Arifin Temui Bocah 10 Tahun Tak Sekolah, Pemprov Jamin Pendidikan Gratis sampai Kuliah

- Jurnalis

Jumat, 27 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: langsung dengan seorang anak berusia 10 tahun yang belum pernah mengenyam pendidikan dasar di kawasan Pasar Gaplok, Kelurahan Keramat, Senen, Jumat (27/3/2026).

Foto: langsung dengan seorang anak berusia 10 tahun yang belum pernah mengenyam pendidikan dasar di kawasan Pasar Gaplok, Kelurahan Keramat, Senen, Jumat (27/3/2026).

JAKARTA – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat bergerak cepat menindaklanjuti temuan seorang anak berusia 10 tahun yang belum pernah mengenyam pendidikan dasar. Anak tersebut sebelumnya hanya sempat bersekolah di tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan belum terdaftar di Sekolah Dasar (SD).

Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, turun langsung menemui anak itu di kawasan Pasar Gaplok, Kelurahan Keramat, Kecamatan Senen, Jumat (27/3). Dalam dialog singkat, anak tersebut menyampaikan keinginannya untuk bersekolah—sebuah harapan yang selama ini belum terwujud karena keterbatasan ekonomi keluarga.

Arifin menegaskan, pemerintah akan mengambil alih pemenuhan kebutuhan pendidikan anak tersebut secara menyeluruh. Ia memastikan proses pendaftaran hingga penyediaan perlengkapan sekolah akan difasilitasi tanpa biaya.

“Tidak ada kata terlambat untuk mulai sekolah. Yang penting ada kemauan, itu yang harus kita dorong,” kata Arifin di lokasi.

Selain memastikan akses pendidikan gratis dari jenjang dasar hingga menengah, Pemprov juga menyiapkan dukungan penunjang, mulai dari seragam, tas, hingga sepatu sekolah. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Tak berhenti di sektor pendidikan, intervensi juga dilakukan pada aspek kesejahteraan keluarga. Pemerintah menawarkan hunian di rumah susun sewa (rusunawa) dengan biaya terjangkau, sekaligus akses ke program pangan bersubsidi dan fasilitas transportasi umum gratis.

Lebih lanjut, Arifin menyebut adanya skema bantuan pendidikan lanjutan melalui program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Program tersebut membuka peluang bagi siswa dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi tanpa terkendala biaya.

Kasus ini, menurut Arifin, menjadi pengingat bahwa masih ada anak-anak yang luput dari sistem pendidikan formal. Pemerintah, kata dia, akan terus melakukan penjangkauan aktif untuk memastikan tidak ada lagi anak usia sekolah yang tertinggal.

Turut hadir dalam giat ini Asisten Ekonomi dan Pembangunan Suprayogi, Camat Senen Erick, Manpol PP Senen berserta Jajaran.

“Ini bukan hanya soal satu anak, tapi bagaimana negara hadir memastikan setiap anak punya kesempatan yang sama untuk masa depan yang lebih baik,” Tutup Wali Kota Jakarta Pusat.

Berita Terkait

Munjirin Dorong Layanan Kesehatan Hewan Gratis untuk Wujudkan Jakarta Timur Bebas Rabies
Panen Singkong dan Petai, Munjirin Dorong Ketahanan Pangan dari Lingkungan Warga
Lumpur Setebal 2 Meter Dikeruk, Pemkot Jaktim Siapkan Kali Sunter Hadapi Hujan
UKW PWI Jaya Angkatan ke-66 Digelar di Jakpus, 24 Wartawan Ikuti Ujian
1.200 PPPK Guru Jaktim Kembali Dapat Kepastian Masa Kerja
Sekko Eka Darmawan Dorong Sinergi Pemerintah dan Ulama di Batu Ampar
Raih Nilai Tertinggi, Al Fajar Munjul Jadi Wakil Jaktim di Tingkat DKI
Audiensi ke Kramat Jati, Pokja PWI Jaktim Dorong Sinergi Informasi Publik
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Munjirin Dorong Layanan Kesehatan Hewan Gratis untuk Wujudkan Jakarta Timur Bebas Rabies

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Panen Singkong dan Petai, Munjirin Dorong Ketahanan Pangan dari Lingkungan Warga

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Lumpur Setebal 2 Meter Dikeruk, Pemkot Jaktim Siapkan Kali Sunter Hadapi Hujan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:17 WIB

UKW PWI Jaya Angkatan ke-66 Digelar di Jakpus, 24 Wartawan Ikuti Ujian

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:17 WIB

1.200 PPPK Guru Jaktim Kembali Dapat Kepastian Masa Kerja

Berita Terbaru

Direktorat Jenderal Imigrasi mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat pengawasan warga negara asing (WNA) dan penanganan pengungsi dari luar negeri. Upaya ini dilakukan melalui Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA), Subject of Interest (SOI), serta pengembangan Aplikasi Penegakan Hukum Keimigrasian (APGAKUM) Pengungsi.

Hukum & Kriminal

Imigrasi Perkuat Pengawasan WNA dan Pengungsi Lewat Teknologi Digital

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:54 WIB