JAKARTA – Peta kuliner Nusantara di Jakarta Timur kembali bertambah dengan hadirnya Warkop Medan Bang Jo, sebuah warung kopi yang mengusung cita rasa autentik khas Medan dan Aceh.
Berlokasi di Jalan Pulo Gebang Raya RT. 9/6, Cakung, Jakarta Timur, tepat di belakang Terminal Bus Pulo Gebang, tempat ini mulai menarik perhatian masyarakat sejak resmi beroperasi pada akhir Februari 2025.
Kehadiran Warkop Medan Bang Jo tidak sekadar menawarkan makanan dan minuman, tetapi juga menghadirkan ruang sosial yang nyaman bagi warga sekitar.
Dengan konsep tempat yang luas, terbuka, dan santai, warkop ini dirancang sebagai lokasi berkumpul lintas generasi, mulai dari anak muda, pekerja, hingga keluarga yang ingin menikmati suasana nongkrong tanpa sekat formal.
Sejak awal pembukaan, arus pengunjung terpantau stabil setiap harinya. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kebutuhan pasar terhadap tempat makan yang tidak hanya menyajikan menu lezat, tetapi juga suasana ramah dan harga yang terjangkau.
Dari sisi kuliner, menu khas Medan dan Aceh menjadi kekuatan utama. Beberapa hidangan yang paling diminati antara lain mie Aceh dengan racikan rempah kuat, lontong Medan dengan isian komplet, soto Medan yang kaya santan dan bumbu, serta mie sop Medan yang dikenal hangat dan ringan di lidah.
Sementara untuk minuman, pengunjung dapat menikmati kopi hitam khas Medan, kopi sanger, teh tarik Aceh, hingga Teh Susu Telor (TST) yang belakangan kembali populer dan menjadi salah satu menu andalan.
Pemilik Warkop Medan Bang Jo, Bang Joto atau akrab disapa Bang Jo, menegaskan bahwa konsep yang diusung sejak awal adalah menjaga keaslian rasa.
Menurutnya, pengalaman kuliner tidak bisa dilepaskan dari orisinalitas bahan, teknik memasak, dan sumber daya manusianya.
“Kami ingin menghadirkan rasa Medan dan Aceh yang benar-benar asli. Karena itu, juru masak kami datangkan langsung dari daerah asalnya,” ujar Bang Jo dalam keterangan yang diterima okjakarta.com, Jumat (23/1/2026).
Selain menjaga autentisitas, Bang Jo juga menekankan pentingnya kontribusi sosial dari usaha yang dijalankannya. Warkop Medan Bang Jo melibatkan warga sekitar sebagai karyawan, mulai dari bagian pelayanan hingga operasional harian. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi lingkungan setempat.
Dari perspektif pengunjung, kombinasi antara rasa, suasana, dan pelayanan menjadi nilai tambah tersendiri.
Beberapa pelanggan mengaku menjadikan Warkop Medan Bang Jo sebagai tempat rutin untuk bersantai atau bertemu rekan, karena nuansanya yang akrab dan tidak terburu-buru.
Meski demikian, pengelola menyadari tantangan di tengah persaingan bisnis kuliner Jakarta yang ketat.
Konsistensi rasa, kualitas pelayanan, serta kebersihan menjadi perhatian utama agar kepercayaan pelanggan tetap terjaga dalam jangka panjang.
“Harapan kami sederhana, setiap tamu merasa nyaman, puas dengan hidangan, dan punya alasan untuk kembali,” tambah Bang Jo.
Dengan lokasi yang strategis, identitas kuliner yang kuat, serta pendekatan yang mengedepankan kualitas dan keterlibatan sosial, Warkop Medan Bang Jo berpotensi menjadi salah satu titik kuliner khas Sumatera yang diperhitungkan di Jakarta Timur, bukan hanya sebagai tempat makan, tetapi juga sebagai ruang bertemu dan berbagi cerita.
Reporter: Matyadi
Editor: Fahmy Nurdin




































