Jakarta — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Administrasi Jakarta Pusat menggelar kegiatan silaturahmi sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas dan mengkondisikan wilayah tetap aman serta tertib. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan koordinasi dan komunikasi dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan ketertiban di wilayah Jakarta Pusat.
Kepala Kesbangpol Jakarta Pusat, DA Sony Triwibawa menegaskan bahwa silaturahmi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari strategi membangun sinergi lintas sektor.
“Silaturahmi ini kami lakukan untuk mengkondisikan wilayah agar tetap aman, tertib, dan kondusif. Stabilitas wilayah tidak bisa dijaga sendiri oleh pemerintah, tetapi perlu kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” ujar Sony.
Sony menjelaskan, dinamika sosial di wilayah perkotaan seperti Jakarta Pusat memerlukan pendekatan yang komunikatif dan preventif. Menurutnya, deteksi dini terhadap potensi konflik maupun gesekan sosial harus diperkuat melalui koordinasi yang intens dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta unsur kewilayahan.
“Melalui komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan, kita bisa meminimalisir kesalahpahaman serta mencegah potensi konflik sejak awal. Prinsipnya adalah kebersamaan dan gotong royong dalam menjaga persatuan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kesbangpol Jakarta Pusat juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga nilai toleransi dan memperkuat semangat kebangsaan di tengah keberagaman masyarakat ibu kota. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, diharapkan situasi wilayah tetap kondusif serta mendukung berbagai program pembangunan yang tengah berjalan.




































