Pengamanan Maksimal, Hasil Maksimal: Persija Libas Persebaya 3-0 di GBK

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Selebrasi Eksel Runtukahu di laga Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya di BRI Super League, Sabtu (11/4/2026). (Dok-Istimewa)

Foto: Selebrasi Eksel Runtukahu di laga Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya di BRI Super League, Sabtu (11/4/2026). (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Polda Metro Jaya mengerahkan 2.730 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan antara Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (11/4/2026) malam. Pengamanan berlapis ini menjadi bagian dari upaya memastikan laga berlangsung aman, tertib, dan kondusif di tengah tingginya animo suporter.

Sebanyak 2.444 personel Polri, 150 personel TNI, dan 136 personel dari unsur pemerintah daerah disiagakan di berbagai titik strategis. Dari total kekuatan Polri, 2.301 personel berasal dari Polda Metro Jaya dan 143 lainnya dari jajaran Polres. Mereka ditempatkan di area stadion, pintu masuk penonton, tribun, jalur VIP, hingga kawasan sekitar GBK, termasuk pengamanan kedatangan dan kepulangan pemain serta ofisial tim.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan di dalam stadion, tetapi juga mencakup perimeter luar dan lokasi-lokasi terkait, seperti hotel tempat menginap tim.

“Seluruh rangkaian kegiatan kami amankan secara menyeluruh untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Pihak kepolisian juga mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, mulai dari keberadaan suporter tanpa tiket, peredaran tiket palsu, kepadatan di pintu masuk, hingga penyelundupan barang terlarang. Selain itu, pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional, terutama saat arus masuk dan keluar penonton. Masyarakat yang tidak berkepentingan di kawasan GBK diimbau menggunakan jalur alternatif guna menghindari kemacetan.

Di tengah pengamanan ketat tersebut, pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Persija langsung mengambil inisiatif serangan dan menunjukkan dominasi di hadapan pendukungnya. Peluang pertama hadir pada menit kelima melalui sepakan Allano Lima, meski belum menemui sasaran.

Momentum krusial terjadi pada menit ke-14 saat wasit menunjuk titik putih setelah pelanggaran di kotak penalti Persebaya, yang dipastikan melalui VAR. Dua menit berselang, Allano Lima sukses mengeksekusi penalti dan membawa Persija unggul 1-0.

Persebaya sempat membalas pada menit ke-30 melalui Mihailo Perovic, namun gol dianulir karena offside. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Memasuki babak kedua, Persebaya mencoba meningkatkan intensitas serangan. Namun justru Persija yang kembali menambah keunggulan pada menit ke-54 melalui Eksel Runtukahu, memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti. Gol tersebut memperlebar jarak menjadi 2-0.

Dominasi Persija semakin terlihat ketika Eksel kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-76. Menerima umpan dari Allano, ia melepaskan tembakan akurat yang tak mampu dibendung kiper Persebaya, menjadikan skor 3-0.

Meski tertinggal, Persebaya tidak menyerah. Pada masa injury time, mereka nyaris memperkecil ketertinggalan melalui sundulan Risto Mitrevski dan Bruno Paraiba. Namun, kedua peluang tersebut hanya membentur mistar dan tiang gawang.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 tetap bertahan untuk kemenangan Persija. Hasil ini mengukuhkan posisi Persija di peringkat ketiga klasemen sementara dengan 55 poin dari 27 pertandingan. Sementara itu, Persebaya harus turun ke posisi keenam dengan raihan 42 poin.

Kemenangan ini tidak hanya mempertegas konsistensi Persija dalam perburuan papan atas, tetapi juga menjadi cerminan keberhasilan pengamanan aparat dalam menjaga stabilitas pertandingan besar dengan tensi tinggi.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Dari _Combat Force Menuju Strategic Force_, Seminar Nasional Seskoad Bahas Masa Depan TNI AD
Polisi Tambora Sigap Evakuasi Pria Jatuh ke Kali di Krendang
Ranex: Program Bacadnas Jadi Energi Baru Ormas Bela Negara
Empat Emas di Belgia, Indonesia Tegaskan Diri sebagai Raja Pencak Silat Dunia
Epriyanto Kasmuri Menang Tipis Satu Suara, Era Baru Perbasi Jabar Dimulai, Hendri Yudi: Selamat Bertugas Periode 2026-2030
Saat Perempuan Papua Menguatkan TNI: Dapur Umum Jadi Jantung TMMD Manokwari
Undangan TNI AU, Ketum DePA-RI Angkat Isu Ketahanan Nasional
Jakbar Diguncang Kasus Narkoba, Dua Pelaku dan Ribuan Ekstasi Diamankan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:08 WIB

Dari _Combat Force Menuju Strategic Force_, Seminar Nasional Seskoad Bahas Masa Depan TNI AD

Kamis, 30 April 2026 - 13:59 WIB

Polisi Tambora Sigap Evakuasi Pria Jatuh ke Kali di Krendang

Rabu, 29 April 2026 - 15:10 WIB

Ranex: Program Bacadnas Jadi Energi Baru Ormas Bela Negara

Selasa, 28 April 2026 - 23:54 WIB

Empat Emas di Belgia, Indonesia Tegaskan Diri sebagai Raja Pencak Silat Dunia

Minggu, 26 April 2026 - 09:09 WIB

Epriyanto Kasmuri Menang Tipis Satu Suara, Era Baru Perbasi Jabar Dimulai, Hendri Yudi: Selamat Bertugas Periode 2026-2030

Berita Terbaru