Pemerintah Luncurkan Bursa Wirausaha Unggulan, Targetkan 10 Juta Pengusaha Baru pada 2029

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan program Bursa Wirausaha Unggulan sebagai langkah strategis pemerintah untuk mencetak 10 juta pengusaha baru hingga 2029

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan program Bursa Wirausaha Unggulan sebagai langkah strategis pemerintah untuk mencetak 10 juta pengusaha baru hingga 2029

JAKARTA — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan program Bursa Wirausaha Unggulan sebagai langkah strategis pemerintah untuk mencetak 10 juta pengusaha baru hingga 2029.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan rasio kewirausahaan nasional sekaligus memperluas penyerapan tenaga kerja.
“Program ini sejalan dengan arahan Presiden untuk menciptakan 10 juta pengusaha baru hingga tahun 2029.

Semakin banyak wirausaha yang lahir dan berkembang, maka penyerapan tenaga kerja juga akan semakin besar,” kata Maman dalam agenda Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional 2026 di Jakarta, Jumat (12/6).

Menurut Maman, Bursa Wirausaha Unggulan dirancang sebagai ekosistem terpadu yang memudahkan generasi muda, calon wirausaha, pelaku UMKM, hingga pengusaha dalam mengakses berbagai layanan pengembangan usaha.

Layanan tersebut mencakup pelatihan peningkatan kapasitas, pendampingan bisnis, legalitas usaha, sertifikasi, akses pembiayaan, hingga perluasan pasar.
Maman menjelaskan program tersebut disusun untuk menciptakan pengusaha yang tangguh melalui pembinaan dari tahap awal hingga pengembangan usaha.

Dari proses awal kami dampingi, kami bekali kompetensi, mental usaha, dan perencanaan bisnis yang baik, hingga pada akhirnya kami buka akses pembiayaan dan pemasarannya,” ujarnya.

Skema pembiayaan yang disiapkan meliputi akses ke perbankan, Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga pembiayaan nonformal melalui perusahaan teknologi finansial atau fintech.

Kegiatan Bursa Wirausaha Unggulan diikuti sekitar 1.500 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dalam agenda tersebut juga digelar Deklarasi Wirausaha sebagai bentuk komitmen bersama perguruan tinggi dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menegaskan UMKM harus terus didorong agar mampu naik kelas dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.

UMKM harus terus tumbuh dan naik kelas. Pertumbuhan ekonomi harus dapat dikontribusikan oleh UMKM sekaligus dinikmati oleh UMKM. Inilah yang disebut ekonomi yang berkeadilan,” kata Muhaimin.
Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Fauzan menilai perguruan tinggi memiliki peran penting dalam melahirkan generasi wirausaha baru berbasis inovasi dan potensi lokal.

Kampus diharapkan menjadi fasilitator lahirnya wirausahawan-wirausahawan berbasis mahasiswa sekaligus berkontribusi dalam mengakselerasi lahirnya wirausaha yang berbasis pada potensi dan budaya lokal,” ujarnya.

Selain layanan konsultasi dan pendampingan usaha, agenda Bursa Wirausaha Unggulan juga menghadirkan berbagai kegiatan pengembangan kapasitas seperti Founder Talk, workshop Artificial Intelligence (AI), workshop kemitraan, Dapur Inovasi UMKM, hingga pameran produk dan inovasi pelaku usaha.

Berita Terkait

PT Palma Global Indonesia Tunjuk Thomas Gewab jadi Komisaris Wilayah Papua Barat Daya
PT Palma Global Indonesia Tunjuk Mayjen TNI Mar (Purn.) Bambang Sutrisno Jadi Komisaris
Rapat Pleno PT Palma Global Indonesia Tunjuk Hamdani sebagai Komisaris Wilayah Sumatera Barat
PT Palma Global Indonesia Buka Lowongan 1.200 Tenaga Administrasi untuk Penempatan di Seluruh Indonesia
Kamil Sahab Siap Buka Prediksi Politik Indonesia Lewat Podcast, Film Politik Tengah Disiapkan
JM WO Gandeng Nadya Wedding, Ciptakan Momen Pernikahan Penuh Kehangatan
Kementerian Ekraf Bekali 33 Pelaku Usaha Fesyen Tangsel
PT Palma Global Indonesia Tunjuk Remigius Yosephlamatuka Tolok sebagai Komwil NTB dan NTT
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:08 WIB

PT Palma Global Indonesia Tunjuk Thomas Gewab jadi Komisaris Wilayah Papua Barat Daya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:09 WIB

PT Palma Global Indonesia Tunjuk Mayjen TNI Mar (Purn.) Bambang Sutrisno Jadi Komisaris

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Rapat Pleno PT Palma Global Indonesia Tunjuk Hamdani sebagai Komisaris Wilayah Sumatera Barat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:48 WIB

PT Palma Global Indonesia Buka Lowongan 1.200 Tenaga Administrasi untuk Penempatan di Seluruh Indonesia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Kamil Sahab Siap Buka Prediksi Politik Indonesia Lewat Podcast, Film Politik Tengah Disiapkan

Berita Terbaru

Foto: Ketua TP PKK Jakarta Timur, Essie Feransie Munjirin, bersama jajaran kader TP PKK berfoto bersama saat kegiatan Supervisi, Monitoring, dan Evaluasi (SME) TP PKK tingkat kecamatan dan kelurahan se-Kecamatan Makasar di Aula Kantor Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Selasa (27/10/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Tinjau SME PKK Makasar, Essie Munjirin Tekankan Administrasi dan Inovasi Program

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:14 WIB