Pemerintah Percepat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatra

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah terus mempercepat intervensi pada fase transisi pemulihan, rehabilitasi, dan rekonstruksi pascabencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Pemerintah terus mempercepat intervensi pada fase transisi pemulihan, rehabilitasi, dan rekonstruksi pascabencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

JAKARTA — Pemerintah terus mempercepat intervensi pada fase transisi pemulihan, rehabilitasi, dan rekonstruksi pascabencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat terdampak dapat segera kembali ke kehidupan semula sekaligus menggerakkan kembali aktivitas sosial dan ekonomi di wilayah terdampak.

Percepatan intervensi dilakukan melalui penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga dengan fokus pada pemulihan sektor perumahan, pangan, pendidikan, kesehatan, serta penghidupan masyarakat.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menekankan pentingnya percepatan penyaluran stimulan perbaikan rumah bagi warga terdampak dengan kategori rusak sedang dan rusak berat sesuai ketentuan yang berlaku.

Hal itu disampaikan Pratikno dalam Rapat Tingkat Menteri yang digelar di Kantor Kemenko PMK, Minggu (4/1/2026).
“Hunian sementara disiapkan untuk menjamin keselamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Namun stimulan perbaikan rumah juga harus segera dimanfaatkan agar masyarakat dapat kembali ke hunian yang layak dan aman sebagai bagian dari tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi,” ujar Pratikno.

Di sektor pertanian, pemerintah mendorong percepatan perbaikan lahan pertanian yang terdampak bencana guna menjaga keberlanjutan produksi pangan. Selain itu, bantuan beras disalurkan kepada masyarakat yang tinggal di hunian sementara (huntara) untuk memastikan kebutuhan pangan tetap terpenuhi selama masa pemulihan.

Pemerintah juga memperkuat penyediaan akses barang kebutuhan pokok dan barang penting melalui kerja sama dengan Perum Bulog dan ID FOOD. Upaya ini dilakukan untuk menyalurkan komoditas utama seperti beras, tepung terigu, gula, dan minyak goreng ke pedagang eceran di pasar rakyat di wilayah terdampak, dengan dukungan sarana distribusi yang memadai guna menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga.

Pada sektor pendidikan, pemerintah memprioritaskan penyaluran tunjangan khusus bagi guru-guru di sekolah terdampak bencana serta mempercepat pemulihan sarana dan prasarana pendidikan. Sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan total menjadi perhatian utama agar proses belajar-mengajar dapat segera kembali berjalan secara aman dan layak.

Pemulihan layanan kesehatan juga menjadi fokus utama dalam fase transisi. Pemerintah melakukan penyelamatan dan pemulihan fungsi rumah sakit sebagai langkah awal, dilanjutkan dengan percepatan pemulihan puskesmas agar layanan kesehatan dasar dapat kembali berfungsi sepenuhnya.

Seluruh rumah sakit umum daerah di wilayah terdampak saat ini telah kembali beroperasi. Kami juga melakukan mobilisasi relawan ke wilayah terisolir serta perbaikan dan penguatan operasional ambulans untuk memastikan penanganan darurat,” ujar Pratikno.
Bencana turut berdampak pada nelayan dan sektor kelautan, terutama akibat kerusakan sarana penangkapan dan terganggunya aktivitas melaut. Pemerintah melakukan pendataan serta menyiapkan langkah pemulihan agar nelayan terdampak dapat kembali menjalankan mata pencaharian secara bertahap melalui program rehabilitasi dan rekonstruksi sektor kelautan dan perikanan.

Dalam mendukung pemulihan ekonomi masyarakat, pemerintah membentuk posko-posko UMKM sebagai bagian dari upaya mengaktifkan kembali kegiatan usaha dan produksi masyarakat. Pemerintah juga memastikan akses pembiayaan dan pasar bagi UMKM yang masih berproduksi dengan melibatkan pemerintah pusat dan daerah, BUMN, serta sektor swasta.

Pratikno menegaskan pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada pengembalian kondisi fisik, tetapi juga penguatan ekonomi masyarakat.
“Bukan hanya mengembalikan warga ke huniannya masing-masing, tetapi juga menghidupkan kembali ekonomi daerah. Bukan hanya dari sisi suplai, tetapi juga permintaan, agar ekonomi lokal kembali bergerak dan masyarakat bisa bangkit,” ujarnya.

Ia menambahkan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatra merupakan pekerjaan bersama yang terus dijembatani oleh pemerintah pusat.
“Ini menjadi pekerjaan rumah kita selanjutnya. Terima kasih kepada seluruh pihak yang terus bekerja tanpa henti mempercepat pemulihan dampak bencana. Tidak hanya memulihkan, tetapi membangun Sumatra menjadi lebih baik,” pungkasnya.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh sejumlah menteri dan pimpinan lembaga, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti, serta Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan.

Berita Terkait

Silaturahmi IKWI Jaya Perkuat Hubungan Kekeluargaan Pengurus dan Anggota
AHY Sebut Taklimat Awal 2026 Momentum Evaluasi dan Penajaman Arah Infrastruktur
Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Strategi Negara Memutus Kemiskinan Antargenerasi
DAN-RI: Kepemimpinan Sejati Ditempa Proses Panjang, Bukan Sekadar Pencitraan
Pemkot Jakarta Timur Kebut Pengangkutan Sampah Lama di Pasar Induk Kramat Jati
Hidayat Humaid Ditetapkan Jadi Calon Tunggal Ketum KONI DKI 2026–2030
DJKI Tegaskan Pengelolaan Royalti Harus Sesuai Aturan Perundang-undangan
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Rehabilitasi-Rekonstruksi Aceh, Sumut, dan Sumbar
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 19:24 WIB

Silaturahmi IKWI Jaya Perkuat Hubungan Kekeluargaan Pengurus dan Anggota

Senin, 12 Januari 2026 - 17:16 WIB

AHY Sebut Taklimat Awal 2026 Momentum Evaluasi dan Penajaman Arah Infrastruktur

Senin, 12 Januari 2026 - 16:34 WIB

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Strategi Negara Memutus Kemiskinan Antargenerasi

Senin, 12 Januari 2026 - 13:06 WIB

DAN-RI: Kepemimpinan Sejati Ditempa Proses Panjang, Bukan Sekadar Pencitraan

Senin, 12 Januari 2026 - 08:15 WIB

Pemkot Jakarta Timur Kebut Pengangkutan Sampah Lama di Pasar Induk Kramat Jati

Berita Terbaru

Foto: Wali Kota Jakarta Pusat Arifin (kiri) bersama jajaran meninjau kondisi saluran air di kawasan Jalan Mangga Dua, Kelurahan Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta, Selasa (13/1/2026)

Wali Kota Jakarta Pusat

Wali Kota Jakpus Respon Cepat Cegah Banjir Terulang dengan Sisir Anak Kali Ciribut

Selasa, 13 Jan 2026 - 12:15 WIB

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menggelar silaturahmi dengan para pemimpin redaksi media nasional sebagai upaya memperkuat komunikasi antara pemerintah dan publik

Hukum & Kriminal

Menkum Supratman Temui Pemred, Bahas KUHP hingga Transformasi Digital

Senin, 12 Jan 2026 - 17:05 WIB