ACEH TAMIANG — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mendampingi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam kunjungan peninjauan pembangunan Rumah Hunian Danantara oleh BPI Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (3/1/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya pembangunan hunian yang terintegrasi dengan fasilitas umum guna mendukung kehidupan masyarakat secara berkelanjutan.
Saya kira dalam keadaan sekarang, dalam perencanaan ke depan, kita perlu merencanakan pembangunan hunian yang terintegrasi dengan fasilitas-fasilitas umum lainnya,” ujar Presiden, seraya menyampaikan rencana pembentukan badan atau satuan tugas percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi.
Menko AHY menegaskan bahwa pascatanggap darurat bencana, fase rekonstruksi menjadi prioritas utama pemerintah dengan penekanan pada pembangunan infrastruktur dasar.
Setelah masa tanggap darurat bencana, tentunya yang menjadi prioritas ke depan adalah rekonstruksi. Artinya, pembangunan infrastruktur akan sangat dominan,” ujar Menko AHY.
Lebih lanjut, Menko AHY menyampaikan bahwa sesuai arahan Presiden, pemerintah terus mendorong percepatan pekerjaan konstruksi, khususnya infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan, melalui pengerahan alat berat ke titik-titik prioritas.
Oleh karena itu, sesuai dengan tugas pokok serta instruksi dan arahan Bapak Presiden, kami terus memastikan dan mendorong agar pekerjaan konstruksi, terutama terkait infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan, dapat dipercepat melalui pengerahan alat berat secara cepat ke titik-titik yang paling prioritas,” jelasnya.
Terkait pembangunan perumahan, Menko AHY menyampaikan apresiasi kepada Danantara atas kontribusinya dalam mendukung penyediaan hunian bagi masyarakat terdampak bencana.
Kemudian, tentunya telah dibahas mengenai pembangunan perumahan, dan kami mengucapkan terima kasih kepada Danantara yang telah menjadi kontributor sangat signifikan dalam penyediaan hunian,” ungkap Menko AHY.
Menko AHY menegaskan bahwa proses rekonstruksi tidak hanya bertujuan membangun kembali, tetapi membangun dengan kualitas yang lebih baik dan berkelanjutan.
Kita tidak ingin sekadar membangun kembali, tetapi membangun dengan lebih baik sekaligus mencegah timbulnya bencana di masa mendatang,” tegas Menko AHY.
Selain perumahan, Menko AHY juga menekankan pentingnya penyediaan air bersih serta pembangunan fasilitas umum pendukung sebagai bagian dari rekonstruksi menyeluruh di Aceh Tamiang.
Berbicara mengenai sumber daya air, ini sangat dibutuhkan masyarakat. Kesehatan dan pencegahan penyakit sangat bergantung pada ketersediaan air bersih. Oleh karena itu, hal ini juga harus menjadi prioritas kita di Aceh, khususnya di Aceh Tamiang,” katanya.
Dalam kunjungan lapangan ini turut hadir Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian; Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin; Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita; Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak; serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah yang juga Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Angga Raka Prabowo.




































