Analis: Ubah Gaya Komunikasi, Bahlil Berpeluang Jadi Favorit Publik

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, berpeluang menjadi figur favorit masyarakat jika mampu mengubah cara berkomunikasi di ruang publik.

Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, berpeluang menjadi figur favorit masyarakat jika mampu mengubah cara berkomunikasi di ruang publik.

Jakarta – Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, berpeluang menjadi figur favorit masyarakat jika mampu mengubah cara berkomunikasi di ruang publik.

Penilaian tersebut disampaikan Hendri Satrio, yang akrab disapa Hensa, merespons beredarnya sebuah klip video yang menampilkan Bahlil berbicara dengan gaya lebih tenang dan santai saat menceritakan perjalanan hidupnya hingga menjadi menteri.

Dari ceritanya, perjuangan hidup beliau memang luar biasa. Bisa mencapai posisi politik seperti saat ini tentu menjadi inspirasi bagi masyarakat yang memiliki latar belakang hidup susah,” kata Hensa kepada wartawan.

Menurut Hensa, gaya komunikasi Bahlil dalam video tersebut justru menunjukkan sisi yang disukai publik. Ia menilai komunikasi yang tidak menggebu-gebu, namun disampaikan secara kalem dan santun, cenderung lebih mudah diterima masyarakat.

Kalau Bahlil cara komunikasinya menjadi lebih santun, kalem, dan tenang, maka bukan tidak mungkin ia akan mengambil hati masyarakat,” ujarnya.

Hensa menilai Bahlil kerap mengangkat cerita tentang latar belakang dan perjuangan hidupnya dengan tujuan menginspirasi publik. Selain itu, Bahlil juga dinilai memiliki pendekatan yang solutif dalam merespons berbagai persoalan kebijakan publik.

Namun demikian, Hensa menyoroti bahwa cara Bahlil menyampaikan pesan di ruang publik saat ini kerap menimbulkan sentimen negatif. Hal itu, menurutnya, karena gaya komunikasi yang digunakan terkesan lebih mewakili kepentingan elite dibandingkan suara masyarakat.

Saat ini, saya melihat cara komunikasinya terlalu mewakili kaum elite, tidak seperti ketika ia menceritakan perjuangan hidupnya yang berangkat dari masyarakat biasa. Itu yang membuat publik cenderung memberi sentimen negatif,” kata Hensa.

Ia menilai, apabila Bahlil kembali menggunakan pendekatan komunikasi yang lebih merakyat dan membumi, seperti saat menceritakan perjalanan hidupnya, persepsi publik terhadap dirinya bisa berubah secara bertahap.

Tak hanya berdampak pada figur personal, Hensa juga meyakini perubahan gaya komunikasi tersebut akan memberi efek positif bagi partai yang dipimpin Bahlil.

Kalau Bahlil mau mengubah cara komunikasi publiknya menjadi lebih merakyat, dampaknya tidak hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk Partai Golkar karena memiliki pemimpin yang mampu mengambil hati masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

JK dan Prabowo Bahas Investasi Energi Hijau Rp70 Triliun, Dorong Percepatan Swasembada Energi Nasional
Webinar Nasional MAPPI & INKINDO Bahas Perlindungan Profesi Penilai & Konsultan di Mataram 10 Juni 2026
Eddy Martono Minta Pemerintah Matangkan Aturan Ekspor Satu Pintu Sawit
Usulan Men-HAM Pigai Soal Jabatan Strategis Polri Diisi Sipil, Habib Syakur Tegaskan Karakter Kepolisian Tak Bisa Disamakan dengan Lembaga Lain
Sari Yuliati Terpilih Aklamasi Pimpin Kosgoro 1957, Ricky Syahputra Apresiasi dan Tegaskan Konsolidasi Organisasi Menuju 2029
Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Pemerintahan Prabowo-Gibran 72,2 Persen, Ekonomi Jadi Sorotan
Ancol Siapkan Ratusan Agenda Liburan Sekolah 2026 Hadirkan Wisata Edukasi Hiburan hingga Festival Budaya
Peringati Hari Lahir Pancasila, Polda Metro Jaya Teguhkan Komitmen Jaga Persatuan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:48 WIB

JK dan Prabowo Bahas Investasi Energi Hijau Rp70 Triliun, Dorong Percepatan Swasembada Energi Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:44 WIB

Webinar Nasional MAPPI & INKINDO Bahas Perlindungan Profesi Penilai & Konsultan di Mataram 10 Juni 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:12 WIB

Eddy Martono Minta Pemerintah Matangkan Aturan Ekspor Satu Pintu Sawit

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:38 WIB

Usulan Men-HAM Pigai Soal Jabatan Strategis Polri Diisi Sipil, Habib Syakur Tegaskan Karakter Kepolisian Tak Bisa Disamakan dengan Lembaga Lain

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:50 WIB

Sari Yuliati Terpilih Aklamasi Pimpin Kosgoro 1957, Ricky Syahputra Apresiasi dan Tegaskan Konsolidasi Organisasi Menuju 2029

Berita Terbaru