Tarif PNBP Kemenkum Disesuaikan, Merek UMKM Tetap Rp500 Ribu dan Hak Cipta Lagu Gratis Mulai Agustus 2026

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah resmi memberlakukan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 30 Tahun 2026 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di lingkungan Kementerian Hukum. Aturan yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 2 Juli 2026 itu memuat penyesuaian tarif sejumlah layanan, mulai dari kekayaan intelektual hingga administrasi kewarganegaraan.

Pemerintah resmi memberlakukan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 30 Tahun 2026 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di lingkungan Kementerian Hukum. Aturan yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 2 Juli 2026 itu memuat penyesuaian tarif sejumlah layanan, mulai dari kekayaan intelektual hingga administrasi kewarganegaraan.

JAKARTA — Pemerintah resmi memberlakukan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 30 Tahun 2026 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di lingkungan Kementerian Hukum. Aturan yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 2 Juli 2026 itu memuat penyesuaian tarif sejumlah layanan, mulai dari kekayaan intelektual hingga administrasi kewarganegaraan.

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menegaskan penyesuaian tarif tersebut bukan bertujuan membebani masyarakat, melainkan untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan hukum yang lebih profesional, transparan, dan berbasis digital.

“Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2026 merupakan bagian dari agenda besar reformasi birokrasi dan transformasi digital pelayanan hukum. Setiap rupiah PNBP yang diterima negara akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan yang semakin cepat, akurat, aman, dan berkualitas,” kata Supratman dalam keterangannya.

Pemerintah tetap mempertahankan tarif pendaftaran merek bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) sebesar Rp500 ribu per kelas. Tarif tersebut tidak mengalami perubahan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha kecil dan perlindungan kekayaan intelektual.
Di sisi lain, tarif pendaftaran merek untuk pemohon umum disesuaikan menjadi Rp2,8 juta per kelas. Penyesuaian ini menjadi yang pertama sejak 2016.

Selain mempertahankan tarif khusus bagi UMK, pemerintah juga menyederhanakan persyaratan administrasi agar semakin banyak pelaku usaha yang dapat mendaftarkan mereknya.

“Kami memastikan bahwa kebijakan ini tetap berpihak kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro dan kecil. Oleh karena itu, tarif pendaftaran merek bagi UMK tetap dipertahankan sebesar Rp500.000 per kelas, bahkan persyaratannya kini semakin sederhana,” ujar Supratman.

Dalam regulasi baru tersebut, pemerintah juga memberikan kebijakan afirmatif di bidang hak cipta. Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta untuk karya lagu dan/atau musik tidak lagi dikenakan biaya alias gratis.

Kementerian Hukum menilai kebijakan itu akan mendorong lebih banyak pencipta mencatatkan karya mereka sekaligus memperkuat Pusat Data Lagu dan/atau Musik sebagai basis pengelolaan royalti yang lebih akurat dan transparan.

PP Nomor 30 Tahun 2026 juga mengatur tarif layanan administrasi kewarganegaraan. Permohonan pewarganegaraan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) bagi warga negara asing melalui mekanisme permohonan dikenakan biaya Rp75 juta. Sementara itu, permohonan kehilangan kewarganegaraan Indonesia atas permohonan sendiri dikenai tarif Rp5 juta.

Menanggapi sorotan publik terkait besaran tarif tersebut, Supratman mengatakan pemerintah telah mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari peningkatan kualitas layanan, investasi teknologi informasi, perubahan nomenklatur kementerian, hingga kondisi ekonomi saat ini.

“Perlu dipahami bahwa tarif pelayanan kewarganegaraan Indonesia masih kompetitif apabila dibandingkan dengan berbagai negara lain. Yang lebih penting, pemerintah terus meningkatkan kualitas pelayanan sehingga masyarakat memperoleh kepastian hukum, proses yang transparan, dan pelayanan yang semakin mudah melalui transformasi digital yang sedang kami lakukan,” ujarnya.

Kementerian Hukum mencatat biaya layanan kewarganegaraan di Indonesia masih relatif kompetitif dibandingkan sejumlah negara. Sebagai perbandingan, Amerika Serikat menetapkan biaya sekitar 2.350 dolar AS untuk pelepasan kewarganegaraan, Inggris sekitar 513 poundsterling, dan Selandia Baru sekitar 474 dolar Selandia Baru. Adapun negara seperti Korea Selatan dan Singapura memang menetapkan tarif lebih rendah, tetapi disertai persyaratan yang lebih ketat, termasuk kewajiban militer, kontribusi ekonomi, maupun masa tinggal pemohon.

Melalui regulasi baru tersebut, pemerintah berharap kualitas pelayanan administrasi hukum terus meningkat seiring penguatan sistem digital, sehingga mampu memberikan kepastian hukum, memperkuat daya saing nasional, serta mendukung tata kelola pemerintahan yang modern dan terpercaya.

Berita Terkait

Kapolri Tegaskan Penegakan Hukum Berkeadilan dan Pelayanan Humanis Jadi Prioritas Polri
Polda Metro Jaya, TNI dan Pemprov DKI Perkuat Sinergi Kawal Aspirasi pada Hari Sumpah Pemuda
Habib Syakur Kritik Keras Penanganan Karhutla, Sentil Bahlil Lahadalia
Ketua PWNU Kaltara Datangi PN Jakarta Pusat, Serukan Keadilan dan Tolak Penghakiman Sebelum Putusan untuk Gus Yaqut
Habib Syakur: Jangan Jadikan Polri Komoditas Politik, Kembalikan Marwah dan Independensi Institusi!
YAHYA MAYA SAKTI APRESIASI GUS IRFAN, KEMENTERIAN HAJI DINILAI BERSIH DAN BERINTEGRITAS
Abdul Qahar Yelipele: Pengukuhan PBNU 2026-2031 Harus Jadi Momentum Penguatan NU di Tanah Papua
Anak Beruang Madu Terpisah dari Induk akibat Karhutla di Kalteng, Polri Selamatkan Satwa Dilindungi
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:25 WIB

Kapolri Tegaskan Penegakan Hukum Berkeadilan dan Pelayanan Humanis Jadi Prioritas Polri

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Polda Metro Jaya, TNI dan Pemprov DKI Perkuat Sinergi Kawal Aspirasi pada Hari Sumpah Pemuda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Habib Syakur Kritik Keras Penanganan Karhutla, Sentil Bahlil Lahadalia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Ketua PWNU Kaltara Datangi PN Jakarta Pusat, Serukan Keadilan dan Tolak Penghakiman Sebelum Putusan untuk Gus Yaqut

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Habib Syakur: Jangan Jadikan Polri Komoditas Politik, Kembalikan Marwah dan Independensi Institusi!

Berita Terbaru

Foto: Ketua TP PKK Jakarta Timur, Essie Feransie Munjirin, bersama jajaran kader TP PKK berfoto bersama saat kegiatan Supervisi, Monitoring, dan Evaluasi (SME) TP PKK tingkat kecamatan dan kelurahan se-Kecamatan Makasar di Aula Kantor Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Selasa (27/10/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Tinjau SME PKK Makasar, Essie Munjirin Tekankan Administrasi dan Inovasi Program

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:14 WIB