JAKARTA – Polda Metro Jaya melakukan rotasi dan mutasi terhadap sejumlah pejabat utama di wilayah hukumnya. Dalam keputusan terbaru, sebanyak tujuh perwira ditunjuk untuk mengisi jabatan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) di berbagai wilayah strategis di Jakarta dan sekitarnya.
Rotasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Nomor ST/89/II/KEP./2026 dan ST/90/II/KEP./2026 tertanggal 19 Februari 2026. Kebijakan ini dibenarkan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Budi Hermanto.
“Iya benar. Mutasi merupakan agenda rutin guna penyegaran organisasi. Mutasi juga merupakan bagian dari pembinaan karier personel Polri, termasuk reward bagi personel yang bekerja melebihi tugas pokoknya, begitu juga sebaliknya,” ujar Budi saat dikonfirmasi, Sabtu (21/2/2026).
Menurut Budi, rotasi jabatan di tubuh Polri merupakan hal yang lumrah dan menjadi bagian dari manajemen sumber daya manusia. Selain sebagai bentuk penyegaran organisasi, mutasi juga bertujuan meningkatkan efektivitas kinerja serta menjawab dinamika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang terus berkembang di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Wilayah Jakarta dan penyangga sekitarnya dikenal memiliki kompleksitas tinggi, baik dari sisi kepadatan penduduk, mobilitas warga, hingga potensi gangguan keamanan.
Karena itu, penempatan pejabat Kapolsek dinilai strategis untuk memastikan pelayanan kepolisian berjalan optimal di tingkat kewilayahan.
Daftar Tujuh Kapolsek yang Diganti
Berdasarkan surat telegram tersebut, berikut tujuh perwira yang ditunjuk mengemban jabatan baru sebagai Kapolsek:
• Kompol Suparmin, sebelumnya menjabat Kanit Reskrim Polsek Metro Kebayoran Baru, diangkat menjadi Kapolsek Bekasi Selatan.
• AKP Dian Pornomo, sebelumnya Panit 2 Unit 2 Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, diangkat menjadi Kapolsek Mampang.
• AKP Reza Aditya ditunjuk menjadi Kapolsek Grogol Petamburan, Polres Metro Jakarta Barat.
• Kompol Bobby Mochammad Zulfikar diangkat menjadi Kapolsek Metro Taman Sari, Polres Metro Jakarta Barat.
• AKBP Riyanto diangkat menjabat Kapolsek Metro Setiabudi, Polres Metro Jakarta Selatan. Sebelumnya ia menjabat Kapolsek Metro Taman Sari, Polres Metro Jakarta Barat.
• AKBP Nugrahadi diangkat menjadi Kapolsek Kebayoran Baru. Sebelumnya ia merupakan Perwira Menengah (Pamen) Polda Metro Jaya pindahan dari Bareskrim Polri.
• AKP Daniel Dirgala, dari PS Kanit 1 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, diangkat menjadi PS Kapolsek Pademangan, Polres Metro Jakarta Utara.
Polda Metro Jaya menegaskan bahwa mutasi dilakukan melalui mekanisme internal yang mempertimbangkan rekam jejak, kompetensi, serta kebutuhan organisasi. Selain menjadi bagian dari pembinaan karier, mutasi juga dipandang sebagai instrumen evaluasi kinerja.
Sejumlah kalangan menilai rotasi ini penting untuk menjaga soliditas internal dan meningkatkan respons kepolisian terhadap berbagai isu, mulai dari kejahatan konvensional, narkotika, hingga kejahatan siber dan tindak pidana ekonomi.
Di sisi lain, publik berharap para Kapolsek yang baru dapat segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah masing-masing serta membangun komunikasi yang baik dengan tokoh masyarakat, pemerintah daerah, dan unsur TNI guna menjaga stabilitas keamanan.
Dengan rotasi ini, Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan internal dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Evaluasi berkala terhadap kinerja pejabat kewilayahan pun disebut akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga profesionalisme dan akuntabilitas institusi.
Reporter: Fahmy Nurdin
Editor: Fahmy Nurdin




































