BANDUNG – Praktisi hukum Hendri Yudi, S.H., M.H., menyampaikan dukungan dan apresiasi mendalam kepada seluruh insan pers di Tanah Air dalam momentum peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80.
Menurutnya, pers memiliki peran strategis sebagai jendela dunia yang membuka cakrawala informasi bagi masyarakat, sekaligus menjadi pilar penting dalam menjaga demokrasi dan supremasi hukum.
Hendri menegaskan, melalui pers, masyarakat dapat mengetahui berbagai perkembangan dunia, baik yang terjadi di tingkat global maupun peristiwa kecil di lingkungan sekitar.
“Pers merupakan wadah untuk membuka jendela dunia. Dari pers, kita bisa mengetahui segala informasi, sejauh dan sekecil apa pun peristiwa yang terjadi. Pers membuat masyarakat tetap terhubung dengan dinamika zaman,” ujar Hendri dalam keterangannya, Senin (9/2/2026).
Hendri menilai, di tengah derasnya arus informasi dan tantangan disinformasi di era digital, peran pers profesional justru semakin krusial. Pers dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga akurat, berimbang, dan berlandaskan pada etika jurnalistik.
“Di sinilah peran pers yang sesungguhnya, menghadirkan informasi yang dapat dipercaya, bukan sekadar sensasi,” katanya.
Sebagai alumni Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) Lemhannas RI Angkatan 219, Hendri memandang pers sebagai salah satu elemen strategis dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, pers yang sehat akan melahirkan masyarakat yang kritis namun tetap beradab.
“Pers bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun kesadaran publik, menanamkan nilai kebangsaan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelasnya.
Selain dikenal sebagai Senior Partner pada kantor hukum Akhyari Hendri & Partners, Hendri Yudi juga aktif sebagai pengurus Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) DPC Bandung di bidang Pusat Bantuan Hukum. Dalam kapasitas tersebut, ia kerap bersinggungan langsung dengan kerja-kerja jurnalistik, khususnya dalam pengawalan isu hukum dan keadilan.
Hendri menilai, sinergi antara insan pers dan penegak hukum sangat penting untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas publik. “Pers dan praktisi hukum memiliki tujuan yang sama, yakni menegakkan kebenaran dan keadilan. Pers mengawal dengan pemberitaan, sementara kami mengawal melalui jalur hukum,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Hendri juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh insan pers yang selama ini konsisten menjadi garda terdepan dalam mengungkap fakta dan menyajikan informasi yang terpercaya kepada masyarakat. Ia mengakui, kerja jurnalistik tidak selalu mudah dan kerap dihadapkan pada berbagai tekanan.
“Terima kasih kepada rekan-rekan insan pers yang telah bekerja dengan dedikasi tinggi, keberanian, dan integritas. Pers yang independen dan profesional adalah fondasi penting bagi negara hukum dan demokrasi yang sehat,” tuturnya.
Menutup pernyataannya, Hendri berharap peringatan Hari Pers Nasional dapat menjadi momentum refleksi bersama bagi insan pers, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kebebasan pers yang bertanggung jawab.
“Selamat Hari Pers Nasional. Semoga pers Indonesia semakin maju, berintegritas, dan tetap menjadi suara kebenaran bagi bangsa,” pungkasnya.
Reporter: Fahmy Nurdin
Editor: Fahmy Nurdin




































