Smartfren Rilis Web Series Yang Penting Ada Cinta, Angkat Realita Anak Muda Mengejar Mimpi

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Smartfren meluncurkan web series terbaru berjudul Yang Penting Ada Cinta yang mengangkat realitas kehidupan anak muda dalam mengejar mimpi, menghadapi kehilangan, serta berdamai dengan kegagalan tanpa kehilangan harapan

Smartfren meluncurkan web series terbaru berjudul Yang Penting Ada Cinta yang mengangkat realitas kehidupan anak muda dalam mengejar mimpi, menghadapi kehilangan, serta berdamai dengan kegagalan tanpa kehilangan harapan

JAKARTA – Smartfren meluncurkan web series terbaru berjudul Yang Penting Ada Cinta yang mengangkat realitas kehidupan anak muda dalam mengejar mimpi, menghadapi kehilangan, serta berdamai dengan kegagalan tanpa kehilangan harapan. Series produksi MNC Pictures ini akan tayang perdana mulai 19 Januari 2026 dan selanjutnya hadir setiap Senin pukul 19.00 WIB di YouTube Channel @smartfrenworld dan @mnc_picturesofficial.

Peluncuran tersebut ditandai melalui acara press screening dan press conference yang digelar di Jakarta, Selasa (14/1). Acara ini dihadiri jajaran manajemen Smartfren, antara lain Chief Marketing Officer Smartfren Sukaca Purwokardjono, Head of Product & ARPU Management Astiyanto Tri Muktiwibowo, serta Division Head of Brand Communication Edtine Pamilien Gensana. Turut hadir Direktur MNC Pictures Filriady Kusmara.

Web series Yang Penting Ada Cinta menyasar segmen Gen Z dan milenial yang tengah berada dalam fase hidup penuh ketidakpastian, namun tetap berjuang mengejar mimpi dan aspirasi. Cerita dibangun melalui pendekatan komedi romantis dengan nuansa slice of life yang dekat dengan keseharian anak muda urban.
Series ini mengisahkan tiga penghuni rumah kos, Andre (Irzan Faiq), Arif (Arif Brata), dan Fajar (Fajar Sadboy). Andre digambarkan sebagai karyawan biasa dengan mimpi sederhana yang jalannya tidak mudah. Ia harus belajar berdamai dengan kehilangan dan kegagalan, termasuk ditinggal sang ibu, tanpa kehilangan harapan.

Dia punya mimpi sederhana, tapi jalannya tidak mudah. Dia harus belajar berdamai dengan kehilangan dan kegagalan tanpa kehilangan harapan,” ujar Irzan Faiq dalam acara tersebut.
Kehidupan Andre mulai berubah ketika ia diminta menjemput Renata (Marsha Aruan), putri pemilik kos mereka, Pak Roni (Deni Kumis). Dari pertemuan sederhana itu, benih-benih cinta tumbuh secara diam-diam. Namun, konflik muncul ketika Pak Roni justru berencana menjodohkan Renata dengan Satrio (Joshua Otay), pria mapan pilihannya.

Marsha Aruan menuturkan bahwa karakter Renata berada dalam posisi yang tidak mudah. Ia harus menghadapi tarik-menarik antara keinginan pribadi dan ekspektasi orang tua.
Renata berada di tengah-tengah, antara keinginan pribadinya dan ekspektasi orang tua. Konflik seperti ini sangat dekat dengan realitas banyak anak muda,” kata Marsha.
Sementara itu, karakter Fajar yang diperankan Fajar Sadboy hadir sebagai warna komedi yang kuat. Fajar digambarkan sebagai mahasiswa abadi yang dikenal bucin dan gemar menulis, sekaligus menjadi elemen hiburan yang menyegarkan di tengah konflik emosional cerita.

Chief Marketing Officer Smartfren Sukaca Purwokardjono mengatakan web series dipilih sebagai medium komunikasi yang relevan dengan segmen digital, khususnya generasi muda dan keluarga yang aktif mengonsumsi konten hiburan daring.
“Melalui kolaborasi dengan MNC Pictures dalam web series Yang Penting Ada Cinta, kami ingin memperkuat kehadiran brand Smartfren di ekosistem digital entertainment, sekaligus menyampaikan pesan brand secara soft melalui cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari,” ujar Sukaca.

Ia menambahkan kolaborasi ini juga menjadi proyek percontohan untuk peluang kerja sama jangka panjang dengan ekosistem MNC di berbagai platform digital dan hiburan.
Selain Irzan Faiq, Marsha Aruan, Arif Brata, dan Fajar Sadboy, web series ini juga dibintangi sejumlah aktor dan aktris lainnya seperti Joshua Otay, Woro Gia, Diva Ratu, Deni Kumis, dan Han Naura Bahrin.

Berita Terkait

Dari Nol hingga Podium, Pembinaan JS Management Antar Ghifara Denok Raih Runner Up Puteri Kebaya Jatim
Materi Mens Rea Pandji Pragiwaksono Disorot, Deolipa Yumara Ingatkan Soal Wibawa Jabatan Wapres Gibran
Film Horor Keluarga Penunggu Rumah: Buto Ijo Siap Tayang 15 Januari
Catherine Wilson Hadiri Gala Premiere Buto Ijo, Akui Rindu Dunia Syuting
Jonathan Frizzy Jalani Cuti Bersyarat dari Lapas Pemuda Tangerang
Dari Ruang Kelas ke Industri Kreatif: Kiprah Substansial Jasmine Vernadya di Surabaya
Kuasa Hukum Ridwan Kamil Klarifikasi Isu Perceraian dengan Atalia Praratya
Open Class 2026 JS Management Resmi Dibuka, Siapkan Generasi Muda Berkarakter dan Percaya Diri di Industri Kreatif
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:57 WIB

Dari Nol hingga Podium, Pembinaan JS Management Antar Ghifara Denok Raih Runner Up Puteri Kebaya Jatim

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:05 WIB

Smartfren Rilis Web Series Yang Penting Ada Cinta, Angkat Realita Anak Muda Mengejar Mimpi

Senin, 12 Januari 2026 - 01:05 WIB

Materi Mens Rea Pandji Pragiwaksono Disorot, Deolipa Yumara Ingatkan Soal Wibawa Jabatan Wapres Gibran

Jumat, 9 Januari 2026 - 06:53 WIB

Film Horor Keluarga Penunggu Rumah: Buto Ijo Siap Tayang 15 Januari

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:52 WIB

Catherine Wilson Hadiri Gala Premiere Buto Ijo, Akui Rindu Dunia Syuting

Berita Terbaru

Foto: Kapolsek Tambora Kompol Muhammad Kukuh Islami memberikan arahan kepada personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP, dan unsur pemerintah daerah saat Apel Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di Kelurahan Jembatan Lima, Jakarta Barat

TNI & POLRI

Polsek Tambora Bersama Tiga Pilar Perketat Pengamanan Malam Hari

Minggu, 25 Jan 2026 - 19:43 WIB

Foto: Dr. Bagus Sudarmanto, S.Sos., M.Si. Seorang pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DKI Jakarta berpose di sela kegiatan organisasi, dengan latar belakang logo PWI

Opini

HPN 2026: Putusan MK Sudah Ada, Tapi Wartawan Masih Rentan

Minggu, 25 Jan 2026 - 16:11 WIB