Pengakuan Mengejutkan AKBP Didik Putra Kuncoro: 49 Ekstasi di Koper untuk Dipakai Sendiri

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: kuasa hukum, Rofiq Ashari,

Foto: kuasa hukum, Rofiq Ashari,

Jakarta –  Kasus dugaan narkotika yang menyeret nama Didik Putra Kuncoro kian menjadi sorotan publik. Melalui kuasa hukumnya, Rofiq Ashari, perwira menengah Polri tersebut secara tegas membantah pernah memerintahkan siapa pun untuk mengedarkan narkoba.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Rofiq membacakan surat pernyataan resmi yang ditandatangani kliennya pada 18 Februari 2025. Dalam surat itu, AKBP Didik menegaskan tidak pernah memberi perintah kepada Malaungi maupun pihak lain, termasuk sosok bernama Erwin, untuk mengedarkan atau memperjualbelikan narkotika dan psikotropika.

Tak hanya itu, ia juga menyatakan tidak pernah mengenal atau bekerja sama dalam bentuk apa pun dengan nama yang disebut dalam perkara tersebut.

Akui Kepemilikan Koper Berisi Narkotika

Meski membantah keterlibatan dalam jaringan peredaran, AKBP Didik mengakui kepemilikan koper berisi narkotika yang ditemukan di wilayah Tangerang Selatan.

Menurut kuasa hukumnya, barang bukti berupa sekitar 49 butir ekstasi serta sabu-sabu tersebut digunakan untuk konsumsi pribadi. Kliennya bahkan mengaku telah menggunakan narkotika sejak 2019.

“Beliau mengakui barang yang ada di koper kecil tersebut adalah milik pribadi dan digunakan sendiri,” tegas Rofiq.

Ia juga menyebut barang tersebut diperoleh saat bertugas di wilayah Jakarta Utara.

Dua Perkara Berbeda, Dua Penanganan Berbeda

Kuasa hukum menegaskan, publik perlu memahami bahwa terdapat dua perkara berbeda yang kini menjerat kliennya.
1️⃣ Kasus penemuan koper berisi narkotika di Tangerang Selatan yang ditangani Bareskrim Polri.
2️⃣ Perkara dugaan keterlibatan dalam kasus mantan Kasat Narkoba Polres Bima Kota yang ditangani Polda NTB.
“Ini dua case berbeda, ditangani aparat berbeda. Jangan disamakan,” tegas Rofiq kepada awak media.

Kondisi Kesehatan & Proses Hukum

Saat ini, AKBP Didik disebut dalam kondisi kesehatan kurang baik. Meski demikian, pihaknya memastikan akan tetap mengikuti seluruh proses hukum, baik pidana umum maupun kemungkinan proses etik di internal kepolisian.

Pihak kuasa hukum juga menyerahkan sepenuhnya pengembangan perkara kepada penyidik dan menunggu hasil pemeriksaan lanjutan terkait dugaan keterlibatan nama-nama lain.
Kasus ini pun terus menjadi perhatian publik, mengingat status tersangka yang melekat pada seorang perwira aktif kepolisian dalam perkara narkotika.

Berita Terkait

Diduga Gunakan Dokumen Tak Sah, Perkara Ike Kusumawati Disebut Berpotensi Miscarriage of Justice
Kompolnas Desak Polri Bongkar Jejaring Narkoba di Balik Sidang Etik AKBP Didik
Penyidikan Dugaan Oknum BRI Unit Cililitan Berlanjut, Arse Pane Minta Pihak Bank Kooperatif dan Junjung Praduga Tak Bersalah
44 Warga Binaan Terima Remisi Khusus Imlek 2026
Resmob Polda Metro Jaya Ringkus Pria Berkedok Peserta Seminar, Diduga Beraksi di Sejumlah Hotel Berbintang Jakarta
Sengketa Lahan Kunciran Jaya Memanas, Ahli Waris Laporkan Dugaan Penyerobotan 2.300 Meter ke Polda Metro Jaya
Kompolnas Terima Klarifikasi Polda Metro Jaya Terkait Pengaduan Dugaan Pelayanan Buruk Penyidik Polres Tangerang Kota
Diduga Premanisme Berulang di Sutera Rasuna, Kuasa Hukum Minta Atensi Langsung Kapolda Metro Jaya
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 20:23 WIB

Diduga Gunakan Dokumen Tak Sah, Perkara Ike Kusumawati Disebut Berpotensi Miscarriage of Justice

Kamis, 19 Februari 2026 - 19:38 WIB

Pengakuan Mengejutkan AKBP Didik Putra Kuncoro: 49 Ekstasi di Koper untuk Dipakai Sendiri

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:24 WIB

Kompolnas Desak Polri Bongkar Jejaring Narkoba di Balik Sidang Etik AKBP Didik

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:55 WIB

Penyidikan Dugaan Oknum BRI Unit Cililitan Berlanjut, Arse Pane Minta Pihak Bank Kooperatif dan Junjung Praduga Tak Bersalah

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:35 WIB

44 Warga Binaan Terima Remisi Khusus Imlek 2026

Berita Terbaru

Foto: Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah memberikan arahan kepada jajaran aparat dan warga terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban wilayah selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah

Wali Kota Jakarta Pusat

Iin Mutmainnah Dorong Toleransi dan Ketertiban Sosial Selama Ramadan

Kamis, 19 Feb 2026 - 19:22 WIB