliar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:09 WIB

PN Jaktim Kabulkan Prapid Irma Yuliana, Penyidik Kejari Pelajari Pertimbangan Hakim

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:06 WIB

Imigrasi Bekasi Tahan WN Nigeria Overstay 8 Tahun, Terancam Pidana

Berita Terbaru

Foto: Seorang anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) menyampaikan pesan dalam kegiatan PRIMADONA yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Jumat (21/8/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Pemkot Jakut Beri Tali Kasih untuk 100 Veteran, Semangat Perjuangan Terus Diwariskan

Sabtu, 22 Agu 2026 - 12:29 WIB