APALI Hadir di Istana Merdeka, Teguhkan Semangat Kebersamaan pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI

- Jurnalis

Senin, 17 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: (Dok: Istimewa)

Foto: (Dok: Istimewa)

JAKARTA – Semangat kebersamaan dan persatuan mewarnai kehadiran tiga tokoh Lembaga Andalan Penyembuh Alternatif Indonesia (APALI), yang sebelumnya dikenal dengan nama Asosiasi Penyembuh Alternatif Indonesia, dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Ketiga tokoh tersebut yakni Ketua Umum APALI Suhu Haryanto, Wakil Ketua Umum Dr. Ricky Suharlim, M.Sc., serta Sekretaris Jenderal Dr. Sunarto, M.Hum. Kehadiran mereka menjadi bagian dari semangat memperingati momentum bersejarah kemerdekaan sekaligus memperkuat komitmen organisasi untuk berkontribusi dalam bidang sosial dan kemanusiaan.

Dengan mengenakan busana yang rapi dan menunjukkan kekompakan, ketiganya mengikuti suasana peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Momentum tersebut sekaligus dimaknai sebagai pengingat bahwa kemerdekaan bukan hanya warisan sejarah, tetapi juga tanggung jawab bersama untuk menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bagi APALI, peringatan HUT ke-81 RI tidak berhenti pada seremoni. Nilai gotong royong, kebersamaan, persaudaraan, serta kepedulian terhadap sesama dinilai menjadi bagian penting yang harus terus dipelihara di tengah kehidupan masyarakat yang semakin kompleks.

Sehari sebelum menghadiri rangkaian peringatan kenegaraan di Jakarta, keluarga besar APALI juga menggelar kegiatan dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kantor sekretariat organisasi yang berada di kawasan Cempaka Putih, Jakarta.

Kegiatan tersebut diikuti sejumlah anggota APALI dan dikemas dalam suasana kekeluargaan. Berbagai permainan khas perayaan 17 Agustus turut memeriahkan kegiatan, di antaranya permainan melempar bola dan melempar gelang yang mengingatkan peserta pada suasana perayaan kemerdekaan di lingkungan kampung.

Bagi jajaran APALI, permainan tradisional tersebut bukan sekadar hiburan. Ada pesan sosial yang ingin kembali dihidupkan, yakni pentingnya interaksi langsung, kebersamaan, dan rasa kekeluargaan yang semakin relevan untuk dipertahankan.

Ketua Umum APALI Suhu Haryanto menilai semangat kemerdekaan seharusnya menjadi momentum untuk mengingat kembali nilai-nilai kehidupan masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi gotong royong.

“Jangan pernah melupakan sejarah. Kehidupan di kampung kita guyub dan penuh kekeluargaan. Mari tetap kita bergandeng tangan, bahu membahu mendukung program pemerintah dalam kesehatan masyarakat,” ujar Suhu Haryanto.

Menurutnya, semangat persatuan harus diterjemahkan dalam tindakan nyata. Masyarakat, organisasi, pemerintah, dan berbagai elemen bangsa memiliki ruang untuk saling melengkapi sesuai dengan kapasitas masing-masing.

Ia menekankan bahwa kepedulian sosial tidak seharusnya dibatasi oleh perbedaan latar belakang. Justru keberagaman Indonesia harus menjadi kekuatan untuk membangun solidaritas yang lebih luas.

Semangat kemanusiaan juga menjadi perhatian APALI dalam momentum HUT ke-81 RI. Organisasi tersebut menyatakan kesiapan untuk mengambil bagian dalam kegiatan sosial dan pelayanan kemanusiaan, termasuk membantu masyarakat yang berada di wilayah terdampak bencana alam.

Sekretaris Jenderal APALI Dr. Sunarto, M.Hum., yang akrab disapa Ki Narto, turut menegaskan pentingnya merapatkan barisan dan membangun kepedulian bersama.

Ki Narto yang dikenal sebagai dosen sekaligus pendiri Metafisika Study Community mengatakan bahwa peringatan kemerdekaan seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran sosial dan kepedulian terhadap masyarakat.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Umum APALI Dr. Ricky Suharlim, M.Sc., menyampaikan bahwa jajaran organisasi membuka ruang bagi kegiatan bakti sosial dan kemanusiaan di daerah-daerah yang membutuhkan bantuan.

“Mari kita rapatkan barisan, doa dan usaha untuk membantu daerah yang dilanda bencana alam. Semoga ada pihak-pihak yang tergerak untuk memfasilitasi transportasi relawan APALI untuk kegiatan bakti sosial kemanusiaan ini,” kata Ricky Suharlim.

Ricky yang juga dikenal sebagai Founder Reiki-Lingchi tersebut menilai dukungan berbagai pihak sangat diperlukan agar kegiatan kemanusiaan dapat dilaksanakan secara efektif, terkoordinasi, dan tepat sasaran.

