Pedagang Rokok Ilegal di Jabar Terancam 5 Tahun Bui! Pasal 54 UU Cukai Jadi Senjata Pamungkas

- Jurnalis

Kamis, 23 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Rokok llegal Tanpa Cukai

Foto: Rokok llegal Tanpa Cukai

Bogor — Perang melawan rokok ilegal kembali memanas di Jawa Barat! Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Barat menegaskan tak akan memberi celah sedikit pun bagi pelaku bisnis gelap rokok tanpa pita cukai.

Kepala Kanwil DJBC Jabar Finari Manan menyampaikan, pihaknya akan menindak tegas siapa pun yang terlibat—mulai dari produsen, pengedar, pedagang, hingga pembeli. Semua bisa dijerat Pasal 54 Undang-Undang Cukai, dengan ancaman penjara 1–5 tahun dan denda Rp200 juta hingga Rp5 miliar.

“Rokok ilegal bukan sekadar pelanggaran kecil. Ini kejahatan yang merugikan negara. Kami tidak akan kompromi,” tegas Finari di sela pemusnahan jutaan batang rokok ilegal di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (21/10/2025).

🔥 Cirebon, “Hotspot” Rokok Ilegal Jabar

Dalam operasi besar yang digelar sepanjang tahun ini, Bea Cukai menemukan Cirebon sebagai pusat peredaran terbesar rokok ilegal di Jawa Barat. Disusul Purwakarta dan Bogor yang menjadi jalur distribusi utama menuju provinsi lain seperti Sumatera dan Kalimantan.

“Kami menargetkan pemusnahan sedikitnya 78,5 juta batang rokok ilegal tahun ini. Jalur darat di Jawa Barat ini terlalu strategis, sehingga harus dijaga ketat,” ungkap Finari.

💸 Harga Murah, Daya Tarik Berbahaya

Harga murah menjadi magnet utama peredaran rokok tanpa cukai. Rokok ilegal dijual hampir separuh dari harga rokok resmi, membuat banyak warga tergoda.

“Biasanya beredar di warung kecil. Karena murah, masyarakat tak sadar bahwa membeli rokok tanpa pita cukai itu tindak pidana,” jelasnya.

⚖️ Pembeli Juga Bisa Kena Jerat

Bukan hanya pedagang. Finari menegaskan, pembeli dan pengguna rokok ilegal juga bisa dijerat hukum karena dianggap menikmati hasil kejahatan.

> “Siapa pun yang ikut di rantai konsumsi rokok ilegal sama saja berpartisipasi dalam kejahatan cukai,” tegasnya lagi.

📞 Laporkan ke Bea Cukai atau Satpol PP

Masyarakat diminta ikut ambil bagian dalam pemberantasan rokok ilegal. Finari mengimbau warga melapor ke kantor Bea Cukai terdekat atau Satpol PP jika menemukan penjualan rokok tanpa pita cukai.

“Jangan takut lapor! Ini untuk melindungi ekonomi negara dan kesehatan masyarakat,” tutup Finari.

FAKTA CEPAT

Pasal 54 UU Cukai: Ancaman 1–5 tahun penjara

Denda: Rp200 juta – Rp5 miliar

Wilayah Rawan: Cirebon, Purwakarta, Bogor

Target Pemusnahan: 78,5 juta batang rokok ilegal

Lembaga Terkait: DJBC Jawa Barat

 

Penulis: Matyadi

Editor: Helmi AR

Berita Terkait

Sidang Tipikor Nadiem Makarim: Saksi PPK Singgung Hadis Saat Jelaskan Gratifikasi
Nyaris 2.000 Napi Risiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan
Menkum: Posbankum Berhasil Tuntaskan Sengketa Rumah Ibadah hingga Konflik Waris Puluhan Tahun
PH Erdi Surbakti Tuding Premanisme dan Pembiaran Aparat dalam Sengketa Lahan PT Alam Sutra di Tangerang
Deolipa Yumara Nilai Vonis 9 Bulan Kasus Kerusuhan Polres Jaktim Sudah Proporsional, Tegaskan Bukan Makar
LSM Bapan Kalbar Laporkan Dugaan Korupsi Konvensi Antam ke KPK, Negara Diduga “Kehilangan” Triliunan Rupiah Tanpa Pamit
Kasus Hogi Minaya Kejar Jambret di Sleman Jadi Sorotan, Ini Kata Praktisi Hukum Deolipa Yumara
Hotman Paris Siap Beri Bantuan Hukum untuk Hogi Minaya, Kasus Jambret Sleman Kembali Jadi Sorotan Publik
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 22:36 WIB

Sidang Tipikor Nadiem Makarim: Saksi PPK Singgung Hadis Saat Jelaskan Gratifikasi

Senin, 2 Februari 2026 - 13:46 WIB

Nyaris 2.000 Napi Risiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan

Jumat, 30 Januari 2026 - 23:29 WIB

Menkum: Posbankum Berhasil Tuntaskan Sengketa Rumah Ibadah hingga Konflik Waris Puluhan Tahun

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:09 WIB

PH Erdi Surbakti Tuding Premanisme dan Pembiaran Aparat dalam Sengketa Lahan PT Alam Sutra di Tangerang

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:59 WIB

Deolipa Yumara Nilai Vonis 9 Bulan Kasus Kerusuhan Polres Jaktim Sudah Proporsional, Tegaskan Bukan Makar

Berita Terbaru