Mahardhika Soekarno: Gerindra Paling Selaras dengan Ideologi Bung Karno

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Mahardhika Soekarno Tegaskan Kesetiaan pada Prabowo dan Gerindra

Foto: Mahardhika Soekarno Tegaskan Kesetiaan pada Prabowo dan Gerindra

JAKARTA – Nama Didi Mahardhika Soekarno, cucu Presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno, kembali menyita perhatian publik. Bukan semata karena garis keturunannya, melainkan juga karena pilihan jalur politik yang dinilai berbeda dari mayoritas keluarga besar Bung Karno.

Mahardhika menyatakan, sikap politik yang ia ambil bukan keputusan sesaat. Ia mengaku berjalan di atas dua amanah yang ia pegang teguh, yakni amanah dari sang ibunda almarhum Rachmawati Soekarnoputri, serta amanah dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang disebutnya sudah seperti keluarga sendiri.

“Pesan ibunda jelas, tetap setia kepada Bapak Prabowo Subianto dan Partai Gerindra. Alhamdulillah amanah itu saya jalankan sejak dulu,” tutur Mahardhika, Senin (9/2).

Pada momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra, Mahardhika juga menyampaikan ucapan selamat dan harapannya agar Gerindra terus menjadi kekuatan politik yang menjaga persatuan bangsa.

*Gerindra Dinilai Paling Mencerminkan Ajaran Bung Karno*

Mahardhika menjelaskan, pilihannya berlabuh di Partai Gerindra dilandasi keyakinan ideologis. Ia menilai, Gerindra merupakan partai yang paling merepresentasikan nilai-nilai Bung Karno tanpa dikotomi dan tanpa upaya mengadu-benturkan.

“Gerindra itu cocok dengan darah ideologi saya. Ada garis ajaran kakek saya, Bung Karno, tetapi tidak dibenturkan dengan siapa pun,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, kedekatannya dengan Prabowo tidak hanya sebatas hubungan politik, tetapi sudah menjadi hubungan personal.

“Bagi saya, Pak Prabowo sudah seperti bapak sendiri. Itu yang saya pegang,” ujarnya.

*Dikotomi Politik Lama Dianggap Tak Relevan*

Mahardhika turut menyoroti masih adanya upaya sejumlah kelompok yang terus menghidupkan dikotomi lama dalam politik nasional, seperti narasi Pro-Soekarno versus Pro-Suharto dan pembelahan serupa.

Menurutnya, pola semacam itu sudah tidak relevan dan hanya memperkecil bangsa.

“Menurut saya, dikotomi itu sudah tidak relevan. Mengkotakkan rakyat Indonesia ke dalam pro sini atau pro sana hanya memperkecil bangsa ini,” katanya.

Ia juga menyayangkan penggunaan tokoh-tokoh besar sebagai alat politik yang justru memunculkan narasi memecah belah.

“Kasihan masyarakat. Mereka disajikan hal negatif, dijual gambar tokoh-tokoh yang akhirnya berdampak semu, hanya pseudo,” tambahnya.

*Pilihan Politik untuk Menyatukan*

Sebagai putra Rachmawati Soekarnoputri sekaligus keturunan Bung Karno, Mahardhika mengakui ideologi politik telah mengalir dalam dirinya. Namun ia menegaskan ingin menjalankan warisan itu dengan pendekatan yang lebih relevan dengan kondisi bangsa saat ini, yakni menyatukan, bukan membelah.

Dengan tetap memegang amanah keluarga serta keyakinannya terhadap visi Presiden Prabowo Subianto, Mahardhika menempatkan dirinya sebagai figur yang ingin menghadirkan wajah politik yang lebih sejuk dan matang.

Berita Terkait

GPM DKI Jakarta Kukuhkan Kepengurusan Baru, Siap Kawal Program “Jaga Jakarta” Berbasis Trisakti Marhaenis
Mutasi Pendeta HKBP Balaraja Diprotes, Jemaat Minta Penjelasan Terbuka
Maju Pimpin PP PMKRI, Putri Sukmaniara Janjikan Akses Beasiswa S2 dan S3 Lebih Luas
Pengurus DPC GMNI Jakarta Timur Periode 2025–2027 Resmi Dilantik, Siap Cetak Kader Produktif Sambut Bonus Demografi
Vatikan Ganti Duta Besar untuk Indonesia, Mgr Walter Erbi Ditunjuk sebagai Nunsius Apostolik
Aksi Hijau Mahasiswa Teknik UNDIP, Restorasi Lereng Merbabu Lewat Penanaman 500 Bibit Pohon
HUT Jakarta ke-499, RANGER Tegaskan Siap Dukung Pramono Anung Menuju RI 1
Ketum SOKSI: Papua Selatan Jadi Tolok Ukur Pengamalan Pancasila dalam Pembangunan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:10 WIB

GPM DKI Jakarta Kukuhkan Kepengurusan Baru, Siap Kawal Program “Jaga Jakarta” Berbasis Trisakti Marhaenis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:46 WIB

Mutasi Pendeta HKBP Balaraja Diprotes, Jemaat Minta Penjelasan Terbuka

Senin, 27 Juli 2026 - 13:56 WIB

Maju Pimpin PP PMKRI, Putri Sukmaniara Janjikan Akses Beasiswa S2 dan S3 Lebih Luas

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:33 WIB

Pengurus DPC GMNI Jakarta Timur Periode 2025–2027 Resmi Dilantik, Siap Cetak Kader Produktif Sambut Bonus Demografi

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:43 WIB

Vatikan Ganti Duta Besar untuk Indonesia, Mgr Walter Erbi Ditunjuk sebagai Nunsius Apostolik

Berita Terbaru

Foto: Jelang HUT ke-81 RI, Munjirin Serahkan Bendera Merah Putih kepada 10 Camat

Wali Kota Jakarta Pusat

Jelang HUT ke-81 RI, Munjirin Ajak Warga Jakarta Timur Semarakkan Merah Putih

Rabu, 12 Agu 2026 - 18:14 WIB