Menurutnya, keberadaan relawan tidak cukup hanya mengandalkan semangat. Dukungan logistik, transportasi, koordinasi dengan pihak berwenang, serta pemetaan kebutuhan masyarakat terdampak menjadi bagian penting agar bantuan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat.

Kehadiran APALI dalam momentum HUT ke-81 RI juga mempertegas perhatian organisasi terhadap isu kesehatan masyarakat. Namun, dalam pelaksanaan kegiatan kemanusiaan, APALI perlu menempatkan pelayanan kepada masyarakat dalam kerangka yang aman, bertanggung jawab, serta menghormati ketentuan dan standar kesehatan yang berlaku.

Semangat membantu masyarakat, khususnya mereka yang berada dalam kondisi sulit akibat bencana, pada prinsipnya membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Organisasi sosial, relawan, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat dapat saling bersinergi sesuai kewenangan serta kompetensi masing-masing.

Bagi APALI, ruang pengabdian tersebut menjadi bagian dari upaya menerjemahkan nilai kemerdekaan ke dalam kerja sosial yang nyata.

Peringatan kemerdekaan pun tidak hanya dipandang sebagai momentum mengenang perjuangan para pendiri bangsa, tetapi juga sebagai kesempatan untuk bertanya mengenai kontribusi yang dapat diberikan setiap elemen masyarakat bagi kehidupan berbangsa.

Suasana kebersamaan yang terasa dalam rangkaian kegiatan APALI menjadi refleksi bahwa semangat kemerdekaan tetap memiliki relevansi kuat di tengah keberagaman Indonesia.

Perbedaan latar belakang, profesi, pemikiran, maupun komunitas tidak semestinya menjadi alasan untuk saling menjauh. Sebaliknya, keberagaman dapat menjadi modal sosial apabila dikelola melalui komunikasi, penghormatan, dan kepentingan bersama.

Jajaran APALI berharap pemerintahan saat ini semakin mampu menciptakan ruang persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Harapan tersebut sekaligus menjadi pesan agar pembangunan nasional tidak hanya berorientasi pada kemajuan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kohesi sosial serta kepedulian antarsesama.

HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada akhirnya menjadi momentum untuk kembali meneguhkan semangat Bhinneka Tunggal Ika: berbeda-beda tetapi tetap satu.

Dari suasana permainan sederhana di kantor sekretariat hingga kehadiran di Istana Merdeka, pesan yang dibawa APALI memiliki benang merah yang sama, kemerdekaan harus dirawat melalui persatuan, gotong royong, kepedulian, dan kerja nyata.

Di usia 81 tahun Republik Indonesia, semangat tersebut menjadi semakin penting. Sebab, menjaga kemerdekaan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen bangsa untuk memastikan nilai persaudaraan, kemanusiaan, dan kebersamaan tetap hidup di tengah masyarakat.

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

HUT ke-81 RI, JAI Tegaskan Cinta Tanah Air dan Komitmen Menjaga Persatuan
Semarak HUT RI Ke-81, 445 Keceriaan mewarnai perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di RW 07 Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Senin (17/8/2026). RW 07 Duri Utara Jalan Sehat Sambil Berbagi Infaq ke Masjid
Lusiana Ng Hadiri Perayaan HUT Ke-81 RI di Istana Merdeka, Tampil Anggun dalam Balutan Kebaya Nusantara
Pemerintah Percepat Penanganan Pascagempa M 7,7 NTT, BNPB Siapkan Logistik dan Armada
Mendagri Tinjau Penanganan Pascagempa di Manggarai Timur
HUT ke-81 RI dari Tanah Papua: Merajut Persatuan, Memperkuat Pendidikan, Menyiapkan Generasi Emas
Polri Kerahkan K9 dan 2,5 Ton Logistik, Perkuat Operasi Kemanusiaan Gempa NTT
Mendagri Pastikan Penanganan Pascagempa NTT Fokus Pulihkan Layanan Dasar
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:41 WIB

APALI Hadir di Istana Merdeka, Teguhkan Semangat Kebersamaan pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:18 WIB

Semarak HUT RI Ke-81, 445 Keceriaan mewarnai perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di RW 07 Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Senin (17/8/2026). RW 07 Duri Utara Jalan Sehat Sambil Berbagi Infaq ke Masjid

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Lusiana Ng Hadiri Perayaan HUT Ke-81 RI di Istana Merdeka, Tampil Anggun dalam Balutan Kebaya Nusantara

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Pemerintah Percepat Penanganan Pascagempa M 7,7 NTT, BNPB Siapkan Logistik dan Armada

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:10 WIB

Mendagri Tinjau Penanganan Pascagempa di Manggarai Timur

Berita Terbaru

Foto: Sejumlah pejabat dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut. Dalam suasana penuh kebersamaan, para pejabat mengikuti prosesi pemotongan dan penyajian nasi tumpeng sebagai bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Wali Kota Jakarta Pusat

Wali Kota Jakpus Arifin Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Banteng

Senin, 17 Agu 2026 - 18:59 WIB