JAKARTA – Industri otomotif China resmi meluncurkan langkah terkoordinasi baru untuk meningkatkan kualitas dan keandalan sistem pencahayaan serta penglihatan kendaraan cerdas pada kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV). Inisiatif strategis ini menandai keseriusan sektor otomotif Negeri Tirai Bambu dalam memperkuat fondasi teknis kendaraan cerdas di tengah pertumbuhan pesat pasar NEV domestik dan global.
Upaya tersebut diperkenalkan dalam sebuah pertemuan industri berskala nasional yang digelar di Changzhou dan dihadiri oleh para produsen kendaraan, pemasok komponen, serta pemangku kepentingan industri di bawah naungan Asosiasi Produsen Mobil China (China Association of Automobile Manufacturers/CAAM). Informasi ini dilaporkan oleh CarNews China, Minggu (28/12/2025).
Melalui forum bertajuk “Konferensi Promosi Proyek Peningkatan Kualitas dan Keandalan Kendaraan Energi Baru China serta Konferensi Peluncuran Inisiatif Khusus Sistem Pencahayaan dan Penglihatan Kendaraan Cerdas”, industri otomotif China secara resmi memulai program khusus yang memfokuskan perhatian pada sistem pencahayaan dan visual cerdas sebagai elemen krusial dalam tata kelola kualitas dan keandalan NEV.
Dalam beberapa tahun terakhir, sistem pencahayaan kendaraan telah berevolusi signifikan. Tidak lagi berfungsi sekadar sebagai alat penerangan, komponen ini kini terintegrasi dengan teknologi pencahayaan adaptif, sensor lingkungan, serta kontrol elektronik canggih. Kombinasi tersebut menjadikan sistem pencahayaan sebagai bagian tak terpisahkan dari fitur bantuan pengemudi tingkat lanjut (Advanced Driver Assistance Systems/ADAS) dan pengemudian cerdas.
Pertemuan di Changzhou menyoroti pentingnya membangun kerangka kerja jaminan kualitas dan keandalan yang terstruktur untuk sistem pencahayaan dan penglihatan kendaraan. Fokus diskusi diarahkan pada aspek teknis dan mekanisme organisasi, bukan pada promosi produk atau ekspansi pasar, menandakan pendekatan jangka panjang yang berorientasi pada fondasi industri.
Para peserta industri membahas berbagai pendekatan untuk menetapkan tolok ukur kualitas yang seragam, proses verifikasi keandalan yang ketat, serta mekanisme kolaborasi yang lebih efektif antara produsen kendaraan dan pemasok komponen. Penyelarasan ini dinilai penting untuk memastikan bahwa pengembangan dan penerapan sistem pencahayaan cerdas sejalan dengan kebutuhan fungsional kendaraan cerdas yang terus berkembang.
Inisiatif ini juga bertujuan menyatukan praktik pengembangan, validasi, dan penerapan komponen pencahayaan agar dapat mendukung fungsi-fungsi baru, seperti komunikasi visual dengan pengguna jalan lain, integrasi dengan sistem otonom, serta peningkatan keselamatan aktif.
Peluncuran inisiatif khusus ini menambah dimensi baru dalam upaya industri otomotif China untuk meningkatkan kualitas dan keandalan NEV secara menyeluruh. Dengan menempatkan sistem pencahayaan dan visual cerdas sebagai area fokus formal, CAAM mendorong koordinasi lintas perusahaan pada tingkat komponen—sebuah langkah yang dinilai krusial dalam membangun ekosistem kendaraan cerdas yang matang dan berdaya saing global.
Lebih dari 30 perwakilan dan pakar industri menghadiri pertemuan tersebut, mencerminkan luasnya dukungan lintas sektor dalam rantai pasok otomotif China. Sejumlah produsen kendaraan terkemuka turut ambil bagian, antara lain FAW Hongqi, BAIC Group, Geely Auto, Great Wall Motor, Nio, Li Auto, Seres Group, JAC Motors, serta Sinotruk.
Langkah terkoordinasi ini dipandang sebagai sinyal kuat bahwa industri otomotif China tidak hanya mengejar volume produksi dan penetrasi pasar, tetapi juga berupaya memperkuat kualitas fundamental teknologi kendaraan cerdas. Di tengah persaingan global yang semakin ketat, peningkatan keandalan sistem inti seperti pencahayaan dan penglihatan kendaraan menjadi faktor kunci dalam membangun kepercayaan konsumen dan menjaga reputasi produk NEV China di pasar internasional.
Dengan inisiatif ini, China menunjukkan ambisi untuk memimpin bukan hanya dalam skala produksi NEV, tetapi juga dalam standar kualitas dan keandalan teknologi otomotif masa depan.
Reporter: Fahmy Nurdin
Editor: Fahmy Nurdin




































