Sinergi Babinsa, Damkar, dan Warga Selamatkan Rumah dari Amukan Api di Kerjo

- Jurnalis

Minggu, 7 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Babinsa dan Damkar Trenggalek Berjibaku Padamkan Api di Dapur Rumah Warga Kerjo

Babinsa dan Damkar Trenggalek Berjibaku Padamkan Api di Dapur Rumah Warga Kerjo

TRENGGALEK – Terik matahari siang yang menyengat tak menyurutkan semangat aparat TNI, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), dan warga Desa Kerjo, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Minggu (7/9/2025). Mereka berjibaku melawan kobaran si jago merah yang melahap dapur rumah milik Yusuf Anshori, warga RT 23 RW 03. Kepulan asap pekat yang membumbung tinggi menjadi saksi nyata betapa cepatnya api mengamuk, sekaligus bagaimana sinergitas masyarakat dan aparat bergerak dalam situasi darurat.

Api bermula dari aktivitas sederhana. Yusuf Anshori diketahui membakar sampah di sebelah dapur rumahnya. Merasa api sudah padam, ia pun duduk santai di teras rumah. Namun beberapa saat kemudian, aroma asap yang menyengat dan suara letupan kecil membuatnya curiga. Ia bergegas menuju dapur dan mendapati api sudah berkobar hebat, melahap kayu-kayu kering yang ada di sekitar bangunan.

Warga sekitar yang melihat asap langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Babinsa Kerjo, Serda Anwar, anggota Koramil 0806-08/Karangan. Tanpa pikir panjang, Serda Anwar segera menuju lokasi dan bersama warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Ember-ember berisi air bergantian disiramkan, berpacu dengan waktu agar api tidak semakin meluas.

Tak lama berselang, tim Damkar Trenggalek datang dengan satu unit mobil pemadam. Mereka langsung menyambungkan selang dan menyemprotkan air ke titik api utama. Upaya ini membuat kobaran api berhasil dijinakkan lebih cepat. Kolaborasi antara Babinsa, Damkar, dan warga menjadi kunci dalam mengendalikan kebakaran agar tidak merambat ke rumah utama dan bangunan sekitarnya.

“Begitu saya dapat laporan, saya langsung menuju lokasi. Api sudah cukup besar, jadi kami berusaha memadamkan dengan cara manual dulu sebelum Damkar tiba. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ungkap Serda Anwar saat dikonfirmasi.

Menurut hasil identifikasi awal, kebakaran terjadi akibat kelalaian kecil yang sering dianggap sepele. Api dari pembakaran sampah yang belum sepenuhnya padam diduga menjadi pemicu. Angin siang yang kencang membuat bara kembali menyala dan menjalar cepat ke dapur yang berdinding kayu. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat dalam mengelola api.

Babinsa Kerjo juga menegaskan pentingnya kedisiplinan dalam aktivitas sehari-hari. “Kami imbau warga agar selalu berhati-hati ketika membakar sampah. Jangan tinggalkan bara sebelum benar-benar padam. Periksa kembali lingkungan sekitar supaya tidak menimbulkan musibah yang merugikan,” tegasnya.

Kesigapan aparat TNI di tingkat desa kembali terbukti vital dalam situasi darurat. Kehadiran Babinsa bukan hanya soal pengamanan wilayah, tetapi juga menjadi garda terdepan saat masyarakat menghadapi bencana, baik kebakaran, banjir, maupun bencana alam lainnya. Kehadiran mereka di tengah masyarakat membawa rasa aman sekaligus solusi cepat.

Di sisi lain, kolaborasi antara TNI, Damkar dan warga menunjukkan semangat gotong royong yang tetap terjaga di pedesaan. Setiap ember air yang disiramkan warga menjadi kontribusi berharga untuk mencegah api merambat lebih luas. Kebersamaan ini membuktikan bahwa solidaritas sosial masih menjadi kekuatan utama dalam menghadapi musibah.

Meski api berhasil dipadamkan, dapur rumah Yusuf Anshori mengalami kerusakan cukup parah. Namun Yusuf tetap bersyukur karena bagian utama rumah dan nyawa seluruh penghuni bisa terselamatkan. “Saya tidak menyangka api bisa cepat membesar. Terima kasih banyak kepada Pak Babinsa, Damkar, dan tetangga yang sigap membantu,” tuturnya. Kejadian ini meninggalkan pesan kuat: kewaspadaan dan kebersamaan adalah benteng pertama melawan bencana.

Berita Terkait

Operasi Ketupat Jaya 2026 Dimulai, 6.800 Personel Disiagakan Amankan Arus Mudik dan Balik Lebaran
Giyanto Sang Buruh Penjual Kelapa Kini Miliki Rumah Layak Huni Berkah Dari TMMD
Daftar 5 Kombes Pol yang Pecah Bintang Jadi Brigjen dalam Mutasi Terbaru Polri
Polda Metro Jaya Manfaatkan Ramadan untuk Perkuat Integritas Personel Lewat Peringatan Nuzulul Qur’an
Polda Metro Jaya Selidiki Surat Edaran Palsu Permintaan THR yang Mengatasnamakan Polres Pelabuhan Tanjung Priok
Reformasi Kepolisian Tak Bisa Ditunda, HMI HOB UNUSIA Soroti Kekerasan Aparat dan Dugaan Penyalahgunaan Wewenang
Kapolda Asep Edi Suheri Instruksikan Pengamanan Humanis, Polda Metro Jaya Pastikan Aksi Ramadan Tanpa Peluru Tajam
Polda Metro Jaya Gelar Buka Puasa Bersama Ribuan Mitra dan Mahasiswa, Tegaskan Pendekatan Humanis di Kawasan Mabes Polri
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:14 WIB

Operasi Ketupat Jaya 2026 Dimulai, 6.800 Personel Disiagakan Amankan Arus Mudik dan Balik Lebaran

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:54 WIB

Giyanto Sang Buruh Penjual Kelapa Kini Miliki Rumah Layak Huni Berkah Dari TMMD

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:17 WIB

Daftar 5 Kombes Pol yang Pecah Bintang Jadi Brigjen dalam Mutasi Terbaru Polri

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:36 WIB

Polda Metro Jaya Manfaatkan Ramadan untuk Perkuat Integritas Personel Lewat Peringatan Nuzulul Qur’an

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:45 WIB

Polda Metro Jaya Selidiki Surat Edaran Palsu Permintaan THR yang Mengatasnamakan Polres Pelabuhan Tanjung Priok

Berita Terbaru