Dinas SDA Bungkam, Publik Desak Kejelasan Proyek Embung Cakung Barat

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Plang Dinas Sumber Daya Air.

Foto: Plang Dinas Sumber Daya Air.

JAKARTA — Upaya memperoleh keterangan resmi terkait rencana pembangunan Embung Cakung Barat kembali menemui jalan buntu. Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta hingga kini belum mampu memberikan penjelasan yang dinilai publik sebagai hak dasar atas informasi, terutama menyangkut proyek strategis pengendalian banjir.

Pada Senin (24/11/2025), sejumlah jurnalis mendatangi kantor Dinas SDA di kawasan Tanah Abang. Kedatangan mereka sudah diterima oleh petugas keamanan dan diarahkan ke bagian Humas. Namun, bukannya mendapatkan klarifikasi, para pewarta hanya disambut staf honorer bernama Samudra yang mengaku tak memiliki kewenangan memberi pernyataan resmi.

“Saya tidak bisa memberikan statement resmi untuk saat ini. Akan saya koordinasikan dengan Kasubag Umum,” kata Samudra, seraya menyebut pejabat yang dimaksud sedang tidak berada di tempat.

Kondisi ini memunculkan kritik dari kalangan jurnalis dan masyarakat yang sejak awal menunggu kejelasan nasib proyek embung—fasilitas yang digadang-gadang menjadi solusi penting dalam mitigasi banjir di Cakung Barat. Minimnya keterbukaan informasi dianggap bertolak belakang dengan prinsip pelayanan publik, terlebih ketika warga membutuhkan kepastian terkait pengerjaan program penanggulangan banjir.

Sejumlah pihak menilai Dinas SDA semestinya tetap mampu menyampaikan penjelasan elementer, seperti progres kajian, kesiapan anggaran, maupun perkiraan jadwal pelaksanaan. Keterbukaan itu dinilai penting agar publik tak terus berada dalam ketidakpastian, apalagi setelah dukungan datang dari seluruh unsur pemerintah tingkat kota—mulai dari ketua RT, lurah, camat, hingga Wali Kota Jakarta Timur.

Hingga kini, dinas yang memiliki otoritas penuh dalam kajian teknis dan anggaran belum mengeluarkan satu pun pernyataan resmi. Padahal, urgensi Embung Cakung Barat terus meningkat seiring tingginya risiko banjir dan kebutuhan warga akan kepastian langkah penanganan jangka panjang.

Mandeknya akses informasi hari ini semakin mempertegas tuntutan publik. Dinas SDA diminta segera membuka kanal komunikasi yang jelas dan dapat diakses media, termasuk memberikan update status rencana, hasil kajian, hingga timeline implementasi yang realistis.

Tanpa transparansi, pembahasan Embung Cakung Barat dikhawatirkan hanya berhenti pada wacana—alih-alih menjadi program konkret yang mampu memperkuat mitigasi banjir di Jakarta.

 

Penulis Matyadi

Berita Terkait

Tegal Alur Jadi Langganan Banjir Saat Turun Hujan
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Sejumlah Wilayah Jakarta
Jakarta Kembali Tergenang, Hujan Pagi Lumpuhkan Aktivitas Warga Jakarta Utara
UKW Jadi Filter Baru Keanggotaan PWI Jaya
Proyek Rp10 Miliar Kantor Kecamatan Kalideres Molor, APH Diminta Turun Tangan
Blok M Square Bangkit: UMKM, Festival Kuliner dan Film Uang Passolo Jadi Magnet Pengunjung
Rekrutmen Petugas Kebersihan BDK Jakarta Disorot, Aroma Dugaan Manipulasi Data Seret Pimpinan Balai
Dua Terduga Copet Diamankan Saat CFD Bundaran HI, Polisi Pastikan Aktivitas Warga Tetap Aman
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 14:15 WIB

Tegal Alur Jadi Langganan Banjir Saat Turun Hujan

Senin, 12 Januari 2026 - 11:29 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Sejumlah Wilayah Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 - 11:01 WIB

Jakarta Kembali Tergenang, Hujan Pagi Lumpuhkan Aktivitas Warga Jakarta Utara

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:47 WIB

UKW Jadi Filter Baru Keanggotaan PWI Jaya

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:55 WIB

Proyek Rp10 Miliar Kantor Kecamatan Kalideres Molor, APH Diminta Turun Tangan

Berita Terbaru

Foto: Wali Kota Jakarta Pusat Arifin (kiri) bersama jajaran meninjau kondisi saluran air di kawasan Jalan Mangga Dua, Kelurahan Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta, Selasa (13/1/2026)

Wali Kota Jakarta Pusat

Wali Kota Jakpus Respon Cepat Cegah Banjir Terulang dengan Sisir Anak Kali Ciribut

Selasa, 13 Jan 2026 - 12:15 WIB