Polisi Amankan Penjual dan Pengguna Narkoba Jenis Tembakau Sintetis di Jakarta

- Jurnalis

Kamis, 10 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: AIPTU MP Ambarita saat di Lokasi. (Dok-Istimewa)

Foto: AIPTU MP Ambarita saat di Lokasi. (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Tim Patroli Perintis Presisi Direktorat Samapta Polda Metro Jaya melakukan operasi dini hari di sejumlah titik di Jakarta dan berhasil mengamankan penjual obat terlarang serta pengguna narkoba jenis tembakau sintetis, Kamis (10/7) dini hari.

Dirsamapta KBP Yully Kurniawan menyampaikan, “Patroli Perintis Presisi ini adalah upaya kami untuk menjaga Jakarta tetap aman dan mencegah peredaran narkoba serta obat terlarang. Kami akan terus hadir di jalanan untuk menindak tegas segala bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat.”

Patroli yang dipimpin Kompol Daru Wibowo Saputro dengan pengawas AKP Denny serta pimpinan patroli IPDA Dedy Suhendro dan AIPTU MP Ambarita ini melibatkan 26 personel. Kegiatan dimulai pukul 00.30 WIB dengan apel di lapangan Direktorat Samapta PMJ dan dilanjutkan dengan show force di wilayah Jakarta Pusat.

Sekitar pukul 01.06 WIB, tim menghentikan tiga pemuda mencurigakan di Jalan Danau Sunter Selatan. Salah satu pemuda, SR, kedapatan membawa narkoba jenis tembakau sintetis dan langsung diamankan ke Polsek Tanjung Priok.

Patroli berlanjut pukul 03.06 WIB, tim kembali menemukan tiga pemuda mencurigakan yang mengendarai sepeda motor. Dari pemeriksaan, ditemukan dua papan obat keras jenis tramadol. Salah satu dari mereka, Muhammad Chandra Taufik, diketahui sebagai penjual obat keras ilegal di Jalan Raya Tipar Cakung, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing.

Tim kemudian bergerak cepat mengamankan sisa obat keras dari toko tersebut. Barang bukti yang disita meliputi 111 papan tramadol, 35 klip dextro (ketengan), tiga bungkus besar dextro, 10 bungkus zolam, tiga strip reklona, sembilan strip tramadol (ketengan), tiga unit handphone, dan satu unit motor Honda Beat.

Patroli Perintis Presisi berakhir pukul 07.00 WIB dengan konsolidasi di Mako Dit Samapta PMJ. Kegiatan ini berhasil menciptakan kondisi aman dan tertib di wilayah rawan kejahatan 3C (curas, curat, curanmor), balap liar, tawuran, dan kejahatan jalanan lainnya.

Penulis : Fahmy Nurdin

Editor : Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Kapolri Mutasi 18 Kombes Pol ke Divpropam, Perkuat Pengawasan Internal Polri
Sidang Tipikor Nadiem Makarim: Saksi PPK Singgung Hadis Saat Jelaskan Gratifikasi
Cegah Tawuran Sejak Dini, Operasi Pekat Polres Jaktim Libatkan Lintas Sektor
Polres Metro Jakarta Barat Perkuat Rasa Aman di Lingkungan Pendidikan Lewat Sosialisasi Stiker Bantuan Polisi di MAN 12 Jakarta
Nyaris 2.000 Napi Risiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan
Menkum: Posbankum Berhasil Tuntaskan Sengketa Rumah Ibadah hingga Konflik Waris Puluhan Tahun
PH Erdi Surbakti Tuding Premanisme dan Pembiaran Aparat dalam Sengketa Lahan PT Alam Sutra di Tangerang
Deolipa Yumara Nilai Vonis 9 Bulan Kasus Kerusuhan Polres Jaktim Sudah Proporsional, Tegaskan Bukan Makar
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:39 WIB

Kapolri Mutasi 18 Kombes Pol ke Divpropam, Perkuat Pengawasan Internal Polri

Senin, 2 Februari 2026 - 22:36 WIB

Sidang Tipikor Nadiem Makarim: Saksi PPK Singgung Hadis Saat Jelaskan Gratifikasi

Senin, 2 Februari 2026 - 22:11 WIB

Cegah Tawuran Sejak Dini, Operasi Pekat Polres Jaktim Libatkan Lintas Sektor

Senin, 2 Februari 2026 - 14:35 WIB

Polres Metro Jakarta Barat Perkuat Rasa Aman di Lingkungan Pendidikan Lewat Sosialisasi Stiker Bantuan Polisi di MAN 12 Jakarta

Senin, 2 Februari 2026 - 13:46 WIB

Nyaris 2.000 Napi Risiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan

Berita Terbaru