Ricky Suharlim Kunjungi Pulau Serangan Bali, Lakukan Terapi Reiki-LingChi untuk Warga

- Jurnalis

Minggu, 11 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Terapi gangguan gendang telinga kanan dan kiri oleh Master Ricky. (Dok-Istimewa)

Foto: Terapi gangguan gendang telinga kanan dan kiri oleh Master Ricky. (Dok-Istimewa)

DENPASAR – Master Reiki-LingChi, Ricky Suharlim, mengawali tahun 2026 dengan kegiatan sosial dan spiritual di Pulau Serangan, Bali. Didampingi sang istri tercinta, Lusiana Ng yang akrab disapa Bunda Lusi, Ricky Suharlim memenuhi undangan warga Banjar Kaja, Desa Serangan, pada Minggu (11/1/2026).

Kehadiran tersebut menjadi momen membahagiakan bagi keluarga Ketut Macra dan masyarakat setempat. Kunjungan ke Pulau Serangan dilakukan setelah Ricky Suharlim menyelesaikan agenda pelatihan Reiki-LingChi di Denpasar.

Foto: Bunda Lusi didampingi warga lokal menelusuri jalan di desa Pulau Serangan. (Dok-Istimewa)

Undangan dari warga lokal datang sebagai bentuk kedekatan emosional dan kepercayaan masyarakat terhadap sosok yang dikenal luas sebagai praktisi energi penyembuhan dan meditasi tersebut.

Reiki-LingChi sendiri telah dikembangkan dan dipraktikkan oleh Ricky Suharlim selama kurang lebih 26 tahun, sejak tahun 2000.

Foto: Terapi panas tinggi hingga step anak-anak oleh Master Ricky. (Dok-Istimewa)

Dalam berbagai kesempatan, Ricky yang akrab disapa Master Ricky kerap menegaskan prinsip hidupnya bahwa “manusia yang bermanfaat adalah manusia yang mampu memberi manfaat bagi orang lain.”

Setibanya di Desa Serangan, kehadiran Ricky Suharlim disambut hangat oleh warga. Sejumlah masyarakat tampak mengenali sosok yang kerap muncul di layar televisi itu, bahkan beberapa di antaranya menyapanya dengan panggilan, “Master… Master…”.

Foto: Master Ricky dan Bunda Lusi bersama warga desa Serangan. (Dok-Istimewa)

Dalam kunjungan tersebut, Ricky Suharlim melakukan kegiatan terapi di dua lokasi berbeda. Terapi diberikan kepada warga dengan berbagai keluhan kesehatan, di antaranya gangguan pendengaran, demam tinggi, serta kondisi step yang dialami anak-anak maupun orang dewasa.

Seluruh proses dilakukan secara terbuka dan disaksikan oleh keluarga pasien serta warga sekitar. Salah satu kesaksian disampaikan oleh Ketut Macra, warga Banjar Kaja yang juga telah mempelajari Reiki-LingChi langsung dari Ricky Suharlim beberapa tahun lalu.

“Astungkara, kakak saya ini awalnya terkena stroke dan tidak bisa berjalan. Setelah diterapi dengan LingChi, sekarang sudah bisa kembali beraktivitas, meskipun belum sepenuhnya sempurna,” ungkap Ketut Macra.

Ia menambahkan bahwa terapi tersebut dijalani sebagai bentuk ikhtiar, berdampingan dengan doa dan dukungan keluarga.

Ricky Suharlim sendiri merupakan figur yang dikenal luas di bidang Reiki dan LingChi. Ia pernah meraih dua penghargaan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) yang diserahkan langsung oleh pendiri MURI, Jaya Suprana.

Saat ini, Master Ricky memimpin Klinik Reiki-LingChi yang berpusat di Surabaya, serta Pusat Meditasi Reiki-LingChi yang berlokasi di Lodtunduh, Ubud, Bali.

Menutup kegiatan di Pulau Serangan, Ricky Suharlim menyampaikan harapannya agar apa yang dilakukan dapat membawa dampak positif bagi masyarakat.

“Semoga apa yang kita lakukan bisa memberi manfaat, dan warga yang diterapi memperoleh kesembuhan,” ujar Master Ricky.

Kegiatan ini pun menjadi bagian dari upaya sosial dan spiritual yang terus dijalankan Ricky Suharlim (Master Ricky), dengan menempatkan nilai kemanusiaan, kepedulian, dan kebersamaan sebagai fondasi utama dalam setiap langkahnya.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Lonjakan Diabetes Mengkhawatirkan, Dr. Roy Sibarani Dorong Gerakan Pencegahan Nasional Lewat Diabetes Initiative Indonesia
Achmad Mawardi Tegaskan Pentingnya Tambahan Anggaran BPJS Demi Keberlanjutan Layanan Kesehatan
Dua Dekade APALI: Tegaskan Komitmen sebagai Mitra Kemenkes RI
Dr. Agung Nugroho: BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Pengendalian Internal Lewat Fraud Control System untuk Cegah Kecurangan
Dugaan Pemulangan Paksa Pasien di RS EMC Pekayon, Dinkes Bekasi Pastikan Tak Ada Pelanggaran Prosedur
Charity Cancer, Camellia Lubis Sekjen KITA: Bantu Pasien Kanker Indonesia Dapatkan Pengobatan Gratis ke Cina
Prof. Xu Kecheng Tekankan Pentingnya Deteksi Dini dan Rehabilitasi Kanker di Indonesia
Mintarsih: Solusi Masalah Dokter Harus Dimulai dari Pemahaman yang Utuh
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 22:14 WIB

Ricky Suharlim Kunjungi Pulau Serangan Bali, Lakukan Terapi Reiki-LingChi untuk Warga

Sabtu, 27 Desember 2025 - 21:57 WIB

Lonjakan Diabetes Mengkhawatirkan, Dr. Roy Sibarani Dorong Gerakan Pencegahan Nasional Lewat Diabetes Initiative Indonesia

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:55 WIB

Achmad Mawardi Tegaskan Pentingnya Tambahan Anggaran BPJS Demi Keberlanjutan Layanan Kesehatan

Minggu, 16 November 2025 - 18:04 WIB

Dua Dekade APALI: Tegaskan Komitmen sebagai Mitra Kemenkes RI

Sabtu, 15 November 2025 - 19:21 WIB

Dr. Agung Nugroho: BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Pengendalian Internal Lewat Fraud Control System untuk Cegah Kecurangan

Berita Terbaru

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menggelar silaturahmi dengan para pemimpin redaksi media nasional sebagai upaya memperkuat komunikasi antara pemerintah dan publik

Hukum & Kriminal

Menkum Supratman Temui Pemred, Bahas KUHP hingga Transformasi Digital

Senin, 12 Jan 2026 - 17:05 WIB