Ustadz Muhammad Nabawi Resmi Hijrah ke Belawan, Fokus Pimpin LAAB dan Jalankan Program Sosial

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ustadz Muhammad Nabawi bersama keluarga. (Dok: Istimewa)

Foto: Ustadz Muhammad Nabawi bersama keluarga. (Dok: Istimewa)

BELAWAN – Ustadz Muhammad Nabawi mengambil langkah besar dalam perjalanan hidup dan pengabdiannya dengan memutuskan hijrah serta menetap secara permanen di Belawan, Sumatera Utara, bersama istri dan anak-anaknya. Keputusan tersebut diambil setelah melalui pertimbangan panjang selama beberapa bulan terakhir, menyusul aktivitasnya yang kerap bolak-balik Jakarta-Belawan sejak pasca-Idulfitri.

Melalui sambungan telepon pada Kamis (6/8/2026) usai menunaikan salat Subuh, Muhammad Nabawi mengungkapkan bahwa dirinya bersama keluarga akan meninggalkan kediamannya di kawasan Cijantung, Jakarta, pada Jumat untuk memulai kehidupan baru di tanah kelahirannya.

“Insya Allah hari Jumat ini kami akan berangkat dari kediaman di Cijantung. Saya membawa istri dan anak-anak untuk menetap di Belawan agar bisa lebih fokus mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Nabawi, keputusan tersebut bukanlah langkah spontan, melainkan hasil musyawarah bersama keluarga, terutama dengan sang istri yang akhirnya memberikan dukungan penuh terhadap rencana tersebut.

Ia mengisahkan bahwa sebelum mengambil keputusan final, dirinya sempat menyampaikan niat hijrah kepada istrinya dengan penuh keyakinan.

“La tahzan wa la takhaf, jangan bersedih dan jangan takut. Innallaha ma’ana, Allah bersama kita,” kata Nabawi mengenang percakapannya.

Mendengar hal tersebut, sang istri dikisahkan meneteskan air mata sebelum akhirnya menyatakan kesiapannya mendampingi sang suami.

“Insya Allah, Bismillah, Mama ikut Papa hijrah ke Belawan,” jawab istrinya sebagaimana diceritakan kembali oleh Nabawi.

Keputusan menetap di Belawan juga berkaitan dengan tanggung jawab Muhammad Nabawi sebagai pemimpin Lembaga Asli Anak Belawan (LAAB), organisasi yang menurutnya membutuhkan perhatian penuh di tengah berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat setempat.

Selama ini, kata Nabawi, aktivitas organisasi kerap terkendala oleh jarak antara Jakarta dan Belawan. Mobilitas yang tinggi tidak hanya menyita waktu, tetapi juga membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga dinilai kurang efektif dalam menjalankan berbagai program kemasyarakatan.

Dengan menetap langsung di Belawan, ia berharap dapat mempercepat pelaksanaan berbagai agenda sosial, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Salah satu program yang menjadi prioritas dalam waktu dekat adalah proyek elevasi makam, yakni kegiatan meninggikan permukaan tanah area pemakaman agar lebih tinggi dibandingkan lingkungan sekitarnya guna mengurangi risiko genangan air maupun banjir yang selama ini menjadi persoalan di sejumlah lokasi pemakaman.

Program tersebut oleh Nabawi disebut sebagai “proyek akhirat”, karena menurutnya selain memiliki manfaat teknis bagi masyarakat, juga merupakan bentuk pelayanan sosial yang bernilai ibadah.

Rencana kepindahan Muhammad Nabawi ke Belawan mendapat perhatian dari berbagai kalangan masyarakat. Salah satunya datang dari Sekretaris Jenderal Anak Belawan Bersatu (ABB), Ary Wahyudi Nasution.

Ary menilai langkah yang diambil Nabawi menunjukkan komitmen untuk lebih dekat dengan masyarakat serta mengabdikan diri secara langsung di daerah kelahirannya.

Ia bahkan mengibaratkan semangat hijrah tersebut sebagai simbol perubahan menuju pengabdian yang lebih besar, meski menegaskan bahwa analogi tersebut merupakan pandangan pribadinya mengenai semangat dakwah dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kalau untuk kebaikan masyarakat Belawan tentu kita mendukung. Yang terpenting seluruh aktivitas tetap menjaga persatuan, tidak menimbulkan gejolak, dan selalu menjaga kondusivitas di Belawan,” ujar Ary.

Sebagai penutup, Ary juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Muhammad Nabawi beserta keluarganya.

“Atas nama pribadi, saya mengucapkan selamat datang kembali di tanah kelahiran Belawan kepada Ustadz Muhammad Nabawi beserta keluarga. Semoga kehadiran beliau dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” katanya.

Kepindahan Muhammad Nabawi menandai dimulainya babak baru dalam perjalanan dakwah dan aktivitas sosialnya. Dengan memilih menetap di Belawan bersama keluarga, ia berharap dapat lebih dekat dengan masyarakat, memperkuat koordinasi berbagai program kemanusiaan, serta menghadirkan solusi terhadap sejumlah persoalan sosial yang dihadapi warga.

Di sisi lain, dukungan dari berbagai elemen masyarakat juga diharapkan menjadi modal penting agar seluruh program yang dijalankan dapat berlangsung secara kolaboratif, tetap menjaga ketertiban, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Belawan secara berkelanjutan.

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

PT MBM Ajukan Hak Jawab, Ungkap Kronologi Sengketa SHM 5/Lemo
Denny Kailimang Soroti Nasib Ratusan Karyawan Club de Arjuna yang Dirumahkan
Ruang Kerja Disulap Jadi Karaoke, Sekdis Dishub Sukabumi Tersangka Pelecehan 3 Siswi PKL
Viral di Media Sosial, Polisi Amankan RS Terkait Dugaan Penganiayaan Perempuan di Mal
DePA-RI Desak Efek Jera Koruptor: Jangan Hanya Dipenjara, Aset Negara Wajib Kembali
Dari Mitos ke Layar Lebar, FFHoror IX Mengupas Wajah Baru Film Horor Indonesia
BPK Temukan 74 Aset Bapenda Tangsel Tak Bisa Ditunjukkan, Nilainya Tembus Rp 2 Miliar
Seleksi KPID Sumut Dipersoalkan, Lima Calon Minta Fit and Proper Test Diulang
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:22 WIB

PT MBM Ajukan Hak Jawab, Ungkap Kronologi Sengketa SHM 5/Lemo

Senin, 21 September 2026 - 11:31 WIB

Denny Kailimang Soroti Nasib Ratusan Karyawan Club de Arjuna yang Dirumahkan

Minggu, 20 September 2026 - 15:54 WIB

Ruang Kerja Disulap Jadi Karaoke, Sekdis Dishub Sukabumi Tersangka Pelecehan 3 Siswi PKL

Sabtu, 19 September 2026 - 21:30 WIB

Viral di Media Sosial, Polisi Amankan RS Terkait Dugaan Penganiayaan Perempuan di Mal

Sabtu, 19 September 2026 - 21:25 WIB

DePA-RI Desak Efek Jera Koruptor: Jangan Hanya Dipenjara, Aset Negara Wajib Kembali

Berita Terbaru

Foto: Surat Hal Jawab

Hukum & Kriminal

PT MBM Ajukan Hak Jawab, Ungkap Kronologi Sengketa SHM 5/Lemo

Senin, 21 Sep 2026 - 19:22 WIB