Polda NTT Tindaklanjuti Kasus Oknum Polisi Aniaya Siswa SPN Kupang

- Jurnalis

Jumat, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi Polri.

Foto: ilustrasi Polri.

Jakarta — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) mulai memproses kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum anggota polisi, Bripda TTD, terhadap dua siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Kupang. Aksi kekerasan itu terungkap setelah sebuah video penganiayaan beredar luas dan viral di media sosial.

Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko memerintahkan agar penanganan kasus dilakukan secara profesional dan transparan. Ia menegaskan bahwa institusi kepolisian tidak akan mentoleransi bentuk pelanggaran etika maupun tindakan kekerasan yang melibatkan anggotanya.

“Tidak ada ruang toleransi bagi pelanggaran etika, terlebih yang mengarah pada tindakan kekerasan,” ujar Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novica Chandra, Jumat (14/11/25).

Pemeriksaan awal menyebutkan tindakan kekerasan itu diduga dipicu kekesalan pelaku terkait masalah rokok serta laporan kedua siswa kepada anggota Polda NTT. Namun, kepolisian menegaskan proses pendalaman masih terus berlangsung.

Polda NTT memastikan kasus ini ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum dan kode etik profesi Polri. Sementara itu, Bripda TTD telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam).

Lembaga kepolisian menyatakan komitmennya menjaga integritas dan akuntabilitas dalam penanganan kasus, sekaligus memastikan perlindungan terhadap para siswa SPN selama proses berlangsung.

 

(M Chaer)

 

 

 

Berita Terkait

Danrem Erwin Agung Lanjutkan Fondasi Kepemimpinan Untoro di Madiun
Membaca Jejak Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB – Pulang Merawat Kepercayaan
Dari Jakarta ke Lourdes, Kontingen Indonesia Siapkan Misi Perdamaian di PMI 2027
TMMD ke-130 Tulungagung Bedah Rumah Mbah Waqilah, Nenek 95 Tahun yang Ingin Tetap Mandiri
Jelang Purna Tugas, Kolonel Edward Sitorus Tetap Mengabdi di Garis Depan Karhutla.
Brigjen TNI Jonny dan Jalan Panjang Pengabdian dari Medan Tugas hingga Rumah Sakit
Sah! Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Calon Kuat Kapolri
TNI-Polri Door to Door Salurkan BLT, 18 KPM di Sumberingin Terima Bantuan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Danrem Erwin Agung Lanjutkan Fondasi Kepemimpinan Untoro di Madiun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Membaca Jejak Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB – Pulang Merawat Kepercayaan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Dari Jakarta ke Lourdes, Kontingen Indonesia Siapkan Misi Perdamaian di PMI 2027

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:14 WIB

TMMD ke-130 Tulungagung Bedah Rumah Mbah Waqilah, Nenek 95 Tahun yang Ingin Tetap Mandiri

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Jelang Purna Tugas, Kolonel Edward Sitorus Tetap Mengabdi di Garis Depan Karhutla.

Berita Terbaru

Foto: Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin bersama jajaran pejabat dan pengurus Forum Komunikasi Majelis Taklim (FKMT) menghadiri kegiatan penilaian Lomba Majelis Taklim Tingkat Provinsi DKI Jakarta 2026 di Majelis Taklim Al Fajar, Kelurahan Munjul, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Munjirin Dorong Al Fajar Harumkan Nama Jakarta Timur di Lomba Majelis Taklim DKI

Selasa, 20 Okt 2026 - 19:06 WIB