TNI AL Selidiki KM Polo Terdampar Tanpa Kru di Perairan Lingga

- Jurnalis

Minggu, 28 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tim gabungan TNI Angkatan Laut bersama instansi terkait berfoto di atas kapal KM Polo yang ditemukan terdampar tanpa awak di perairan Pulau Pekajang (Cibia), Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Sabtu (27/12/2025).

Foto: Tim gabungan TNI Angkatan Laut bersama instansi terkait berfoto di atas kapal KM Polo yang ditemukan terdampar tanpa awak di perairan Pulau Pekajang (Cibia), Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Sabtu (27/12/2025).

Batam — TNI Angkatan Laut memimpin pemeriksaan gabungan terhadap kapal motor KM Polo yang ditemukan terdampar tanpa awak di perairan Pulau Pekajang (Cibia), Kabupaten Lingga. Pemeriksaan dilakukan sebagai tindak lanjut laporan warga setempat yang pertama kali menemukan kapal tersebut.

Tim gabungan yang dipimpin Lanal Dabo Singkep bergerak ke lokasi menggunakan kapal Patroli Sea Rider setelah menggelar apel kesiapan bersama sejumlah instansi terkait. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi kapal, muatan, serta mengidentifikasi potensi pelanggaran hukum di wilayah perairan tersebut.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan KM Polo berada dalam kondisi tidak laik operasi. Sejumlah fasilitas keselamatan, termasuk sekoci, tidak ditemukan, sementara crane sekoci dilaporkan rusak. Reling kapal patah dan badan kapal mengalami korosi. Di dalam palka, petugas mendapati sembilan kontainer berukuran 45 feet dalam keadaan tertutup serta satu kontainer 20 feet terbuka yang berisi tali karung.

Kondisi anjungan kapal juga dinilai memprihatinkan. Peralatan navigasi sangat minim dan hanya ditemukan sebuah kompas. Ruang awak kapal, dapur, hingga kamar mesin tampak tidak terawat, berbau menyengat, dengan sebagian mesin terendam air bercampur oli.

Meski ditemukan sejumlah dokumen kapal, seperti Ship’s Log Book, Radio Log Book, hingga Crew List yang mencantumkan enam awak, tidak satu pun kru berada di lokasi saat pemeriksaan berlangsung. Situasi tersebut menguatkan dugaan bahwa kapal telah lama ditinggalkan.

TNI Angkatan Laut menyatakan pemeriksaan gabungan ini merupakan bagian dari komitmen menjaga keamanan dan keselamatan perairan nasional, sekaligus menindaklanjuti laporan masyarakat guna mencegah potensi pelanggaran hukum laut di wilayah Kepulauan Riau.

Matyadi

Berita Terkait

Brigjen TNI dr. Jonny Resmi Sandang Gelar Doktor dari UNAIR
Kapolda Jabar Bangun Kedekatan dengan Warga Lewat Jumat Keliling di Cimahi
Brigjen TNI (Mar) Pardosi Tekankan Respons Cepat dan Terukur Tangani Karhutla
65 Orang yang Diduga Hendak Picu Kericuhan dalam Demo di Amankan Polda Metro Jaya
Berbekal CCTV, Tim Tiger Tambora Ringkus Dua Pelaku Curanmor
Kirab Tumpeng Sedekah Bumi di Trenggalek Jadi Ruang Pelestarian Budaya dan Kebersamaan Warga
Kapolres Jakbar Nasriadi Ungkap Sindikat Upal, 11 Tersangka dan 15.610 Lembar Disita
Babinsa Turun Tangan Atasi Krisis Air, Sawah Petani Madiun Disuplai Irigasi Perpipaan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Brigjen TNI dr. Jonny Resmi Sandang Gelar Doktor dari UNAIR

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:00 WIB

Kapolda Jabar Bangun Kedekatan dengan Warga Lewat Jumat Keliling di Cimahi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:32 WIB

Brigjen TNI (Mar) Pardosi Tekankan Respons Cepat dan Terukur Tangani Karhutla

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:26 WIB

65 Orang yang Diduga Hendak Picu Kericuhan dalam Demo di Amankan Polda Metro Jaya

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Berbekal CCTV, Tim Tiger Tambora Ringkus Dua Pelaku Curanmor

Berita Terbaru